PBB Meradang: Keselamatan Staf Terancam, Bantuan ke Gaza Diblokir Israel

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:21 WIB
PBB Meradang: Keselamatan Staf Terancam, Bantuan ke Gaza Diblokir Israel
Debat terbuka Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Timur Tengah yang diselenggarakan di New York, AS, Selasa (21/1/2020). (PTRI New York/Antara)

Suara.com - Badan-badan kemanusiaan PBB sedang berusaha mendapatkan jaminan keselamatan dari Israel, mengingat eskalasi konflik dan pemblokiran bantuan yang telah mengganggu pengiriman bantuan ke Gaza secara signifikan.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Jumat (21/3) menyatakan bahwa PBB sedang mencari jaminan nyata mengenai keselamatan staf dan operasi di Gaza, menyusul kematian enam personelnya dan beberapa lainnya yang terluka pekan ini, termasuk dalam serangan yang jelas-jelas menargetkan kompleks PBB.

"Kami meminta penjelasan demi para personel tersebut dan bagi mereka yang tetap menjalankan tugas," ujar Tom Fletcher, wakil sekretaris jenderal untuk urusan kemanusiaan PBB, pada Rabu (19/3).

Bendera PBB (UN)
Bendera PBB (UN)

OCHA melaporkan bahwa penutupan perbatasan Gaza selama 20 hari untuk memblokir bantuan berdampak sangat buruk pada orang-orang yang sudah menderita akibat kehancuran.

Mitra kemanusiaan PBB memperkirakan bahwa lebih dari 120.000 warga Palestina terpaksa kembali mengungsi pekan ini akibat peningkatan serangan dan perintah evakuasi baru dari Israel di seluruh Gaza, yang setara dengan sekitar 6 persen dari populasi yang tersisa.

"Setiap hari yang berlalu semakin mengikis kemajuan yang telah dicapai oleh PBB dan mitra kemanusiaan kami selama enam minggu pertama gencatan senjata," tambah OCHA.

"OCHA memperingatkan bahwa operasional kemanusiaan kini sangat terhambat oleh konflik. Warga sipil, termasuk pekerja kemanusiaan dan aset sipil, telah menjadi korban serangan."

OCHA juga mengingatkan bahwa dengan terus berlanjutnya serangan di seluruh Jalur Gaza, jumlah korban yang mengalami cedera trauma menambah tekanan pada sistem kesehatan yang sudah kekurangan.

"Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari tiga puluh hambatan baru telah dibangun, sebagian besar setelah pengumuman gencatan senjata Gaza pada pertengahan Januari," kata OCHA.

"Gerbang jalan menyumbang sepertiga dari seluruh hambatan, dan banyak di antaranya sering ditutup."

Serangan terbaru Israel di Gaza (X)
Serangan terbaru Israel di Gaza (X)

Perintah evakuasi baru yang mencakup sejumlah area di Gaza utara dikeluarkan pada Jumat setelah laporan peluncuran roket oleh kelompok bersenjata Palestina.

Di Tepi Barat, OCHA menyampaikan bahwa survei cepat tentang hambatan-hambatan pergerakan di wilayah tersebut menunjukkan hampir 850 pos pemeriksaan, gerbang, dan penghalang fisik lainnya, yang merupakan jumlah tertinggi yang pernah ditemukan dalam dua dekade terakhir.

Philippe Lazzarini, komisaris jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Dekat (UNRWA), mencatat bahwa Jumat menandai 60 hari sejak Israel melaksanakan operasi militer di Kamp Jenin di Tepi Barat.

Dia menegaskan bahwa operasi militer berskala besar seperti itu tidak boleh menjadi norma baru di Tepi Barat, dan tren meningkatnya kekerasan yang dimulai sebelum 7 Oktober 2023 harus segera dihentikan.

Warga Gaza kembali dilanda "ketakutan yang mendalam", kata seorang direktur kemanusiaan PBB pada hari Selasa, setelah serangan Israel yang gencar kembali terjadi di wilayah Palestina.

"Dalam semalam ketakutan terburuk kami menjadi kenyataan. Serangan udara kembali terjadi di seluruh Jalur Gaza," kata Tom Fletcher, kepala Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, kepada Dewan Keamanan PBB dalam sebuah pertemuan video.

"Laporan yang belum dikonfirmasi menyebutkan ratusan orang tewas... dan sekali lagi, warga Gaza hidup dalam ketakutan yang mendalam."

Rapat dewan diadakan -- sebelum serangan udara -- oleh beberapa negara anggota untuk membahas situasi kemanusiaan karena Israel telah memblokir bantuan ke Jalur Gaza sejak 2 Maret.

"Blokade total terhadap bantuan yang menyelamatkan jiwa, komoditas pokok, dan barang-barang komersial ini akan berdampak buruk bagi warga Gaza yang masih bergantung pada aliran bantuan yang stabil," kata Fletcher.

"Karena Gaza terputus -- lagi -- kemampuan kami untuk memberikan bantuan dan layanan dasar menjadi semakin sulit."

Ia mengatakan bahwa selama gencatan senjata baru-baru ini, sebelum blokade baru, 4.000 truk bantuan memasuki wilayah tersebut setiap minggu, menjangkau lebih dari dua juta orang, dan lebih dari 113.000 tenda didistribusikan.

"Ini membuktikan apa yang mungkin terjadi ketika kita diizinkan untuk melakukan pekerjaan kita," tambahnya.

"Kita tidak dapat dan tidak boleh menerima kembalinya kita ke kondisi sebelum gencatan senjata atau penolakan total terhadap bantuan kemanusiaan."

Kecuali Amerika Serikat, hampir semua anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan atau mengutuk serangan baru Israel, dengan Aljazair menuduh Israel "sepenuhnya mengabaikan" gencatan senjata.

Riyad Mansour, duta besar Palestina untuk PBB, mengatakan bahwa warga Palestina sekali lagi "dibunuh tanpa pandang bulu".

Ia meminta badan tertinggi PBB untuk menindaklanjuti kecaman mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebanon Selatan Memanas! Israel Serang Balik Setelah Roket Ditembakkan

Lebanon Selatan Memanas! Israel Serang Balik Setelah Roket Ditembakkan

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:42 WIB

ICC Bisa Batalkan Penangkapan Netanyahu? Mantan Hakim Agung Israel Ungkap Syaratnya

ICC Bisa Batalkan Penangkapan Netanyahu? Mantan Hakim Agung Israel Ungkap Syaratnya

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:10 WIB

Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:29 WIB

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:05 WIB

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:54 WIB

Suriah Terjebak Krisis Paling Serius di Dunia: 16,5 Juta Orang Butuh Bantuan Mendesak

Suriah Terjebak Krisis Paling Serius di Dunia: 16,5 Juta Orang Butuh Bantuan Mendesak

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB