Dendam Dibilang Miskin, Ipar Bunuh Ayah dan Anak di Blora Pakai Racun Tikus

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 15:10 WIB
Dendam Dibilang Miskin, Ipar Bunuh Ayah dan Anak di Blora Pakai Racun Tikus
Ilustrasi garis polisi.

Suara.com - Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, berhasil mengungkap motif dugaan pembunuhan terhadap ayah dan anak di Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, karena pelaku sakit hati dan dendam terhadap korban.

"Tersangka sakit hati lantaran ucapan-ucapan dari pihak keluarga korban, yang dianggap tidak memiliki harta saat menikahi adik istri korban," kata Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto di Blora, Senin (3/3/2025).

Ia mengungkapkan pelaku merupakan ipar dari korban Muslikin (45) yang meninggal bersama anaknya berinisial S (9) setelah meminum racun.

Berdasarkan keterangan pelaku berinisial MK, kata dia, air minum yang diminum korban merupakan campuran obat apotas dengan racun tikus.

"Kedua obat tersebut, lantas dioplos pelaku dan dimasukkan ke dalam botol berisi air mineral," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Obat oplosan tersebut, lantas diletakkan di atas meja rumah korban yang saat itu tengah sepi. Hingga akhirnya air mineral berisi racun tersebut meracuni kedua korban hingga akhirnya keduanya meninggal.

Untuk mengetahui kandungan racun di dalam tubuh korban, maka pada Jumat (28/2) Polres Blora bersama Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng melakukan pembongkaran makam (ekshumasi) bapak dan anak yang diduga korban pembunuhan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wangil, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, untuk dilakukan otopsi.

Langkah tersebut, kata dia, dilakukan untuk mengetahui apakah di dalam tubuh korban terdapat zat-zat berbahaya saat korban minum air dalam botol mineral.

"Hingga kini belum ada petunjuk hasil otopsi Tim Biddokes Polda Jateng, karena masih tahap pengecekan dan yang lainnya. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kepastian penyebab kematian kedua korban," ujarnya.

Pekan depan, kata dia, rencananya akan digelar rekonstruksi guna mencocokkan keterangan para saksi dengan fakta-fakta di lapangan.

"Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku juga akan dihadirkan guna memperjelas dugaan pembunuhan berencana tersebut," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Pembunuhan Uskup Rusia 'Bapak Pengakuan Putin' Digagalkan

Rencana Pembunuhan Uskup Rusia 'Bapak Pengakuan Putin' Digagalkan

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 18:38 WIB

Dimarahi saat Minta Gaji, Kronologi Bos Proyek Tewas Dicor Anak Buah: Mayat Dibiarkan 2 Hari hingga Dikerumuni Lalat!

Dimarahi saat Minta Gaji, Kronologi Bos Proyek Tewas Dicor Anak Buah: Mayat Dibiarkan 2 Hari hingga Dikerumuni Lalat!

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 21:00 WIB

Pamit ke Istri Kedua, Begini Keluhan Bos Proyek di Pulo Gadung yang Tewas Dicor Anak Buahnya

Pamit ke Istri Kedua, Begini Keluhan Bos Proyek di Pulo Gadung yang Tewas Dicor Anak Buahnya

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 20:25 WIB

Fakta Baru Kasus Bos Proyek Dicor di Pulo Gadung: Tersangka Orang Kepercayaan sampai Tahu PIN ATM Korban

Fakta Baru Kasus Bos Proyek Dicor di Pulo Gadung: Tersangka Orang Kepercayaan sampai Tahu PIN ATM Korban

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 17:42 WIB

Malice: Ketika Kejahatan Tak Sekadar Soal Siapa Pelakunya

Malice: Ketika Kejahatan Tak Sekadar Soal Siapa Pelakunya

Your Say | Kamis, 27 Februari 2025 | 11:52 WIB

Elon Musk Ngaku Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Pangkas Anggaran Pemerintah AS

Elon Musk Ngaku Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Pangkas Anggaran Pemerintah AS

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 11:19 WIB

Dua Orang Jadi Korban Penembakan di Gedung Pengadilan Jerman

Dua Orang Jadi Korban Penembakan di Gedung Pengadilan Jerman

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 01:05 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB