Hasto Bilang Keluarga Jokowi Harus Diperiksa, Maruarar: Jangan Ada Intervensi ke KPK

Reza Gunadha | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:04 WIB
Hasto Bilang Keluarga Jokowi Harus Diperiksa, Maruarar: Jangan Ada Intervensi ke KPK
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait alias Ara. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Mantan kader PDIP yang kini bergabung dengan Partai Gerindra, Maruarar Sirait menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang meminta agar keluarga Presiden Joko Widodo alias Jokowi juga diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Maruarar yang karib disapa Ara menegaskan, semua lembaga negara sudah memahami kewenangannya masing-masing, sehingga tidak perlu ada intervensi terhadap penegakan hukum.

Ara awalnya berbicara mengenai kasus hukum yang menjerat Hasto setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait buronan Harun Masiku.

Menurutnya, setiap warga negara harus menghormati proses hukum yang berlaku.

"Ya kita semua negara hukum wajib mengikuti proses hukum yang ada," kata Ara kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ara turut merespons permintaan Hasto agar KPK memeriksa keluarga Jokowi.

Menurutnya, jika ada bukti yang cukup, pemeriksaan oleh KPK bukanlah suatu masalah. Namun, ia menegaskan setiap lembaga hukum sudah memahami batasan dan tanggung jawabnya.

"Silakan saja, saya rasa negara ini adalah negara hukum, panglimanya adalah negara hukum. Saya pikir juga teman-teman di kepolisian, di kejaksaan, dari KPK juga sudah mengerti tugasnya masing-masing," ujarnya.

Ara juga menegaskan, mekanisme check and balance dalam pemerintahan telah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengintervensi lembaga hukum.

"Kami di pemerintah, ada di DPR Senayan, ada lembaga hukum. Kita sudah membagi hak kewajiban check and balance dengan baik. Jadi jangan ada intervensi dari mana pun, masing-masing punya kewenangan masing-masing," lanjutnya.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto menyampaikan pernyataan kontroversial sebelum dirinya digiring ke mobil tahanan KPK. Ia menegaskan dirinya tidak menyesali penahanan tersebut dan akan tetap berjuang.

"Karena Indonesia dibangun dengan penuh pengorbanan jiwa dan raga. Kita adalah negeri pejuang sehingga saya tidak pernah menyesal. Saya akan terus berjuang dengan api yang menyala-nyala," ujar Hasto kepada wartawan sebelum masuk mobil tahanan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

Hasto juga menyatakan, ia menerima konsekuensi penahanannya sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai Sekjen PDIP. Dalam kesempatan yang sama, ia meminta agar KPK juga memeriksa keluarga Jokowi.

"Sejak awal saya katakan bahwa sebagai Sekjen PDIP saya dengan kepala tegak siap menerima konsekuensi apa pun bagi Indonesia Raya kita," kata Hasto.

"Semoga ini menjadi momentum bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menegakkan hukum tanpa kecuali. Termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi, terima kasih, merdeka," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna Rahasia di Balik Pernyataan Hasto Kristiyanto Usai Ditahan KPK

Makna Rahasia di Balik Pernyataan Hasto Kristiyanto Usai Ditahan KPK

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:43 WIB

Datangi Gedung KPK, Ronny Dkk Mau Besuk Hasto untuk Bahas Agenda Partai

Datangi Gedung KPK, Ronny Dkk Mau Besuk Hasto untuk Bahas Agenda Partai

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 15:30 WIB

Nah Lho! Drama Belum Berakhir, Pakar Sebut Hasto PDIP Bisa Gugat Penahanan KPK

Nah Lho! Drama Belum Berakhir, Pakar Sebut Hasto PDIP Bisa Gugat Penahanan KPK

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 15:15 WIB

Alat Berat Sudah Parkir, Smelter Nikel PT GNI yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Pabrik

Alat Berat Sudah Parkir, Smelter Nikel PT GNI yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Pabrik

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:40 WIB

Pengamat Sebut Praperadilan Hasto Bisa Gugur, Jika...

Pengamat Sebut Praperadilan Hasto Bisa Gugur, Jika...

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:36 WIB

Hasto Seret Nama Jokowi Usai Ditahan KPK, Pakar: Maling Teriak Maling

Hasto Seret Nama Jokowi Usai Ditahan KPK, Pakar: Maling Teriak Maling

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:20 WIB

Ditahan KPK usai Ajukan Praperadilan Lagi, Perlawanan Hasto PDIP Sia-sia?

Ditahan KPK usai Ajukan Praperadilan Lagi, Perlawanan Hasto PDIP Sia-sia?

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:16 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB