Israel Tarik Pasukan dari Desa-Desa di Lebanon, Tetap Bertahan di Lima Titik Strategis

Bella | Suara.com

Rabu, 19 Februari 2025 | 04:05 WIB
Israel Tarik Pasukan dari Desa-Desa di Lebanon, Tetap Bertahan di Lima Titik Strategis
Ilustrasi Tentara Israel. [Dok.Antara]

Suara.com - Tentara Israel telah menarik diri dari desa-desa di Lebanon selatan tetapi tetap mempertahankan posisinya di lima titik strategis, meskipun batas waktu penarikan pasukan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah telah berakhir pada Selasa (18/2).

Gencatan senjata antara Israel dan kelompok militan Hizbullah, yang didukung Iran, telah berlaku sejak 27 November setelah lebih dari setahun permusuhan. Selama dua bulan perang habis-habisan, Israel melancarkan operasi darat yang menyebabkan kerusakan luas di wilayah Lebanon selatan.

Menjelang batas waktu penarikan, Israel mengumumkan akan tetap mempertahankan keberadaan militernya di lima titik perbatasan. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa pasukan akan terus ditempatkan di lokasi tersebut untuk menghadapi potensi "pelanggaran" dari Hizbullah.

Seorang sumber keamanan Lebanon mengonfirmasi bahwa pasukan Israel telah keluar dari semua desa perbatasan, kecuali lima titik yang masih ditempati. Tentara Lebanon telah mulai dikerahkan di wilayah yang ditinggalkan pasukan Israel, termasuk di desa-desa Mais al-Jabal, Blida, Yaroun, Maroun, dan Mahbib.

Selama konflik, benteng Hizbullah di Lebanon selatan, timur, dan Beirut mengalami kerusakan besar akibat serangan Israel. Hizbullah sendiri melancarkan serangan untuk mendukung Hamas, yang berperang dengan Israel di Jalur Gaza sejak serangan kelompok militan Palestina itu pada 7 Oktober 2023.

Konflik Israel-Hizbullah telah menyebabkan ribuan korban jiwa di Lebanon dan puluhan lainnya di Israel. Puluhan ribu orang terpaksa mengungsi, sementara biaya rekonstruksi di Lebanon diperkirakan mencapai lebih dari $10 miliar. Menurut PBB, lebih dari 100.000 warga masih mengungsi akibat dampak perang.

Meskipun mengalami kehancuran, banyak warga yang ingin kembali ke rumah mereka. Fatima Shukeir, seorang perempuan berusia 60-an, mengungkapkan kerinduannya untuk kembali ke desanya setelah lebih dari satu setengah tahun mengungsi.

"Saya rindu duduk di depan rumah saya, menikmati secangkir kopi pagi di dekat bunga mawar saya," kata Shukeir.

Namun, beberapa kota di perbatasan, termasuk Mais al-Jabal, meminta warga untuk menunggu hingga tentara Lebanon sepenuhnya dikerahkan demi memastikan kepulangan mereka berlangsung aman.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh AS dan Prancis, militer Lebanon akan ditempatkan bersama pasukan penjaga perdamaian PBB saat Israel menarik diri dalam jangka waktu 60 hari, yang berakhir pada 18 Februari.

Dalam kesepakatan tersebut, Hizbullah juga diwajibkan mundur ke utara Sungai Litani, sekitar 30 kilometer dari perbatasan, serta membongkar infrastruktur militernya di sana.

Meski demikian, otoritas Lebanon menolak perpanjangan batas waktu penarikan dan meminta pihak penengah untuk menekan Israel agar segera menarik seluruh pasukannya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa negaranya akan melakukan segala upaya untuk "menegakkan" gencatan senjata.

"Hizbullah harus dilucuti," tegas Netanyahu.

Namun, tantangan terbesar adalah pemulihan wilayah yang hancur. Menurut Human Rights Watch, banyak rumah dan infrastruktur sipil di Lebanon yang hancur akibat serangan Israel, membuat kepulangan warga semakin sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Mulai Negosiasi Tidak Langsung dengan Hamas, Tuntut Bersihkan Gaza dari Militer

Israel Mulai Negosiasi Tidak Langsung dengan Hamas, Tuntut Bersihkan Gaza dari Militer

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 22:38 WIB

Drama Bandara Beirut: Hizbullah dan Israel Tegang, Penerbangan Iran Ditangguhkan

Drama Bandara Beirut: Hizbullah dan Israel Tegang, Penerbangan Iran Ditangguhkan

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 08:35 WIB

Israel Perpanjang Pendudukan di Lebanon Selatan, Picu Ketegangan Baru

Israel Perpanjang Pendudukan di Lebanon Selatan, Picu Ketegangan Baru

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 07:55 WIB

Uni Eropa Desak Israel Pastikan Kepulangan Warga Gaza, Tolak Rencana "Riviera" Trump

Uni Eropa Desak Israel Pastikan Kepulangan Warga Gaza, Tolak Rencana "Riviera" Trump

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 07:05 WIB

Ketegangan Timur Tengah Memuncak: Hizbullah Ancam Israel Jelang Tenggat Waktu Penarikan Mundur Pasukan

Ketegangan Timur Tengah Memuncak: Hizbullah Ancam Israel Jelang Tenggat Waktu Penarikan Mundur Pasukan

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:42 WIB

Visi Trump untuk Gaza: Akankah Picu Pelanggaran Hukum Internasional?

Visi Trump untuk Gaza: Akankah Picu Pelanggaran Hukum Internasional?

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:36 WIB

Ultimatum Israel untuk Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Penaklukan Gaza

Ultimatum Israel untuk Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Penaklukan Gaza

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:12 WIB

Salah Sasaran, Pria Florida Tembak 2 Turis Israel Dikira Warga Palestina

Salah Sasaran, Pria Florida Tembak 2 Turis Israel Dikira Warga Palestina

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:02 WIB

Uni Eropa Desak Israel Pulangkan Warga Gaza yang Terusir dari Rumahnya

Uni Eropa Desak Israel Pulangkan Warga Gaza yang Terusir dari Rumahnya

News | Senin, 17 Februari 2025 | 23:47 WIB

Ketegangan Meningkat: Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon Selatan

Ketegangan Meningkat: Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon Selatan

News | Senin, 17 Februari 2025 | 20:25 WIB

Terkini

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB