Sejarah Banten dan Asal Usul Hingga Arti Nama di Baliknya

Hairul Alwan

Kamis, 20 Maret 2025 | 22:50 WIB
Sejarah Banten dan Asal Usul Hingga Arti Nama di Baliknya
Ilustrasi Masjid Banten-Sejarah Banten hingga asal usul nama Banten. (Shutterstock)

Suara.com - Sejarah Banten tidak terlepas dari sejarah asal usul nama Banten. Banten provinsi paling barat di Pulau Jawa. Banten Provinsi pemekaran Jawa Barat.

Banten adalah sebuah provinsi, wilayah paling barat di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini pernah menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat, daerah ini menjadi wilayah pemekaran sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. 

Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nama Banten ternyata memiliki beberapa arti yang berbeda-beda. Salah satunya adalah “katiban inten” yang berarti kejatuhan intan.

Asal kata “katiban inten” ini dilatarbelakangi oleh sejarah Banten yang semula masyarakatnya menyembah berhala, kemudian memeluk agama Budha.

Cerita lain menyebutkan bahwa Banten berasal dari kata “bantahan”, dikarenakan masyarakat tidak mau tunduk pada peraturan yang telah ditetapkan. Aturan yang dimaksud adalah aturan yang dibuat oleh Belanda.

Wisatawan berfoto dengan latar menara Masjid Agung Banten Lama, Jumat (25/12/20). (Suara.com/ Ahmad Haris)
Wisatawan berfoto dengan latar menara Masjid Agung Banten Lama, Jumat (25/12/20). (Suara.com/ Ahmad Haris)

Terlepas dari kisah tentang asal nama Banten tersebut di atas, kata “banten” muncul jauh sebelum berdirinya Kesultanan Banten. Kata ini digunakan untuk menamai sebuah sungai, yakni Cibanten. 

Kesultanan Banten menjadi kesultanan yang mandiri pada tahun 1552 setelah Sultan Maulana Hasanuddin ditasbihkan oleh ayahnya yaitu Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah sebagai Sultan di Banten.

Mulanya Banten masih merupakan bagian dari kekuasaan Kerajaan Sunda, penguasa Banten pada saat itu adalah Prabu Pucuk Umun, Putera dari Prabu Sidaraja Pajajaran. 

Adapun pusat Pemerintahannya bertempat di Banten Girang pada abad ke VI, Islam mulai masuk ke Banten di bawa oleh sunan Gunung Jati yang secara berangsur-angsur mengembangkan agama Islam di Banten. Di tahun 1524-1525 dapat menaklukan pemerintahan Prabu Pucuk Umun.

baca juga

Di lansir di laman situs pemerintah Kabupaten Serang, setelah menaklukkan prabu pucuk Umun, baru lah kerajaan atau kesultanan Islam di Banten dengan mengangkat puteranya bernama Maulana Hasanuddin menjadi sultan Banten yang pertama yang berkuasa pada tahun 1552-1570 M. 

Atas prakarsa ayahnya, pusat pemerintahan yang semula bertempat di Banten Girang dipindahkan ke Surosowan Banten lama yang terletak kurang lebih 10 kilometer di sebelah Utara Kota Serang.

Setelah Sultan Hasanuddin wafat (Tahun 1570) digantikan oleh puteranyayang bernama Maulana Yusuf sebagai Raja Banten yang kedua (Tahun 1570-1580 M) dan selanjutnya diganti oleh Sultan yang ketiga, keempat dan seterusnya sampai dengan terakhir Sultan yang ke 21 yaitu Sultan Muhammad Rafiudin yang berkuasa pada Tahun 1809 sampai dengan 1816. 

Jadi periode Kesultanan/Kerajaan Islam di Banten berjalan selama kurun waktu kurang lebih 264 Tahun yaitu dari tahun1552 sampai tahun 1816. Pada zaman Kesultanan ini banyak terjadi peristiwa-peristiwa penting, terutamma pada akhir abad ke XVI.

Dimana orang-orang Belanda datang untuk pertama kalinya mendarat di Pelabuhan Banten dibawah pimpinan Cornelis De Houtman dengan maksud untuk berdagang.

Namun sikap yang congkak dari orang-orang Belanda tidak menarik simpati dari Pemerintah dan Rakyat Banten saat itu, sehingga sering timbul ketegangan diantara masyarakat Banten dengan orang-orang Belanda.

Sejumlah wisatawan beraktifitas di kawasan wisata religi Kesultanan Banten di Kasemen, Serang, Banten, Minggu (7/6). [ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman]
Sejumlah wisatawan beraktifitas di kawasan wisata religi Kesultanan Banten di Kasemen, Serang, Banten, Minggu (7/6). [ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman]

Berikut daftar kesultanan atau raja di Banten :

  • Maulan Hasanuddin Panembahan Surosowan (1552)
  • Maulana Yusuf Panembahan Pakalangan (1570)
  • Maulan Muhammad Pangeran Ratu Banten (1580)
  • Sultan Abdul Mufakir Mahmud (1596)
  • Sultan Abdul Maali Achmad Kenari (1640)
  • Sultan Ageng Tirtayasa Abdul Fathi Abdul Fatah (1651)
  • Sultan Haji Abu Hasri Abdul Khahar (1672)
  • Sultan Abdul Fadhal (1687)
  • Sultan Abdul Mahasin Jainul Abidin (1690)
  • Sultan Muh. Syofai Jainul Arifin (1733)
  • Sultan Syarifudin Ratu Wakil (1750)
  • Sultan Muh. Wasi Jainul Arifin (1752)
  • Sultan Muh. Arif Jainul Asyikin (1753)
  • Sultan Abdul Mafakh Muh. Aliudin (1773)
  • Sultan Muhyidin Zainussalihin (1799)
  • Sultan Muh. Ishak Jainul Mutaqin (1801)
  • Sultan Pangeran Wakil Natawijaya (1803)
  • Sultan Aliudin (Aliudin II) (1803)
  • Sultan Pangeran Wakil Suramanggala (1808)
  • Sultan Muhammad Syafiudin (1809)
  • Sultan Muhammad Rafiudn (1813)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akal-akalan Kawanan Penimbun BBM Subsidi, Siapkan Plat Nomor Palsu Hingga Tangki Rahasia

Akal-akalan Kawanan Penimbun BBM Subsidi, Siapkan Plat Nomor Palsu Hingga Tangki Rahasia

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 09:41 WIB

KMP Portlink III Tabrak Mobile Bridge Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak

KMP Portlink III Tabrak Mobile Bridge Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak

News | Senin, 17 Maret 2025 | 15:12 WIB

Daftar 'Buffer Zone' Lalin Arus Mudik 2025 di Banten Jika Terjadi Kepadatan 'Zona Merah'

Daftar 'Buffer Zone' Lalin Arus Mudik 2025 di Banten Jika Terjadi Kepadatan 'Zona Merah'

News | Sabtu, 15 Maret 2025 | 09:27 WIB

Polda Banten Ungkap Manipulasi 13 Ton Takaran Minyakita di Rajeg Tangerang

Polda Banten Ungkap Manipulasi 13 Ton Takaran Minyakita di Rajeg Tangerang

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 17:05 WIB

Mako Polda Banten Kebakaran, Api Berkobar di Lantai 3

Mako Polda Banten Kebakaran, Api Berkobar di Lantai 3

News | Senin, 10 Maret 2025 | 01:02 WIB

Teras Bamboo, Rekomendasi Tempat Bukber dengan Suasana Romantis di Serang

Teras Bamboo, Rekomendasi Tempat Bukber dengan Suasana Romantis di Serang

Your Say | Rabu, 05 Maret 2025 | 08:15 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×