Prancis Kucurkan Bantuan Militer Rp3,4 Triliun untuk Ukraina dari Bunga Aset Rusia

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 10 Maret 2025 | 12:35 WIB
Prancis Kucurkan Bantuan Militer Rp3,4 Triliun untuk Ukraina dari Bunga Aset Rusia
Angkatan Darat Ukraina Sedang Mengoperasikan Rudal Stugna-P (military-today.com)

Suara.com - Pemerintah Prancis berencana menyalurkan bantuan militer senilai 195 juta euro (Rp3,4 triliun) kepada Ukraina.

Dana tersebut berasal dari bunga aset Rusia yang telah dibekukan, menurut Menteri Pertahanan Prancis, Sébastien Lecornu.

Dalam wawancara dengan surat kabar La Tribune pada 8 Maret, Lecornu menjelaskan bahwa bantuan ini mencakup pengiriman artileri kaliber 155 mm serta bom luncur AASM, yang akan digunakan dalam operasi pesawat tempur Mirage 2000 Ukraina.

Selain itu, Prancis juga mempercepat proses pengiriman peralatan militer lama, termasuk tank dan kendaraan lapis baja, guna memperkuat pertahanan Ukraina di medan perang.

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan yang dibuat oleh negara-negara anggota G7 pada Oktober 2024, di mana mereka berkomitmen memberikan pinjaman sebesar hampir 50 miliar dolar AS (Rp814 triliun) kepada Ukraina.

Pendanaan pinjaman tersebut didukung oleh bunga dari aset Rusia yang telah dibekukan.

Pernyataan Lecornu ini muncul setelah Inggris menandatangani kesepakatan serupa pada 1 Maret 2025, yang mencakup pinjaman sebesar 2,84 miliar dolar AS (Rp46,2 triliun) untuk pengadaan peralatan pertahanan bagi Ukraina.

Dana pinjaman ini juga bersumber dari bunga aset Rusia yang dibekukan.

Sejak awal konflik, negara-negara Barat telah membekukan aset Rusia dengan total sekitar 300 miliar dolar AS (Rp4.888 triliun).

Namun, sebagian besar dana tersebut belum dapat digunakan, dengan hanya sekitar 3,2 miliar dolar AS (Rp52,1 triliun) per tahun yang bisa dimanfaatkan untuk mendanai berbagai inisiatif, termasuk bantuan militer yang diumumkan oleh Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya

Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 23:46 WIB

Predator Seks Inggris Sebut Gadis Remaja Adalah 'Daging Segar' di Persidangan

Predator Seks Inggris Sebut Gadis Remaja Adalah 'Daging Segar' di Persidangan

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 23:05 WIB

Malaysia Keluarkan Peringatan Travel ke Thailand Selatan Usai Serangan Bom

Malaysia Keluarkan Peringatan Travel ke Thailand Selatan Usai Serangan Bom

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 22:37 WIB

Pro dan Kontra Yoon Suk Yeol Membelah Kota Seoul Korsel

Pro dan Kontra Yoon Suk Yeol Membelah Kota Seoul Korsel

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 19:29 WIB

New York Dalam Keadaan Darurat, Ini Penyebabnya

New York Dalam Keadaan Darurat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 16:55 WIB

Terkini

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB