Anis Matta Dukung Koalisi Permanen Prabowo: Ini 3 Keunggulannya

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 22 Februari 2025 | 18:20 WIB
Anis Matta Dukung Koalisi Permanen Prabowo: Ini 3 Keunggulannya
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Anis Matta

Suara.com - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta menegaskan mendukung ide Presiden RI Prabowo Subianto soal pembentukan Koalisi Permanen. Menurutnya, akan banyak manfaat.

"Partai Gelora mendukung ide Pak Prabowo untuk menbentuk Koalisi Permanen," kata Anis ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2025).

Ia lantas membeberkan sejumlah keunggulan dengan adanya Koalisi Permanen tersebut.

"Karena pertama ini akan memperkuat konsolidasi elite politik di Indonesia," katanya.

Kemudian yang kedua, adanya Koalisi Permanen akan membuat organisasi pemerintahan menjadi kuat.

"Yang ketiga ini memungkinkan terutama karena bapak presiden punya banyak sekali agenda strategis yang besar besar insyallah dengan koalisi permanen ini insyallah agenda agenda strategis presiden itu bisa kita deliver bisa kita eksekusi ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan, jika gagasan membentuk Koalisi Permanen belum dibahas secara matang.

Ia mengatakan, Prabowo Subianto sebagai pencetus ide menyerahkan kepada para pimpinan partai lain untuk menyikapi seperti apa.

"Sampai hari ini belum ada pembicaraan yang bersifat implementatif dari gagasan itu," kata Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Namun, sebagai gagasan, kata dia, Koalisi Permanen adalah hal yang bagus. Menurutnya, adanya hal itu bisa menciptakan stabilitas politik.

"Tapi sebagai sebuah gagasan itu adalah gagasan yang bagus, gagasan yang jenuin, yang diharapkan bisa menciptakan stabilitas politik dan stabilitas bagi pemerintahan yang akan datang," katanya.

Sementara itu ketika disinggung soal adanya Koalisi Permanen akan menghilangkan fungsi check and balance, Muzani menilai fungsi tersebut masih bisa dilaksanakan.

"Ya memang check and balance itu kan tidak harus dari partai politik, pers itu diharapkan bisa memberikan pandangan-pandangan yang bisa menjadi pandangan pembeda, masyarakat gitu sama-sama," katanya.

"Dan bahkan seringkali pandangan-pandangan kritis kami dapatkan dari luar gedung ini, misalnya seperti itu dan itu Pak Prabowo mendengar, melihat, memperhatikan dari semua pandangan yang sekarang ini dikemukakan oleh semua elemen masyarakat, tidak harus dari partai politik bahwa umpamanya ada partai politik yang mengambil posisi itu, tentu saja silahkan saja itu bergantung kepada pimpinan dan kebijakan dari pimpinan partai itu," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Tawaran Koalisi Permanen dari Prabowo, AHY: Itu Bukan Gimik

Ungkap Tawaran Koalisi Permanen dari Prabowo, AHY: Itu Bukan Gimik

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 18:44 WIB

Menakar Peluang Gibran di 2029 dan Mimpi Koalisi Permanen Prabowo

Menakar Peluang Gibran di 2029 dan Mimpi Koalisi Permanen Prabowo

Liks | Selasa, 18 Februari 2025 | 19:05 WIB

Gerindra Akui Koalisi Permanen Belum Matang, Tapi Beri Sinyal Positif

Gerindra Akui Koalisi Permanen Belum Matang, Tapi Beri Sinyal Positif

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:36 WIB

Soal Ide Koalisi Permanen, Gerindra Sebut Prabowo Tak Memaksa: Terserah Para Ketum Partai Menyikapinya

Soal Ide Koalisi Permanen, Gerindra Sebut Prabowo Tak Memaksa: Terserah Para Ketum Partai Menyikapinya

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:15 WIB

Gawat! Rumput GBK Terancam Belum Sempurna saat Timnas Indonesia Jamu Bahrain

Gawat! Rumput GBK Terancam Belum Sempurna saat Timnas Indonesia Jamu Bahrain

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 15:08 WIB

Partai Buruh Respons Positif Koalisi Permanen, Tapi....

Partai Buruh Respons Positif Koalisi Permanen, Tapi....

News | Senin, 17 Februari 2025 | 23:55 WIB

Koalisi Permanen Prabowo: Ancaman Demokrasi dan Tabrak Putusan MK

Koalisi Permanen Prabowo: Ancaman Demokrasi dan Tabrak Putusan MK

Liks | Senin, 17 Februari 2025 | 16:34 WIB

Terkini

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB