Kaesang Sebut PSI Bakal Jadi Partai Super Terbuka, Jokowi Masuk Struktur?

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 25 Maret 2025 | 20:10 WIB
Kaesang Sebut PSI Bakal Jadi Partai Super Terbuka, Jokowi Masuk Struktur?
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) segera menggelar kongres partai pada akhir Mei tahun ini. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memastikan PSI akan menuju menjadi lartai super terbuka.

"Insyaallah kami akan menuju partai super terbuka di kongres di akhir Mei nanti di Kota Solo," kata Kaesang di Stasiun Gambir usai melepas pemudik dalam program Mudik Asik Bareng PSI, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Kaesang menjelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud paetau super terbuka. Ia berujar partai super terbuka mengartikan bahwa nantinya pemilihan ketua umum dilakukan langsung oleh anggota partai.

"Ketua umum dipilih langsung anggotanya," ucap Kaesang.

Adapun kongres PSI direncanakan digelar di Solo, Jawa Tengah.

"Insyallah di Solo. (Tanggal) 30 atau 31 Mei," kata Kaesang.

Sementara itu ditanya, apakah nantinya Joko Widodo atau Jokowi akan masuk di strukrur PSI saat menjadi partai super terbuka? Kaesang tidak menjawab. Putra bungsu Presiden ke-7 RI ini hanya melemparkam senyum kepada wartawan sebagai respons atas pertanyaan tersebut.

Apa Itu Partai Super Tbk?

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan selamat ke Budi Arie Setiadi setelah dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7/2023). [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan selamat ke Budi Arie Setiadi setelah dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7/2023). [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Partai Super Tbk baru-baru ini sedang ramai menjadi perbincangan berbagai kalangan. Hal ini pun lantas menimbulkan pertanyaan, apa itu partai Super Tbk? Nah untuk mengetahuinya, simak berikut ini penjelasannya.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, Budi Arie selaku Menteri Koperasi (Menkop) mengaku telah bertemu dengan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuannya tersebut, Budi mengaku sempat ngobrol dengan Jokowi.

Dalam obroloannya tersebut, Budi juga mengaku bahwa mereka membicarakan tentang Partai Super Tbk. Mengenai obrolan tersebut, lantas publik pun dibuat penasaran tentang apa itu partai Super Tbk.

Budie kembali menambahkan bahwa partai tersebut dibentuk dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Hanya saja, Budie enggan untuk membeberkan lebih jauh mengenai maksud dari partai tersebut.

"Partai Super Tbk, ya sudah terjemahin aja. Partai dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat," ucap Budie.

Budi juga menyampaikan, sebaiknya awak media menanyakan langsung ke Pak Jokowi mengenai partai Super Tbk yang sempat menjadi topik oborolannya dengan Jokowi dalam pertemuannya. Ia tak ingin membeberkannya lebih jauh.

Pada kesempatan lain, Jokowi juga pernah mengungkapkan bahwa Ia berencana akan mendirikan partai politik (parpol) baru. Ia menyampaikan bahwa Partai politik ini bisa disebut partai super Tbk, yang mana memiliki konsep seperti perusahaan terbuka.

Jokowi juga menuturkan bahwa partai politik tersebut nantinya dapat dimiliki seluruh anggotanya. Sampai saat ini, partai tersebut masih dalam proses pematangan, masih dikalkulasi dan belum tentu juga akan direalisasikan.

"Masih dihitung, masih dikalkulasi. Belum tentu juga direalisasikan," tutur Jokowi saat tampil dalam sesi wawancara dengan Najwa.

Diketahui, Jokowi saat ini sudah tak lagi menjadi bagian dari kader partai politik usai dipecat partai dengan logo Banteng alias PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) pada 16 Desember 2024 lalu.

Bahkan PDIP bukan hanya memecat Jokowi, tapi juga memecat Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat sebagai wakil Presiden RI. PDIP juga memecat menantu Jokowi yakni Bobby Nasution yang saat ini menjabat Gubernur Sumatera Utara.

Mengenai partai Super Tbk ini ke depannya bagaimana, mari kita tunggu saja. Seperti yang sudah disebutkan Jokowi di atas, Ia mengatakan bahwa partai ini masih belum tahu akan direalisasikan atau tidak karena masih dalam proses pematangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Jokowi yang Dikaitkan Kasus Hasto, PSI: Pola Kelakuan Orang Tidak Siap Kalah

Bela Jokowi yang Dikaitkan Kasus Hasto, PSI: Pola Kelakuan Orang Tidak Siap Kalah

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 23:32 WIB

Kaesang Jadi Ketum PSI, Refly Harun: Kalau Bukan Anak Presiden, Disuruh Magang Dulu

Kaesang Jadi Ketum PSI, Refly Harun: Kalau Bukan Anak Presiden, Disuruh Magang Dulu

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 15:19 WIB

Konsep 'Perorangan' Bikin PSI dan Jokowi Untung

Konsep 'Perorangan' Bikin PSI dan Jokowi Untung

Video | Kamis, 13 Maret 2025 | 07:00 WIB

FOLU Net Sink 2030: Skandal Nepotisme Menhut Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

FOLU Net Sink 2030: Skandal Nepotisme Menhut Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Liks | Rabu, 12 Maret 2025 | 14:21 WIB

PSI Jadi Partai Perorangan: Warisan Jokowi untuk Kaesang?

PSI Jadi Partai Perorangan: Warisan Jokowi untuk Kaesang?

Video | Kamis, 13 Maret 2025 | 08:00 WIB

Tampak Kompak dengan Wapres Gibran Saat Hadiri Pertemuan, Tas Mewah Kaesang Pangarep Tuai Sorotan: Berapa Harganya?

Tampak Kompak dengan Wapres Gibran Saat Hadiri Pertemuan, Tas Mewah Kaesang Pangarep Tuai Sorotan: Berapa Harganya?

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2025 | 11:22 WIB

PSI Perorangan Disebut Bisa Bikin Jokowi Ketiban Untung, Asal...

PSI Perorangan Disebut Bisa Bikin Jokowi Ketiban Untung, Asal...

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 09:30 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB