Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:29 WIB
Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza
Markas besar Uni Eropa. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Jerman, Prancis, dan Inggris menyerukan agar gencatan senjata di Gaza segera diberlakukan dalam pernyataan bersama pada hari Jumat yang juga meminta Israel untuk memulihkan akses kemanusiaan.

"Kami meminta Israel untuk memulihkan akses kemanusiaan, termasuk air dan listrik, dan memastikan akses ke perawatan medis dan evakuasi medis sementara sesuai dengan hukum humaniter internasional," kata menteri luar negeri dari ketiga negara, yang dikenal sebagai E3, dalam sebuah pernyataan.

Para menteri mengatakan mereka "terkejut oleh korban sipil," dan juga meminta pejuang Hamas Palestina untuk membebaskan sandera Israel.

Mereka mengatakan konflik antara Israel dan Palestina tidak dapat diselesaikan melalui cara militer, dan bahwa gencatan senjata yang berlangsung lama adalah satu-satunya jalan yang kredibel menuju perdamaian.

Para menteri menambahkan bahwa mereka "sangat terkejut" oleh insiden yang memengaruhi gedung Kantor Layanan Proyek Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOPS) di Gaza, dan menyerukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Sekjen PBB Antonio Guterres. [Dok.Antara]
Sekjen PBB Antonio Guterres. [Dok.Antara]

Sekjen PBB desak Israel buka akses bantuan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres telah "terkejut" oleh meningkatnya korban sipil akibat serangan udara terbaru Israel di Gaza.

"Sekretaris Jenderal terkejut oleh serangan udara Israel di Gaza, yang mengakibatkan banyak warga sipil tewas," demikian bunyi pernyataan PBB yang dikaitkan dengan wakil juru bicaranya, Farhan Haq.

Haq menekankan perlunya segera menegakkan perjanjian gencatan senjata dan memastikan dimulainya kembali bantuan kemanusiaan ke wilayah yang terkepung.

baca juga

Gelombang baru serangan Israel, yang dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Amerika Serikat, telah menargetkan daerah pemukiman, sekolah, dan tempat penampungan yang menampung orang-orang yang mengungsi.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Israel berkonsultasi dengan Presiden Donald Trump sebelum melancarkan serangan.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, serangan udara tersebut telah merenggut nyawa sedikitnya 412 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dengan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat. Lebih dari 500 orang juga terluka, sehingga fasilitas medis Gaza yang sudah kewalahan kewalahan.

Guterres “sangat mengimbau agar gencatan senjata dihormati, agar bantuan kemanusiaan tanpa hambatan diberikan kembali dan agar para sandera yang tersisa dibebaskan tanpa syarat,” tambah pernyataan itu.

Sebelumnya, Israel telah melanjutkan serangan udara dan pengeboman secara masif di Jalur Gaza pada Selasa dini hari, yang menandakan dimulainya kembali kampanye genosida setelah dua bulan tenang.

Akibat serangan ini, setidaknya 131 warga sipil Palestina di Gaza tewas, dengan ratusan lainnya terluka, termasuk wanita, anak-anak, dan orang tua. Diperkirakan jumlah ini terus bertambah.

Serangan udara Israel di Gaza, Palestina. (X)
Serangan udara Israel di Gaza, Palestina. (X)

Serangan tersebut juga mengancam keselamatan orang-orang yang terjebak di puing-puing bangunan yang hancur akibat pengeboman Israel.

Menurut sumber kesehatan setempat, data awal menunjukkan bahwa sebagian besar korban berasal dari bagian selatan Gaza, dengan 60 orang di antaranya.

Koresponden WAFA melaporkan bahwa setidaknya lima orang, termasuk dua anak, tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan pasukan Israel di tenda-tenda di wilayah Mawasi Khan Younis. Mereka yang terluka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Lapangan Kuwait yang berdekatan.

Selain itu, lebih dari 15 orang, termasuk lima anak-anak, dipastikan tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka akibat serangan udara di Gaza City, dan para korban segera dibawa ke rumah sakit setempat.

Puluhan korban luka juga dilaporkan telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Awda di Nuseirat, Gaza Tengah, setelah serangan udara menghantam kamp pengungsi di Nuseirat dan Al-Bureij. Pejabat kesehatan di Rumah Sakit Al-Awda melaporkan setidaknya 14 orang tewas, termasuk anak-anak, akibat serangan di dua kamp pengungsi di Gaza selatan, dan 70 orang lainnya terluka, banyak di antaranya dalam kondisi parah akibat pengeboman rumah-rumah warga sipil.

Di Gaza utara, delapan orang, termasuk enam anak, dilaporkan tewas dalam pengeboman Israel di kamp pengungsi Jabalia, dan beberapa orang terluka akibat serangan yang ditujukan pada area pemukiman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:05 WIB

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:54 WIB

Bocah 18 Tahun Milik Arsenal Dapat Pujian Setinggi Langit dari Thomas Tuchel

Bocah 18 Tahun Milik Arsenal Dapat Pujian Setinggi Langit dari Thomas Tuchel

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 09:02 WIB

Ratusan Massa Bela Palestina Demo di Kedubes AS

Ratusan Massa Bela Palestina Demo di Kedubes AS

Foto | Jum'at, 21 Maret 2025 | 23:05 WIB

Israel Gelar Latihan Militer di Golan, Ledakan Menggema: Tanpa Ancaman?

Israel Gelar Latihan Militer di Golan, Ledakan Menggema: Tanpa Ancaman?

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:09 WIB

Jalur Gaza Membara: Israel Blokade Jalan Utama, Operasi Darat Merambah Rafah

Jalur Gaza Membara: Israel Blokade Jalan Utama, Operasi Darat Merambah Rafah

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:16 WIB

Terkini

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:06 WIB

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:00 WIB

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:59 WIB

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:58 WIB

Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan

Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet

Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:55 WIB

Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik

Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:51 WIB

Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda

Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:51 WIB

×