Angka Perdagangan Manusia Tinggi, IOM Indonesia Dukung Pemulangan Korban Online Scam

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 19 Maret 2025 | 06:44 WIB
Angka Perdagangan Manusia Tinggi, IOM Indonesia Dukung Pemulangan Korban Online Scam
Konferensi pers dengan para menteri Indonesia, pejabat militer dan kepolisian, serta perwakilan dari PBB dan Kepala Perwakilan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) Jeffrey Labovits. [IOM Indonesia]

Suara.com - Kasus perdagangan orang di Asia Tenggara terus meningkat, terutama di sektor penipuan online (online scam).

Negara-negara seperti Myanmar, Kamboja, Laos, dan Filipina menjadi pusat aktivitas ini. Banyak korban yang tertipu oleh tawaran pekerjaan palsu, kemudian dipaksa melakukan penipuan online dan mengalami kekerasan fisik selama masa isolasi.

Baru-baru ini, operasi penegakan hukum di perbatasan Myanmar berhasil menyelamatkan lebih dari 7.000 korban dari berbagai negara, termasuk 554 warga Indonesia.

Mereka menjadi korban penipuan perekrutan dan membutuhkan bantuan segera. Namun, proses identifikasi korban dalam jumlah besar ini menjadi tantangan serius, menekankan pentingnya koordinasi dan dukungan internasional.

Pemerintah Indonesia, melalui kementerian dan lembaga terkait, telah mengambil langkah respons kemanusiaan. Hingga saat ini, sekitar 400 korban asal Indonesia telah berhasil dipulangkan.

Menko Politik dan Keamanan, Budy Gunawan, menjelaskan bahwa korban mengalami tekanan berat dan kekerasan fisik selama bekerja di bawah sindikat online scam.

"Mereka dipukul, disetrum, bahkan diancam pengambilan organ tubuh jika gagal mencapai target yang diberikan oleh penculik," ujarnya pada Selasa (18/3/2025).

Untuk mengatasi masalah ini, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) turut berperan aktif.

Kepala Unit Penanggulangan Perdagangan Orang IOM, Eny Rofiatul Ngazizah, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan pelatihan khusus bagi staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand.

baca juga

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf KBRI dalam mengidentifikasi dan membantu korban perdagangan orang," jelasnya.

Selain pelatihan, IOM juga mendukung penyediaan penampungan sementara bagi korban yang kembali ke Jakarta.

Mereka bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Sosial untuk memberikan layanan perawatan dan bantuan tindak lanjut.

Angka perdagangan orang di Asia Tenggara semakin tinggi, paling banyak di sektor online scam, khususnya di Myanmar, Kamboja, Laos, dan Filipina.

Para korban, perdagangan paling banyak akibat tertipu oleh tawaran pekerjaan palsu dan kemudian dipaksa melakukan penipuan online. Mereka juga sering mengalami kekerasan fisik selama isolasi.

Baru-baru ini, tindakan tegas terhadap operasi perdagangan orang di wilayah perbatasan Myanmar mengakibatkan lebih dari 7.000 orang dari berbagai negara membutuhkan bantuan segera, termasuk 554 warga negara Indonesia yang menjadi korban penipuan perekrutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

554 WNI Disiksa Selama Disandera Mafia Online Scam di Myanmar: Diancam Organ Tubuhnya Diambil!

554 WNI Disiksa Selama Disandera Mafia Online Scam di Myanmar: Diancam Organ Tubuhnya Diambil!

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:57 WIB

Kemlu Upayakan Pembebasan Lima WNI Korban Bisnis Online Scam di Myanmar

Kemlu Upayakan Pembebasan Lima WNI Korban Bisnis Online Scam di Myanmar

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 22:23 WIB

Sebanyak 934 WNI Jadi Korban Online Scam di Asia Tenggara

Sebanyak 934 WNI Jadi Korban Online Scam di Asia Tenggara

Tekno | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 22:40 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×