Terungkap Jamet Si Dukun Palsu Tega Bunuh Anak dan Ibu di Tambora Gegara Gagal Gandakan Uang

Kamis, 13 Maret 2025 | 18:51 WIB
Terungkap Jamet Si Dukun Palsu Tega Bunuh Anak dan Ibu di Tambora Gegara Gagal Gandakan Uang
Polres Metro Jakarta Barat menggelar jumpa pers pembunuhan ibu dan anak bernama Tjong Sioe Lan alias Ecin dan Eka Serlawati, Kamis (13/3/2025). (ANTARA/Risky Syukur)

Suara.com - Polisi membongkar kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak yang mayatnya ditemukan di dalam tandon air wilayah Tambora, Jakarta Barat.

Adapun korban bernama Chong Siu Lan alias Enci dan Eka Serlawati. Sementara tersangka bernama Febri Arifin alias Ari alias Kakang alias Jamet alias Bebep alias Krismartoyo (31).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan peristiwa ini bermula ketika Jamet meminjam uang kepada Enci pada tahun 2021 silam.

Jamet berjanji bakal mengembalikan uang tersebut dengan cara dicicil, namun hingga saat kejadian utang tersebut belum bisa dibayar.

Korban percaya terhadap Jamet, lantaran sering mengklaim mampu menggandakan uang, kemampuan itu dimiliki Jamet karena memiliki teman yang bernama Krismartoyo dan Kakang yang merupakan dukun pencari jodoh.

“Jadi, itu hanya mengaku-ngaku memiliki teman saja,” kata Twedi di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/3/2025).

Hingga akhirnya korban percaya. Jamet kemudian menggunakan nomor baru untuk berpura-pura menjadi Kakang dan Kris untuk mengelabui korban.

Korban pun percaya dan bersedia melakukan penggandaan uang. Saat melakukan ritual, korban meyiapkan segala keperluan.

Jamet kemudian memisahkan kedua korbannya, satu korban disuruh menunggu di kamar mandi dan hanya boleh menggunakan sarung.

Baca Juga: Potret Wajah Lesu Virgoun Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Narkoba

Sementara Enci berada di sebuah ruangan dalam rumah, melakukan ritual penggandaan uang yang dilakukan Jamet. Jamet saat itu seolah berkomunikasi dengan Kris dan Kakang lewat telepon soal ritual penggandaan uang.

“Tetapi pada saat proses menggandakan uang, terlalu lama, dan tidak berhasil. Akhirnya, korban marah-marah kepada pelaku dan juga mencaci maki pelaku,” katanya.

Setelahnya, Jamet merasa tersinggung. Ia emosi dan langsung memukul korban menggunakan besi yang ada di belakang korban, hingga terjatuh ke belakang.

Jamet kemudian menyeret korban ke kamarnya. Saat di kamar, korban kembali dipukul, kemudian ditindih menggunakan lutut dan dicekik oleh pelaku sampai meninggal dunia.

“Untuk memastikan meninggal dunia, pelaku mencekik korban menggunakan tali rafia,” ucap Twedi.

Jamet kemudian membersihkan darah yang berceceran di lantai, dan mengunci pintu kamar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI