Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Bersatu Demo 'Indonesia Gelap' Siang Ini, Longmarch dari TIM ke Patung Kuda

Bangun Santoso | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2025 | 11:59 WIB
Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Bersatu Demo 'Indonesia Gelap' Siang Ini, Longmarch dari TIM ke Patung Kuda
Ilustrasi aksi demonstrasi massa 'Indonesia Gelap' membakar water barrier di depan Istana Kepresidenan Yogyakarta, Kamis (20/2/2025). [Hiskia/Suarajogja.id]

Suara.com - Sebanyak 2.500 orang diprediksi bakal ikut dalam aksi demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap, yang bakal berlangsung di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) hari ini.

Adapun dalam poster yang dibagikan di sosial media, aksi bakal berlangsung pada pukul 13.00 WIB.

Juru bicara aksi Indonesia Gelap, Tegar Afriansyah mengatakan, ribuan demonstran ini tidak hanya mahasiswa, namun ada juga dari koalisi masyarakat sipil yang ikut dalam aksi.

“Sekita 2500 (massa) dan ini melebur bersama dengan gerakan masyarakat sipil di luar dari mahasiswa,” kata Tegar kepada wartawan, Jumat (21/2/2025).

Peserta aksi juga tidak hanya berasal dari Jakarta, melainkan juga dari wilyah sekitar, seoerti Karawang, Bogor, dan Bekasi.

Dalam aksi demonstrasi kali ini, kata Tegar, mereka bersepakat untuk tidak mengenakan almamater kampus mereka.

“Hasil konsolidasi bersama dengan aliansi mahasiswa dari berbagai kampus sepakat untuk melepaskan ego dengan tidak menggunakan almameter pada aksi kali ini,” ujar dia.

Nantinya, massa bakal berkumpul di Taman Ismail Marzuki (TIM), kemudian longmarch ke Patung Kuda sebagai lokasi demonstrasi.

“Massa aksi yang bersama kami berkumpulnya di TIM dan longmarch menuju Patung Kuda,” pungkasnya.

Dijaga Ribuan Aparat

Sebelumnya, sebanyak 2.460 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan aksi demonstrasi dari sejumlah aliansi dan BEM Seluruh Indonesia (SI) di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025).

"Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat dari sejumlah aliansi, kami melibatkan 2.460 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Jumat.

Susatyo mengatakan, personel gabungan yang dikerahkan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.

Nantinya, ribuan personel bakal ditempatkan di sejumlah titik di sekitar Patung Kuda Monas hingga di depan Istana Negara.

Susatyo mengatakan, untuk mengalihan arus buntut demontrasi kali ini bakal bersifat situasional. Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dan dinamika situasi di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refleksi dari Demonstrasi #IndonesiaGelap

Refleksi dari Demonstrasi #IndonesiaGelap

Your Say | Jum'at, 21 Februari 2025 | 11:29 WIB

Indonesia Gelap: Saat Mahasiswa Kembali Menjadi Agen Perubahan

Indonesia Gelap: Saat Mahasiswa Kembali Menjadi Agen Perubahan

Your Say | Jum'at, 21 Februari 2025 | 10:39 WIB

Kami Bersama Sukatani Jadi Trending Topik, Warganet akan Nyanyikan Lagu 'Bayar Bayar Bayar' di Demo Indonesia Gelap

Kami Bersama Sukatani Jadi Trending Topik, Warganet akan Nyanyikan Lagu 'Bayar Bayar Bayar' di Demo Indonesia Gelap

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2025 | 09:54 WIB

Demo Ricuh Indonesia Gelap: Mahasiswa Robohkan Barikade, Mensesneg Utusan Prabowo Temui Massa!

Demo Ricuh Indonesia Gelap: Mahasiswa Robohkan Barikade, Mensesneg Utusan Prabowo Temui Massa!

Video | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:45 WIB

Aksi #IndonesiaGelap Disorot Publik Dunia

Aksi #IndonesiaGelap Disorot Publik Dunia

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:32 WIB

Demo Memanas! Mahasiswa Tarik Barier Beton di Depan Istana

Demo Memanas! Mahasiswa Tarik Barier Beton di Depan Istana

Video | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:15 WIB

Narasi Tandingan Tagar 'Indonesia Gelap' Beredar, Netizen Serang Akun Diduga Buzzer

Narasi Tandingan Tagar 'Indonesia Gelap' Beredar, Netizen Serang Akun Diduga Buzzer

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 20:54 WIB

Terkini

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:39 WIB

Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB

Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:37 WIB