Rekam Jejak Pandawara Group, Dipanggil Prabowo ke Istana Presiden Bahas Isu Sampah dan Lingkungan!

Riki Chandra

Selasa, 11 Maret 2025 | 15:31 WIB
Rekam Jejak Pandawara Group, Dipanggil Prabowo ke Istana Presiden Bahas Isu Sampah dan Lingkungan!
Pandawara Group dipanggil Presiden Prabowo ke Istana. [Dok. IG Pandawara Group]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengundang kelompok pemuda peduli lingkungan, Pandawara Group, ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (12/3/2024).

Pertemuan ini membahas sejumlah persoalan, terutama terkait isu lingkungan dan sampah. Kelompok yang terdiri dari lima pemuda ini tiba di Istana dengan mengenakan kemeja hitam.

Salah satu anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, mengungkapkan bahwa pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah mengenai persoalan sampah di Indonesia.

"Kami membahas terkait isu lingkungan dan khususnya mengenai persoalan sampah di berbagai daerah," ujar Gilang sebelum pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, dikutip dari Antara.

Gilang berharap pertemuan ini bisa menghasilkan kolaborasi yang lebih besar untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam mengatasi masalah sampah.

"Semoga dari pertemuan ini, kita bisa bersinergi lebih jauh dan menciptakan inovasi yang bisa membawa perubahan besar untuk lingkungan di Indonesia," katanya.

Aksi nyata yang dilakukan Pandawara Group dalam membersihkan lingkungan yang tercemar sampah telah mendapat apresiasi luas.

Anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, saat hendak menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/3/2025). [Dok. Antara]
Anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, saat hendak menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/3/2025). [Dok. Antara]

Sebelumnya, mereka telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemprov Jawa Barat dalam membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Pandawara Group merupakan kelompok pemuda yang aktif dalam gerakan sosial, khususnya dalam menangani masalah sampah dan kebersihan lingkungan.

Lima pemuda asal Kopo, Bandung, ini memiliki misi besar untuk mengajak lebih banyak anak muda di Indonesia peduli terhadap isu lingkungan melalui aksi nyata.

Profil Pandawara Group

Pandawara Group menjadi perbincangan setelah aksi mereka dalam membersihkan pantai dan sungai yang tercemar viral di media sosial.

Kelompok ini terdiri dari lima pemuda asal Bandung, yaitu Agung Permana, Gilang Rahma, Muhammad Ikhsan, Rafla Pasya, dan Rifki Sa'dulah.

Nama Pandawara Group berasal dari dua kata, "Panda" yang berarti lima dalam kisah Mahabarata, dan "Wara" yang dalam bahasa Sunda berarti baik. Nama ini mencerminkan misi mereka untuk membawa perubahan positif bagi lingkungan.

Sejak Agustus 2022, Pandawara Group mulai dikenal luas melalui konten di akun TikTok mereka, @pandawaragroup. Video yang mereka unggah menampilkan aksi nyata membersihkan sampah di sungai dan pantai yang penuh limbah.

Berkat konsistensi mereka, Pandawara Group berhasil menarik perhatian banyak pihak, termasuk media internasional seperti Nas Daily, yang mewawancarai mereka sebagai pemuda TikTok yang viral bukan karena konten hiburan, melainkan aksi peduli lingkungan.

Kelima pemuda ini mulai tergerak setelah melihat kondisi lingkungan tempat tinggal mereka di Bandung yang sering terdampak banjir akibat sampah menumpuk.

Keresahan ini mendorong mereka mencari solusi hingga akhirnya menemukan akar masalahnya, yaitu limbah yang menyumbat aliran sungai. Sejak saat itu, mereka mulai melakukan aksi bersih-bersih dan membagikan kegiatannya melalui media sosial.

Awalnya, Pandawara Group fokus membersihkan sungai dan selokan di Bandung yang dipenuhi sampah. Namun, gerakan mereka semakin meluas dan kini menyasar pantai-pantai yang menjadi kawasan dengan tingkat pencemaran tinggi.

Tujuan mereka sederhana, yaitu mengajak masyarakat, khususnya pemuda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta turut serta dalam aksi bersih-bersih.

Untuk mendukung gerakan ini, Pandawara Group aktif membagikan konten di berbagai platform, termasuk YouTube dan TikTok. Bahkan, youtuber kondang dunia MrBeast diketahui mengikuti akun TikTok mereka.

Kehadiran mereka di media sosial diharapkan dapat menggugah semangat lebih banyak orang untuk menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Hingga kini, Pandawara Group terus melakukan aksi nyata, termasuk menginisiasi gerakan "One Day One Trash Bag" yang mengajak masyarakat untuk mengumpulkan sampah setiap hari demi lingkungan yang lebih bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko

Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:35 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!

Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:17 WIB

Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini

Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:36 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?

Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:15 WIB

Nanik S Deyang Menghadap Prabowo, Bawa Kabar Gembira soal Efisiensi Anggaran MBG

Nanik S Deyang Menghadap Prabowo, Bawa Kabar Gembira soal Efisiensi Anggaran MBG

Video | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:00 WIB

Ngotot Jadi Presiden Meski Gagal Pilpres 4 Kali, Prabowo: Saya Lihat Indonesia Menuju Arah Salah

Ngotot Jadi Presiden Meski Gagal Pilpres 4 Kali, Prabowo: Saya Lihat Indonesia Menuju Arah Salah

Video | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:00 WIB

Gelombang Dubes Baru di Istana, Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Negara Sahabat

Gelombang Dubes Baru di Istana, Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Negara Sahabat

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:00 WIB

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Terkini

39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T

39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:30 WIB

Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:52 WIB

KPK Sita Toko, Salon, Hingga Rumah Milik Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Sita Toko, Salon, Hingga Rumah Milik Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:36 WIB

Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh

Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:34 WIB

Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027

Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:33 WIB

Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat

Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:27 WIB

Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis

Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:25 WIB

Lawan Putusan Pengadilan Militer!  4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus  Ajukan Banding

Lawan Putusan Pengadilan Militer! 4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi

Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:16 WIB