Massa Aksi 'Indonesia Gelap' Kritik Pembredelan Band Sukatani, Polisi Diminta Diam: Bapak Bicara Kami Makin Geram

Bangun Santoso | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:38 WIB
Massa Aksi 'Indonesia Gelap' Kritik Pembredelan Band Sukatani, Polisi Diminta Diam: Bapak Bicara Kami Makin Geram
Aksi demo bertajuk Indonesia Gelap di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (21/2/2025). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Massa aksi demo bertajuk 'Indonesia Gelap' meminta agar aparat kepolisian tidak banyak omong menggunakan pengeras suara dari balik berier beton. Awalnya, massa aksi mengkritik kebebasan seni yang belakangan ini sedang dibungkam oleh pemerintah.

Perlawanan massa dilakukan dengan cara memutar lagu dari band Sukatani berjudul 'Bayar Bayar Bayar'. Musik tersebut diputar usai sebelumnya Sukatani dibredel akibat lirik musik mereka mengkritik soal polisi.

Usai pemutaran lagu tersebut, aparat kepolisian mengunakan pengeras suara mengimbau agar massa tidak bertindak anarkis dengan cara merusak barier beton penghalang.

Mendengar imbauan tersebut, massa kemudian meneriaki pihak kepolisian. Beberapa orang juga mulai melakukan pelemparan botol belas air mineral ke arah petugas.

Tidak mau massa bertambah anarkis, orator kemudian memotong imbauan pihak kepolisian. Polisi justru diminta untuk diam agar tidak menambah emosi massa.

“Bapak sebaiknya diam, kalau bapak bicara, kami malah semakin geram,” ucap orator dari atas mobil komando, Jumat (21/2/2025).

Mendengar pernyataan tersebut, pihak kepolisian langsung diam tak bergeming. Massa kemudian kembali menyoraki aparat.

Adapun tuntutan massa aksi Indonesia Gelap pada hari ini diantaranya yakni:

  1. Segera sahkan UU Pro Rakyat yakni RUU Masyarakat Adat, RUU Perampasan Aset, dan RUU PRT;
  2. Tolak UU Anti Rakyat, diantaranya revisi UU TNI, Revisi UU Minerba, dan revisi UU Polri;
  3. Melakukan evaluasi kebijakan diantaranya efisiensi anggaran, kabinet gemuk;
  4. Batalkan kebijakan tentang multifungsu TNI-Polri, Inpres nomor 1 tahun 2025, dan pembangunan IKN Nusantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Melanie Subono, Polisi Tak Perlu Tersinggung Kalau Isi Lirik Lagu Sukatani Keliru

Kata Melanie Subono, Polisi Tak Perlu Tersinggung Kalau Isi Lirik Lagu Sukatani Keliru

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:32 WIB

Profil Twister Angel, Vokalis Band Sukatani Ternyata Guru Sekolah Islam

Profil Twister Angel, Vokalis Band Sukatani Ternyata Guru Sekolah Islam

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:12 WIB

Hujan Deras Guyur Kawasan Patung Kuda, Masa Aksi 'Indonesia Gelap' Tetap Bertahan

Hujan Deras Guyur Kawasan Patung Kuda, Masa Aksi 'Indonesia Gelap' Tetap Bertahan

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:58 WIB

Melanie Subono Minta Musisi di DPR Ambil Sikap soal Kasus Band Sukatani

Melanie Subono Minta Musisi di DPR Ambil Sikap soal Kasus Band Sukatani

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:31 WIB

Sampaikan Kebenaran di Depan Pemimpin Zalim, Ini Pandangan Islam Soal Demonstrasi

Sampaikan Kebenaran di Depan Pemimpin Zalim, Ini Pandangan Islam Soal Demonstrasi

Lifestyle | Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:06 WIB

Bela Band Punk Sukatani, Ananda Badudu: Yang Ngejek Mereka Pasti Belum Tau Rasanya Ditangkap Polisi

Bela Band Punk Sukatani, Ananda Badudu: Yang Ngejek Mereka Pasti Belum Tau Rasanya Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:22 WIB

Band Sukatani Ditelanjangi, Ramalan Mengerikan Wanda Hamidah Terkait Rezim Viral

Band Sukatani Ditelanjangi, Ramalan Mengerikan Wanda Hamidah Terkait Rezim Viral

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:44 WIB

Terkini

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB