Presiden Serbia Minta Maaf Usai Salah Dukung Resolusi PBB yang Menyalahkan Rusia: Mungkin Saya Lelah

Bella | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 14:58 WIB
Presiden Serbia Minta Maaf Usai Salah Dukung Resolusi PBB yang Menyalahkan Rusia: Mungkin Saya Lelah
Presiden Serbia Aleksandar Vucic (Official Twitter @avucic)

Suara.com - Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, meminta maaf setelah secara tidak sengaja memberikan suara mendukung resolusi Majelis Umum PBB yang menyalahkan Rusia atas perang di Ukraina. Vucic menyatakan bahwa Serbia seharusnya abstain dalam pemungutan suara yang berlangsung pada hari Senin lalu.

"Saya yakin Serbia telah melakukan kesalahan hari ini. Saya minta maaf kepada warga Serbia atas kesalahan itu, dan saya bertanggung jawab karena saya mungkin lelah dan kewalahan," ujar Vucic dalam wawancara dengan stasiun televisi nasional Serbia, RTS.

Serbia menjadi salah satu dari 93 negara yang mendukung resolusi yang menyerukan Rusia untuk segera, sepenuhnya, dan tanpa syarat menarik semua pasukan militernya dari Ukraina. Sementara itu, Amerika Serikat dan Rusia termasuk di antara negara-negara yang menolak resolusi tersebut. Sebanyak 65 negara lainnya memilih untuk abstain.

Serbia memiliki hubungan budaya dan ekonomi yang erat dengan Rusia, terutama dalam sektor energi, karena ketergantungannya pada pasokan gas dari Moskow. Vucic menegaskan bahwa Serbia tidak ingin terlihat berpihak kepada negara adidaya mana pun. Sebagai bukti dari keseimbangan kebijakan luar negerinya, Serbia sebelumnya memilih abstain dalam resolusi Dewan Keamanan PBB yang didukung oleh AS, yang menyerukan diakhirinya perang tanpa menyebut Rusia sebagai agresor.

Langkah Serbia dalam pemungutan suara kali ini berpotensi merugikan posisinya dalam diplomasi internasional. Vucic sendiri mengakui bahwa keputusan tersebut dapat membuatnya kehilangan dukungan atau poin politik di Uni Eropa, organisasi yang telah diupayakan Serbia untuk bergabung sejak 2009.

Kremlin merespons permintaan maaf Vucic dengan sikap terbuka. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa Moskow memahami kesalahan tersebut dan menerimanya.

"Tentu saja, kami mendengarnya. Tentu saja, kami menerimanya. Kesalahan teknis memang bisa terjadi, dan reaksi cepat dari kepala negara sangat kami harapkan," ujar Peskov dalam pernyataan resminya.

Di sisi lain, Majelis Umum PBB juga mengguncang dinamika geopolitik dengan keputusan AS yang bergabung dengan 18 negara lainnya, termasuk Rusia, dalam menolak resolusi Ukraina. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa Presiden Donald Trump berkomitmen untuk mencari solusi yang mengarah pada perdamaian abadi, bukan sekadar gencatan senjata sementara.

Dengan adanya insiden ini, Serbia semakin menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara hubungannya dengan Rusia dan ambisinya untuk bergabung dengan Uni Eropa. Langkah selanjutnya dari pemerintahan Vucic akan menjadi sorotan bagi dunia internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Anda Tidak Sendirian":  Janji Dukungan Mengalir untuk Ukraina di Tengah Invasi Rusia dan Sikap Netral AS

"Anda Tidak Sendirian": Janji Dukungan Mengalir untuk Ukraina di Tengah Invasi Rusia dan Sikap Netral AS

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 11:32 WIB

Here We Go! Piala Presiden 2025 Akan Kedatangan Tim Luar Negeri, Siapa Saja?

Here We Go! Piala Presiden 2025 Akan Kedatangan Tim Luar Negeri, Siapa Saja?

Bola | Rabu, 26 Februari 2025 | 11:17 WIB

Said Didu: Prabowo Jadi Paradoks, Berguru ke Jokowi Hapus Semua Memori?

Said Didu: Prabowo Jadi Paradoks, Berguru ke Jokowi Hapus Semua Memori?

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:42 WIB

Usai Bertemu Trump, Macron Beri Bocoran soal Gencatan Senjata di Ukraina

Usai Bertemu Trump, Macron Beri Bocoran soal Gencatan Senjata di Ukraina

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:42 WIB

Bayang-bayang Kartel Politik di Balik Peluncuran Mega Proyek Danantara

Bayang-bayang Kartel Politik di Balik Peluncuran Mega Proyek Danantara

Liks | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:32 WIB

Kelakar Prabowo di Kongres Demokrat: Kalau Ada Presiden SBY Siapa Tahu Ada Presiden AHY

Kelakar Prabowo di Kongres Demokrat: Kalau Ada Presiden SBY Siapa Tahu Ada Presiden AHY

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 22:47 WIB

Peluncuran Danantara Jadi Panggung Trio Presiden, Megawati Ditinggalkan?

Peluncuran Danantara Jadi Panggung Trio Presiden, Megawati Ditinggalkan?

Tekno | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:45 WIB

Donald Trump Ungkap Kehangatan Hubungan dengan Putin: Kami Diperlakukan Baik

Donald Trump Ungkap Kehangatan Hubungan dengan Putin: Kami Diperlakukan Baik

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 17:47 WIB

Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:03 WIB

Sirine Meraung-raung! Serangan Rudal Rusia Guncang Ukraina

Sirine Meraung-raung! Serangan Rudal Rusia Guncang Ukraina

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:43 WIB

Terkini

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB