Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Ukraina? Kemlu RI Buka Suara

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 26 Maret 2025 | 17:57 WIB
Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Ukraina? Kemlu RI Buka Suara
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Rolliansyah Soemirat. (Antara)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada permintaan resmi mengenai partisipasi Indonesia dalam pasukan perdamaian yang diusulkan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk ditugaskan di perbatasan Rusia-Ukraina.

Juru Bicara Kemlu RI, Rolliansyah Soemirat, menyampaikan bahwa Kemlu belum menerima permintaan resmi dari pihak mana pun mengenai keberadaan pasukan perdamaian Indonesia di kawasan perbatasan tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada hari Rabu.

Pernyataan Rolliansyah tersebut sebagai tanggapan atas informasi mengenai usulan partisipasi Indonesia dalam pasukan perdamaian PBB, yang direncanakan akan dikerahkan ke Ukraina setelah tercapainya gencatan senjata. Namun, usulan tersebut belum mendapatkan kesepakatan di antara komunitas internasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Rolliansyah Soemirat (kiri) menyampaikan pernyataannya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (31/10/2024). (ANTARA/Nabil Ihsan)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Rolliansyah Soemirat (kiri) menyampaikan pernyataannya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (31/10/2024). (ANTARA/Nabil Ihsan)

Walaupun demikian, Rolliansyah menegaskan bahwa pemerintah RI akan terus memantau proses negosiasi yang sedang berlangsung antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik di Ukraina.

Indonesia juga mendukung seluruh upaya untuk menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina melalui negosiasi dan diplomasi yang inklusif, tambah Jubir Kemlu tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menggarisbawahi pentingnya penyelesaian damai konflik di Ukraina dengan melibatkan semua pihak melalui dialog terbuka dan mekanisme multilateral yang inklusif. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai pertemuan bilateral dengan Menlu Prancis, Jean-Noel Barrot, di Jakarta pada hari Rabu.

Sebelumnya, beberapa media Ukraina melaporkan usulan untuk mengerahkan pasukan perdamaian PBB di perbatasan Rusia-Ukraina setelah tercapainya gencatan senjata yang mengakhiri perang antara kedua negara.

Media tersebut mengutip laporan dari surat kabar Italia La Repubblica yang menyebutkan bahwa sekutu-sekutu Ukraina mengusulkan agar pasukan perdamaian PBB terdiri dari tentara Indonesia, India, Brasil, dan Arab Saudi.

Dikabarkan juga bahwa pasukan ini akan bekerja sama dengan koalisi pasukan perdamaian dari negara-negara Eropa untuk mengamankan perbatasan antara Ukraina dan Uni Eropa.

baca juga

Upaya RI jadi penyeimbang global

Menteri Luar Negeri RI Sugiono memandang "tradisi" Indonesia untuk berkontribusi dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencerminkan komitmen RI untuk berperan sebagai “penyeimbang” global.

“Sebagai bukti nyata dari pengaruh dan upaya Indonesia menjadi kekuatan penyeimbang secara global dan sesuai dengan amanat Konstitusi, Indonesia meneruskan tradisi sebagai negara pengirim pasukan ke misi pemeliharaan perdamaian PBB,” ucap Sugiono, Jumat.

Menteri Luar Negeri Sugiono. [ANTARA]
Menteri Luar Negeri Sugiono. [ANTARA]

Dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) yang disampaikan Menlu Sugiono di Jakarta, ia menjelaskan bahwa Indonesia adalah kontributor pasukan penjaga perdamaian PBB terbesar ke-lima sedunia.

Hingga saat ini, sebanyak 2.736 personel gabungan dari Indonesia aktif bertugas dalam delapan misi penjaga perdamaian PBB di berbagai kawasan di penjuru dunia, kata Menlu RI.

Sugiono juga menegaskan bahwa Indonesia tak akan ragu menambah jumlah personel untuk bertugas di bawah mandat PBB, termasuk kemungkinan mengirim pasukan ke Palestina demi mewujudkan solusi dua negara dan memastikan kemerdekaan Palestina.

“Dan apabila diputuskan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Indonesia juga siap mengirim pasukan perdamaian PBB (ke Palestina),” ucap dia.

Untuk itu, Menlu RI menyampaikan rasa bangga serta terima kasih atas perjuangan dan pengabdian personel RI yang bertugas menjaga perdamaian di seluruh dunia di bawah mandat PBB.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perjuanganmu, atas pengorbananmu, atas keberanianmu,” kata Sugiono.

“Kami berharap semua personel misi tersebut bisa kembali ke Tanah Air setelah selesai menjalankan tugasnya dalam keadaan yang baik, selamat, dan sehat, sehingga bisa berkumpul kembali bersama keluarga,” ucap Sugiono menambahkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zelenskyy Buka Pintu: Negara Lain Bisa Ikut Pantau Kesepakatan AS-Ukraina

Zelenskyy Buka Pintu: Negara Lain Bisa Ikut Pantau Kesepakatan AS-Ukraina

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 14:39 WIB

Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 09:43 WIB

Rusia Lancarkan Serangan Udara Dahsyat: 139 Drone dan Rudal Hantam Ukraina Semalam

Rusia Lancarkan Serangan Udara Dahsyat: 139 Drone dan Rudal Hantam Ukraina Semalam

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 20:31 WIB

Serangan Drone Maut Rusia di Ukraina: 7 Tewas, Komitmen Gencatan Senjata Dipertanyakan

Serangan Drone Maut Rusia di Ukraina: 7 Tewas, Komitmen Gencatan Senjata Dipertanyakan

News | Senin, 24 Maret 2025 | 18:02 WIB

Trump Gebrak Meja: Zelensky 'Tidak Hormati' AS dan Ancam Hentikan Bantuan!

Trump Gebrak Meja: Zelensky 'Tidak Hormati' AS dan Ancam Hentikan Bantuan!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 17:14 WIB

Rusia Gempur Ukraina dengan Serangan Drone Terbesar, Lukai Tiga Remaja dan Picu Kebakaran

Rusia Gempur Ukraina dengan Serangan Drone Terbesar, Lukai Tiga Remaja dan Picu Kebakaran

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 22:57 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:35 WIB

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:33 WIB

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu

Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia

Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:16 WIB

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:11 WIB

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:06 WIB

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah,  Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

×