Ratusan Ribu Panggilan Darurat 112 Diterima BPBD DKI: Ternyata Cuma Orang Iseng Call Prank!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 17 Maret 2025 | 14:07 WIB
Ratusan Ribu Panggilan Darurat 112 Diterima BPBD DKI: Ternyata Cuma Orang Iseng Call Prank!
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jakarta Timur mengevakuasi pengungsian warga di Jalan Cempaka VI RT 007 dan 008 RW 009, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2025). ANTARA/HO-BPBD wilayah Jakarta Timur.

Suara.com - Masih ditemukan masyarakat yang iseng dengan menelepon layanan Jakarta Siaga 112 untuk mengerjai para petugas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut penelepon layanan Jakarta Siaga 112 sepanjang 2024 lalu bisa mencapai 637 ribu. Namun, kebanyakan tujuan para penelepon layanan darurat itu hanya untuk iseng alias prank call kepada petugas BPDB.

Soal prank call dari orang iseng yang menelepon layanan darurat itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Mirisnya, total telepon masuk dari orang-orang misterius ke BPBD DKI lewat layanan Jakarta Siaga 212 mencapai ratusan ribu penelepon. 

Awalnya, Kepala Pusdatin BPBD DKI M Yohan menyebutkan dari ratusan ribu panggilan yang masuk, sebanyak 6.317 panggilan berstatus darurat.

"Panggilan layanan gawat darurat paling banyak adalah karena butuh ambulans dengan 2.607 panggilan," beber Yohan kepada wartawan, Senin (17/3/2025).

Diketahui, layanan Jakarta Siaga 112 merupakan layanan darurat milik Pemprov DKI Jakarta yang bertujuan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi darurat, seperti bencana alam dan kondisi krisis lainnya.

Petugas BPBD Jakarta Selatan mengevakuasi warga terdampak banjir di Masjid Al Makmur, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (3/3/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Petugas BPBD Jakarta Selatan mengevakuasi warga terdampak banjir di Masjid Al Makmur, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (3/3/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Selain panggilan ambulans, laporan lainnya yang diterima melalui layanan 112 meliputi kecelakaan dengan 736 panggilan, kebakaran sebanyak 735 panggilan, temuan hewan liar 634 panggilan, dan konflik sosial sebanyak 446 panggilan.

Namun, tidak semua panggilan yang masuk berkaitan dengan keadaan darurat. BPBD DKI juga mencatat adanya 110.788 panggilan yang masuk dalam kategori tidak darurat.

Parahnya lagi, ada 114.863 panggilan iseng atau prank, serta 370.817 panggilan yang terputus saat sambungan masih berlangsung.

Yohan mengungkapkan, maraknya telepon prank disebabkan karena layanan 112 adalah panggilan bebas pulsa, yang bahkan bisa dilakukan tanpa kartu Subscriber Identity Module alias SIM yang terpasang di telepon seluler (ponsel).

Ilustrasi prank. (Shutterstock)
Ilustrasi prank. (Shutterstock)

Meski tidak ditindaklanjuti, Yohan menyesalkan masih marak orang iseng yang mengerjai petugas BPDB lewat sambungan telepon yang masuk ke layanan Jakarta Siaga 112.

Menurutnya, aksi mengerjai ini merupakan tindakan yang dibenarkan karena bisa merugikan orang lain yang mungkin sedang membutuhkan pertolongan dari para petugas. 

"Prank call tidak dilanjutkan, tapi durasi waktu jadi terbuang dan kasihan yang mengantre untuk dilayani call center 112," ungkapnya.

Dari total 637.292 panggilan yang diterima layanan 112, sebanyak 632.785 berhasil tersambung, sementara 4.507 panggilan terputus sebelum tersambung.

Panggilan terbanyak tercatat pada bulan Maret dengan total 85.758 panggilan. Jakarta Timur menduduki peringkat teratas sebagai daerah dengan jumlah panggilan terbanyak di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPBD DKI Sebut Cuaca Ekstrem di Jakarta Berlangsung Sampai 11 Maret 2025, Masyarakat Diminta Waspada

BPBD DKI Sebut Cuaca Ekstrem di Jakarta Berlangsung Sampai 11 Maret 2025, Masyarakat Diminta Waspada

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 15:46 WIB

Tepis Ucapan Legislator PSI soal Alat Peringatan Dini Banjir Rusak, BPDB DKI: Berfungsi Normal

Tepis Ucapan Legislator PSI soal Alat Peringatan Dini Banjir Rusak, BPDB DKI: Berfungsi Normal

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 09:05 WIB

Banjir Jakarta; Ribuan Warga Mengungsi, Pemprov Belum Modifikasi Cuaca?

Banjir Jakarta; Ribuan Warga Mengungsi, Pemprov Belum Modifikasi Cuaca?

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 19:11 WIB

Update Daftar Titik Banjir Terparah di Bekasi, Ketinggian Air Capai 3 Meter

Update Daftar Titik Banjir Terparah di Bekasi, Ketinggian Air Capai 3 Meter

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 09:41 WIB

Terkini

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB