Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:54 WIB
Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?
Ilustrasi tentara Israel. [shutterstock]

Suara.com - Militer Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah membunuh kepala intelijen militer Hamas di Gaza selatan pada hari Kamis.

Dalam sebuah pernyataan, militer menyebut pemimpin Hamas sebagai Osama Tabash. Dikatakan bahwa ia juga merupakan kepala unit pengawasan dan penargetan kelompok tersebut.

Tidak ada komentar langsung dari Hamas.

Sebelumnya, sebuah serangan di Gaza menewaskan beberapa anggota keluarga saat Israel memerintahkan pasukan darat untuk maju lebih dalam ke wilayah tersebut dan bersumpah untuk menguasai lebih banyak wilayah hingga Hamas membebaskan sandera yang tersisa.

Ledakan di sebelah timur Kota Gaza menewaskan sepasang suami istri dan dua anak mereka, ditambah dua anak lainnya yang tidak memiliki hubungan keluarga tetapi berada di gedung yang sama, menurut para saksi mata dan sebuah rumah sakit setempat. Militer Israel tidak segera memberikan komentar mengenai ledakan tersebut.

Setelah merebut kembali sebagian koridor yang memisahkan Gaza utara dari selatan, pasukan Israel bergerak pada hari Kamis menuju kota utara Beit Lahiya dan kota perbatasan selatan Rafah. Militer mengatakan telah melanjutkan pemberlakuan blokade di Gaza utara, termasuk Kota Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan pada hari Jumat bahwa Israel akan melakukan operasi di Gaza "dengan intensitas yang meningkat hingga para sandera dibebaskan oleh Hamas."

"Semakin Hamas terus menolak untuk membebaskan mereka yang diculik, semakin banyak wilayah yang akan hilang dari Israel," kata Katz.

Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoba]
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoba]

Pengadilan menunda pemecatan pejabat keamanan Israel oleh Netanyahu

baca juga

Di Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengalami kemunduran dalam upayanya untuk memecat kepala keamanan dalam negeri negara itu.

Beberapa jam setelah Kabinet Netanyahu dengan suara bulat menyetujui pemecatan Ronen Bar, kepala dinas keamanan Shin Bet, Mahkamah Agung memerintahkan penghentian sementara pemecatannya hingga banding dapat disidangkan paling lambat tanggal 8 April. Kantor Netanyahu mengatakan pemecatan Bar berlaku efektif tanggal 10 April, tetapi bisa dilakukan lebih awal jika penggantinya ditemukan.

Jaksa agung Israel telah memutuskan bahwa Kabinet tidak memiliki dasar hukum untuk memecat Bar.

Laporan Shin Bet tentang serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 yang memicu perang di Gaza mengakui kegagalan badan keamanan tersebut. Namun, disebutkan pula bahwa kebijakan pemerintah Netanyahu menciptakan kondisi untuk serangan tersebut.

Keputusan untuk memecat Bar memperdalam perebutan kekuasaan yang sebagian besar berfokus pada siapa yang bertanggung jawab atas serangan Hamas tahun 2023.

Hal itu juga dapat menjadi panggung bagi krisis atas pembagian kekuasaan negara tersebut. Jaksa agung Israel telah memutuskan bahwa Kabinet tidak memiliki dasar hukum untuk memecat Bar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Massa Bela Palestina Demo di Kedubes AS

Ratusan Massa Bela Palestina Demo di Kedubes AS

Foto | Jum'at, 21 Maret 2025 | 23:05 WIB

Israel Gelar Latihan Militer di Golan, Ledakan Menggema: Tanpa Ancaman?

Israel Gelar Latihan Militer di Golan, Ledakan Menggema: Tanpa Ancaman?

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:09 WIB

Jalur Gaza Membara: Israel Blokade Jalan Utama, Operasi Darat Merambah Rafah

Jalur Gaza Membara: Israel Blokade Jalan Utama, Operasi Darat Merambah Rafah

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:16 WIB

"Kami Takut Jadi Diktator!" Protes Mengguncang Israel Akibat Langkah Kontroversial Netanyahu

"Kami Takut Jadi Diktator!" Protes Mengguncang Israel Akibat Langkah Kontroversial Netanyahu

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:10 WIB

Saksi Mata Kisah Mengerikan dari Pengeboman Gaza: Rumah Runtuh Menimpa Kepala Orang-orang

Saksi Mata Kisah Mengerikan dari Pengeboman Gaza: Rumah Runtuh Menimpa Kepala Orang-orang

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 11:37 WIB

Terungkap, Kepala Intelijen Israel Ungkap 'Motif Rahasia' di Balik Pemecatannya oleh Netanyahu

Terungkap, Kepala Intelijen Israel Ungkap 'Motif Rahasia' di Balik Pemecatannya oleh Netanyahu

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 14:13 WIB

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

×