Hamas Desak Negara Arab-Islam: Tekan Israel Hentikan "Perang Genosida" di Gaza!

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 24 Maret 2025 | 19:53 WIB
Hamas Desak Negara Arab-Islam: Tekan Israel Hentikan "Perang Genosida" di Gaza!
Ilustrasi bendera Palestina. (Shutterstock)

Suara.com - Kelompok pejuang Palestina, Hamas, pada hari Senin mengapresiasi hasil pertemuan Komite Menteri Arab-Islam dan mendesak agar lebih banyak tekanan diterapkan terhadap Israel untuk mengakhiri perang genosida di Gaza serta menghormati perjanjian gencatan senjata.

Setelah pertemuan di Kairo dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, pada hari Minggu (23/3), Komite Menteri Arab-Islam menyampaikan "keprihatinan mendalam" mengenai runtuhnya gencatan senjata di Jalur Gaza.

Melalui pernyataannya, Hamas meminta agar posisi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut diwujudkan dalam "langkah nyata dan tekanan politik yang signifikan terhadap pendudukan Zionis Israel untuk menghentikan agresi mereka."

Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Hamas juga mendesak agar ada upaya untuk menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan dan kebutuhan dasar ke Gaza, mengingat Israel terus menghalangi masuknya bantuan dan barang penting, yang membuat warga Palestina di Gaza terancam kelaparan.

"Kami menegaskan dukungan terhadap setiap usaha serius dari dunia Arab dan Islam untuk membangun kembali Gaza, serta menghargai kolaborasi dalam merumuskan rencana pemulihan dan rekonstruksi yang konkret," tambah kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Pertemuan Komite Menteri pada hari Minggu dihadiri oleh para menteri luar negeri dari Yordania, Palestina, Qatar, Mesir, Turki, Indonesia, dan Bahrain, serta menteri negara dari Uni Emirat Arab. Sekretaris Jenderal Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga ikut serta.

Pertemuan ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk menanggapi perkembangan terkini di wilayah Palestina yang diduduki.

Para peserta mengutuk "serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil" serta mendesak "pelaksanaan penuh kembali gencatan senjata, termasuk pembebasan sandera dan tahanan," menurut pernyataan akhir dari komite tersebut.

Tentara Israel telah melancarkan serangan udara di Gaza sejak hari Selasa, yang mengakibatkan lebih dari 700 warga Palestina tewas, lebih dari 1.000 terluka, serta merusak kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang berlaku sejak Januari.

baca juga

Lebih dari 50.000 warga Palestina, mayoritasnya perempuan dan anak-anak, telah kehilangan nyawa, dan lebih dari 113.200 lainnya terluka akibat serangan militer Israel yang brutal di Gaza sejak Oktober 2023.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi tuntutan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang yang dilakukannya di wilayah tersebut.

Hari Ini FIFA Bakal Kartu Merah Israel? Jibril: Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi [Tangkap layar X]
Hari Ini FIFA Bakal Kartu Merah Israel? Jibril: Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi [Tangkap layar X]

Korban terus bertambah

Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah mencapai lebih dari 50.000 orang, menurut pernyataan otoritas kesehatan setempat pada Minggu (23/3).

Dalam 24 jam terakhir, 41 jenazah dan 61 korban luka telah dibawa ke berbagai rumah sakit di seluruh Gaza, sehingga total korban tewas kini menjadi 50.021 orang, dengan 113.274 lainnya mengalami cedera sejak pertempuran dimulai pada awal Oktober 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rafah dalam Bahaya: Saksi Mata Ungkap Tragedi Tersembunyi di Tengah Serangan Israel yang Mematikan

Rafah dalam Bahaya: Saksi Mata Ungkap Tragedi Tersembunyi di Tengah Serangan Israel yang Mematikan

News | Senin, 24 Maret 2025 | 19:25 WIB

"Situasi Sangat Genting", Pengungsi Palestina di Tepi Barat Terlantar Akibat Operasi Israel

"Situasi Sangat Genting", Pengungsi Palestina di Tepi Barat Terlantar Akibat Operasi Israel

News | Senin, 24 Maret 2025 | 16:55 WIB

Lebanon Membara: Serangan Israel Tewaskan 6, Netanyahu Perintahkan Tindakan Tegas

Lebanon Membara: Serangan Israel Tewaskan 6, Netanyahu Perintahkan Tindakan Tegas

News | Senin, 24 Maret 2025 | 16:21 WIB

Gaza Berkabung: Korban Tewas Tembus 50.000 Jiwa di Tengah Blokade yang Mematikan

Gaza Berkabung: Korban Tewas Tembus 50.000 Jiwa di Tengah Blokade yang Mematikan

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:28 WIB

Israel Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Dekat Perbatasan Gaza

Israel Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Dekat Perbatasan Gaza

News | Senin, 24 Maret 2025 | 10:09 WIB

Palestina Kecam Keputusan Israel Akui 13 Permukiman Baru di Tepi Barat

Palestina Kecam Keputusan Israel Akui 13 Permukiman Baru di Tepi Barat

News | Senin, 24 Maret 2025 | 09:45 WIB

Terkini

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

×