CEK FAKTA: Puan Maharani Disebut Menolak RUU Perampasan Aset

Denada S Putri | Suara.com

Rabu, 26 Maret 2025 | 14:41 WIB
CEK FAKTA: Puan Maharani Disebut Menolak RUU Perampasan Aset
Ketua DPR RI, Puan Maharani. [ANTARA]

Suara.com - Beredar kabar menyebutkan Puan Maharani menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) perampasan aset. Kabar itu beredar dalam bentuk video.

Akun TikTok “rudihartono172000” pada Kamis (6/3/2025) mengunggah video [arsip] yang menampilkan Ketua DPR Puan Maharani berbaju merah sedang memegang palu di tengah suasana rapat.

Unggahan disertai narasi:

RUU Perampasan Aset Di Tolak Oleh DPR RI

Presiden Prabowo Meminta RUU Perampasan Aset Di Sahkan Menjadi RUU Namun Tetapi DPR RI Menolak RUU Perampasan Aset, Ada Apa Dengan DPR RI Menolak RUU Perampasan Aset?

Apa Harapan Kalian Untuk DPR?”

Per Rabu (19/03/2025) kemain, unggahan sudah menuai 36 tanda suka, 21 komentar, serta dibagikan ulang sebanyak 17 kali dan ditonton oleh lebih dari 5.000 pengguna TikTok.

Pemeriksaan Fakta

Melansir dari Turnbackhoax.id, berdasarkan penelusuran menggunakan Google Image, Tim Pemeriksa Fakta menemukan foto Puan Maharani tersebut mirip dengan unggahan liputan6.com dalam pemberitaan “Pidato Pertama Puan Maharani Sebagai Ketua DPR, Bicara NKRI Hingga Kritik” yang tayang Oktober 2019.

Konteks asli foto tak ada kaitannya dengan RUU Perampasan Aset. 

Terkait perkembangan RUU Perampasan Aset, dilansir dari pemberitaan tempo.co “Sampai Mana Perkembangan RUU Perampasan Aset” yang tayang Senin (17/3/2025).

Diketahui kalau RUU tersebut gagal masuk ke program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2025. Belum ada informasi resmi perihal DPR resmi menolak RUU Perampasan Aset. 

Konteks asli foto dalam video adalah momen pidato pertama Puan Maharani pada 2019 lalu sebagai Ketua DPR.

Belum ada informasi resmi perihal DPR resmi menolak RUU Perampasan Aset.

Maka bisa disimpulkan, unggahan video disertai klaim “Ketua DPR Puan Maharani tolak RUU Perampasan Aset” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

Puan Maharani tolak RUU Perampasan Aset. [Ist]
Puan Maharani tolak RUU Perampasan Aset. [Ist]

Profil singkat Puan Maharani

Puan Maharani adalah salah satu tokoh politik Indonesia yang memiliki perjalanan karier panjang di dunia pemerintahan.

Sebagai cucu dari Proklamator RI Soekarno dan putri dari Megawati Soekarnoputri, kiprah politiknya tidak lepas dari pengaruh keluarga besarnya.

Saat ini, Puan Maharani menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2019-2024, menjadikannya perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut dalam sejarah Indonesia.

Latar Belakang dan Pendidikan Puan Maharani lahir pada 6 September 1973 di Jakarta.

Dia adalah anak dari pasangan Megawati Soekarnoputri dan Taufiq Kiemas, dua figur yang berperan penting dalam dunia politik Indonesia.

Pendidikan tingginya ditempuh di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), tempat ia mendalami bidang komunikasi politik.

Awal Karier Politik Puan mulai aktif di dunia politik melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), partai yang didirikan dan dipimpin oleh ibunya, Megawati Soekarnoputri.

Karier politiknya semakin menonjol setelah ia terpilih sebagai anggota DPR RI pada 2009 dari daerah pemilihan Jawa Tengah V.

Sejak saat itu, namanya mulai dikenal luas di dunia politik nasional.

Jabatan dan Prestasi Pada periode kedua sebagai anggota DPR (2014-2019), Puan dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Selama menjabat, ia berperan dalam berbagai kebijakan sosial, termasuk Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Pada 2019, Puan Maharani kembali mencetak sejarah dengan terpilih sebagai Ketua DPR RI, menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan tersebut.

Sebagai Ketua DPR, ia mengawal berbagai kebijakan dan undang-undang penting, termasuk dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat.

Pengaruh dan Kiprah Politik Sebagai politikus, Puan dikenal sebagai sosok yang tegas dan memiliki visi dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih baik.

Dengan latar belakang keluarganya yang kuat di dunia politik, ia juga dianggap sebagai salah satu figur potensial dalam suksesi kepemimpinan di Indonesia.

Namanya kerap disebut dalam bursa calon pemimpin nasional di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Pendaftaran Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) Lewat Tautan Saja?

CEK FAKTA: Benarkah Pendaftaran Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) Lewat Tautan Saja?

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 14:29 WIB

CEK FAKTA: Hotman Paris Punya Situs Judi Online

CEK FAKTA: Hotman Paris Punya Situs Judi Online

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:59 WIB

CEK FAKTA: Lowongan Kerja Perum DAMRI Beredar di Facebook

CEK FAKTA: Lowongan Kerja Perum DAMRI Beredar di Facebook

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 23:59 WIB

Terkini

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:18 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:00 WIB

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:51 WIB

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:47 WIB

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB