Sejarah Penyaringan Air Masa Kesultanan Banten: Ada Pangindelan Abang, Putih dan Emas

Hairul Alwan

Rabu, 26 Maret 2025 | 15:27 WIB
Sejarah Penyaringan Air Masa Kesultanan Banten: Ada Pangindelan Abang, Putih dan Emas
Pangindelan emas di kraton Surosoan Banten Lama (Suara.com/Yandi Sofyan)

Suara.com - Pada masa Kesultanan Banten tepatnya abad ke-17, kerajaan di Banten itu telah memiliki teknologi penyaringan air sendiri. Penyaringan air Kesultanan Banten itu disebut Pangindelan.

Pangindelan saluran air Danau Tasikardi ke Keraton Surosoan Kesultanan Banten itu terdapat tiga jenis yakni Pangindelan Abang, Pangindelan Putih dan Pangindelan Emas.

Kala itu, pembuatan pangindelan dibuat atas campur tangan tekhnologi yang berkembang saat itu yang masuk ke Kesultanan Banten untuk penyaringan air yang disalurkan dari Danau Tasikardi menuju Keraton Surosowan pada zaman Kesultanan Banten.

Pada abad ke-17 itu juga, seiring kemajuan teknologi mulai masuk ke wilayah Kesultanan Banten, saat itu Sultan Banten di pimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa.

Saat itu, Keraton Surosowan kekurangan air bersih dan jernih, Sultan mencoba membuat sumur di tengah Keraton Surosowan, akan tetapi air yang keluar dari sumur tersebut asin dan tidak bersih, sehingga tidak bisa digunakan oleh penduduk Keraton.

Warga melintasi Pangindelan Abang [Suara.com/ Adi Mulyadi]
Warga melintasi Pangindelan Abang di Jalan Banten Lama. [Suara.com/ Yandi Sofyan]

Sultan Ageng Tirtayasa, langsung membuat proyek besar untuk membuat saluran air dari Danau Tasikardi menuju Keraton Surosowan untuk mendapatkan air bersih dan layak pakai.

Saluran air sepanjang 1,5 kilometer itu tidak dibuat begitu saja, agar air yang dihasilkan bersih dan jernih di buatkan penyaringan air atau pangindelan di tiga titik yang berbeda. Saat ini tiga saringan air pada saluran air disebut pangindelan abang, pangindelan putih, dan pangindelan emas.

Ketiga saringan itu memiliki fungsi masing-masing, karena air dari Tasikardi saat itu belum bersih dan jernih. Pangindelan abang yaitu saringan pertama dari Danau Tasikardi saat kondisi air masih keruh.

Dari Pangindelan abang, air tersebut masuk ke Pangindelan putih air sudah jernih namun belum dapat di konsumsi, selanjutnya air di alirkan lagi ke Pangindelan Emas untuk mendapatkan air yang sangat jernih dan siap di gunakan di Keraton Surosowan.

baca juga

Diketahui, Danau Tasikardi dibuat pada zaman Sultan kedua Banten yakni Maulana Yusuf. Selain persembahan untuk ibunda Maulana Yusuf bernama Ratu Ayu Kirana Purnomosidi.

juga digunakan tempat rekreasi keluarga Sultan Banten, serta digunakan untuk cadangan air pesawahan Sultan Banten dan suplay air ke Keraton Surosowan pada zaman Sultan Agung Tirtayasa.

Suara.com, mencoba menelusuri keberadaan pangindelan yang di buat pada masa Kesultanan Ageng Tirtayasa. Sekitar kurang lebih 200 meter pangendelan abang dari danau Tasikardi.

Selanjutnya kurang lebih 500 meter keberadaan pangindelan putih dari pangindelan abang persis ditengah sawah, sementara jarak pangindelan emas berada kurang lebih 800 meter dari pangindelan putih, persis dekat dengan Keraton Surosowan.

Staf Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten Mulangkara mengatakan, jauh sebelum pembuatan saluran pipa dari Tasikardi menuju Surosowan, Danau Tasikardi dibuat untuk tempat rekreasi keluarga Sultan Banten, selain itu juga untuk cadangan suplay air pesawahan milik Sultan Banten.

"Tujuannya utamanya Danau Tasikardi untuk rekreasi keluarga Sultan Banten pada Sultan kedua Banten selain itu, digunakan untuk suplay air ke pesawahan milik kerajaan," katanya kepada Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Banten Atur Arus Mudik Lebaran 2025: Ganjil Genap dan Pengaturan Pelabuhan, Simak Selengkapnya

Polda Banten Atur Arus Mudik Lebaran 2025: Ganjil Genap dan Pengaturan Pelabuhan, Simak Selengkapnya

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:34 WIB

CEK FAKTA: Pagar Laut di Banten Berubah Jadi Pagar Beton

CEK FAKTA: Pagar Laut di Banten Berubah Jadi Pagar Beton

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:45 WIB

Sejarah Banten dan Asal Usul Hingga Arti Nama di Baliknya

Sejarah Banten dan Asal Usul Hingga Arti Nama di Baliknya

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 22:50 WIB

Akal-akalan Kawanan Penimbun BBM Subsidi, Siapkan Plat Nomor Palsu Hingga Tangki Rahasia

Akal-akalan Kawanan Penimbun BBM Subsidi, Siapkan Plat Nomor Palsu Hingga Tangki Rahasia

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 09:41 WIB

KMP Portlink III Tabrak Mobile Bridge Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak

KMP Portlink III Tabrak Mobile Bridge Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak

News | Senin, 17 Maret 2025 | 15:12 WIB

Daftar 'Buffer Zone' Lalin Arus Mudik 2025 di Banten Jika Terjadi Kepadatan 'Zona Merah'

Daftar 'Buffer Zone' Lalin Arus Mudik 2025 di Banten Jika Terjadi Kepadatan 'Zona Merah'

News | Sabtu, 15 Maret 2025 | 09:27 WIB

Terkini

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Demo di DPR, BEM SI Desak Pendidikan Gratis dan RUU Sisdiknas Segera Disahkan

Demo di DPR, BEM SI Desak Pendidikan Gratis dan RUU Sisdiknas Segera Disahkan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi

Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi

Kalbar | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Anthony Hudson Matangkan 3 Strategi Thailand

Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Anthony Hudson Matangkan 3 Strategi Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Cara Mengedit Dokumen PDF dan Koreksi Tugas di Tablet Android, Bisa Pakai Jari atau Stylus

Cara Mengedit Dokumen PDF dan Koreksi Tugas di Tablet Android, Bisa Pakai Jari atau Stylus

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:36 WIB

BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi

BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi

Batam | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Akademisi UGM: NCB Perampasan Aset Hanya Bisa Dilakukan Kalau Ada Proses Pidana

Akademisi UGM: NCB Perampasan Aset Hanya Bisa Dilakukan Kalau Ada Proses Pidana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Gantikan Presisi, Polri Resmi Usung Slogan Baru 'Polisi Bersama Masyarakat'

Gantikan Presisi, Polri Resmi Usung Slogan Baru 'Polisi Bersama Masyarakat'

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Resmi, Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN Buntut Temuan Fasilitas Mewah

Resmi, Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN Buntut Temuan Fasilitas Mewah

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:32 WIB

PELOPOR BRI 2026, Langkah BRI Perkuat Integritas di Semua Lini

PELOPOR BRI 2026, Langkah BRI Perkuat Integritas di Semua Lini

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:31 WIB

×