Rafah dalam Bahaya: Saksi Mata Ungkap Tragedi Tersembunyi di Tengah Serangan Israel yang Mematikan

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 24 Maret 2025 | 19:25 WIB
Rafah dalam Bahaya: Saksi Mata Ungkap Tragedi Tersembunyi di Tengah Serangan Israel yang Mematikan
Jalur Gaza. [Dok.Antara]

Suara.com - Ribuan orang terjebak di kota Rafah di Jalur Gaza selatan setelah pasukan Israel mengepung sebagian kota itu pada hari Minggu, kata pejabat Palestina.

Israel memerintahkan evakuasi lingkungan Tel al-Sultan, memberi tahu orang-orang untuk pergi melalui satu rute dengan berjalan kaki ke Muwasi, sekelompok kamp tenda yang luas di sepanjang pantai.

Ribuan orang melarikan diri, tetapi penduduk mengatakan banyak yang terjebak oleh pasukan Israel.

Pemerintah kota Rafah mengatakan pada hari Senin bahwa ribuan orang masih terjebak, termasuk responden pertama dari Pertahanan Sipil, yang beroperasi di bawah pemerintahan yang dijalankan Hamas, dan Bulan Sabit Merah Palestina.

Ilustrasi tentara Israel. [shutterstock]
Ilustrasi tentara Israel. [shutterstock]

Israel menyalahkan Hamas

Menteri pertahanan Israel mengatakan bahwa mereka berusaha menghindari melukai warga sipil saat menyerang Hamas di Gaza.

Pernyataan Israel Katz muncul hampir seminggu setelah Israel mengakhiri gencatan senjata dengan Hamas dengan meluncurkan gelombang serangan mendadak yang menewaskan ratusan warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, menurut pejabat kesehatan setempat.

Katz mengatakan pada hari Senin bahwa "Israel tidak memerangi warga sipil di Gaza dan melakukan segala hal yang diwajibkan hukum internasional untuk mengurangi kerugian bagi warga sipil."

Ia kemudian menyalahkan Hamas atas kematian warga sipil, dengan mengatakan kelompok itu "berperang dengan berpakaian sipil, dari rumah warga sipil, dan dari belakang warga sipil," sehingga membahayakan mereka.

baca juga

Ia mengatakan Israel tidak akan menghentikan serangannya sampai Hamas membebaskan semua sanderanya dan tidak lagi menguasai Gaza atau menjadi ancaman bagi Israel.

Serangan Israel di seluruh Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 25 warga Palestina, termasuk beberapa wanita dan anak-anak, menurut tiga rumah sakit. Serangan itu terjadi hampir seminggu setelah Israel mengakhiri gencatan senjata dengan Hamas dengan pemboman mendadak yang menewaskan ratusan orang.

Rumah Sakit Al-Ahli di Kota Gaza menerima 11 jenazah dari serangan pada malam hari hingga hari Senin, termasuk tiga wanita dan empat anak-anak. Salah satu serangan menewaskan dua anak, orang tua mereka, nenek mereka, dan paman mereka.

Rumah Sakit Nasser di kota selatan Khan Younis menerima tujuh jenazah akibat serangan semalam dan empat jenazah akibat serangan hari sebelumnya. Rumah Sakit Eropa menerima tiga jenazah akibat serangan di dekat Khan Younis.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pada hari Minggu bahwa jumlah korban tewas Palestina akibat perang selama 17 bulan telah melampaui 50.000. Kementerian tersebut mengatakan bahwa perempuan dan anak-anak merupakan lebih dari separuh korban tewas tetapi tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan dalam penghitungannya.

Israel mengatakan telah menewaskan sekitar 20.000 pejuang, tanpa memberikan bukti. Orang-orang bersenjata yang dipimpin Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik 251 orang dalam serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebanon Membara: Serangan Israel Tewaskan 6, Netanyahu Perintahkan Tindakan Tegas

Lebanon Membara: Serangan Israel Tewaskan 6, Netanyahu Perintahkan Tindakan Tegas

News | Senin, 24 Maret 2025 | 16:21 WIB

Gaza Berkabung: Korban Tewas Tembus 50.000 Jiwa di Tengah Blokade yang Mematikan

Gaza Berkabung: Korban Tewas Tembus 50.000 Jiwa di Tengah Blokade yang Mematikan

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:28 WIB

Israel Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Dekat Perbatasan Gaza

Israel Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Dekat Perbatasan Gaza

News | Senin, 24 Maret 2025 | 10:09 WIB

Palestina Kecam Keputusan Israel Akui 13 Permukiman Baru di Tepi Barat

Palestina Kecam Keputusan Israel Akui 13 Permukiman Baru di Tepi Barat

News | Senin, 24 Maret 2025 | 09:45 WIB

Massa Gelar Aksi Bela Palestina, Serukan Boikot Penjualan Produk-produk Israel

Massa Gelar Aksi Bela Palestina, Serukan Boikot Penjualan Produk-produk Israel

News | Minggu, 23 Maret 2025 | 14:35 WIB

Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai

Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×