Rusia Lancarkan Serangan Udara Dahsyat: 139 Drone dan Rudal Hantam Ukraina Semalam

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 25 Maret 2025 | 20:31 WIB
Rusia Lancarkan Serangan Udara Dahsyat: 139 Drone dan Rudal Hantam Ukraina Semalam
Arsip - Asap membumbung di Kiev akibat serangan udara Rusia. (ANTARA/Xinhua)

Suara.com - Angkatan udara Ukraina mengatakan pada hari Selasa bahwa Rusia meluncurkan 139 pesawat nirawak dan rudal balistik Iskander-M selama serangan semalam yang melukai dua orang dan merusak fasilitas penyimpanan.

Angkatan udara menembak jatuh 78 pesawat nirawak dan 34 lainnya tidak mencapai target, tambahnya dalam sebuah pernyataan di Telegram tanpa menyebutkan apa yang terjadi pada 27 pesawat nirawak yang tersisa atau rudal tersebut.

Serangan semalam tersebut menyebabkan kebakaran di hanggar perusahaan di wilayah Poltava, melukai dua orang, dan merusak dua fasilitas penyimpanan di wilayah Kyiv, kata pejabat setempat.

Serangan pesawat nirawak tersebut juga merusak jaringan listrik kereta api dan memicu kebakaran yang membentang seluas 8.400 meter persegi di sekitar perusahaan yang tidak beroperasi di kota Izium di wilayah timur laut Kharkiv, menurut Gubernur Oleh Syniehubov.

Dia mengatakan bahwa dua fasilitas infrastruktur sipil juga rusak tetapi melaporkan tidak ada korban jiwa. Serangan Rusia semalam itu menyusul perundingan hari Senin antara perwakilan negara itu dan pejabat AS di Arab Saudi tentang kemungkinan gencatan senjata di laut dalam perang tiga tahun dengan Ukraina.

Tentara Rusia
Tentara Rusia

Serangan sebelumnya tewaskan 7 orang

Setidaknya tujuh orang tewas setelah Rusia meluncurkan rentetan serangan pesawat nirawak di Ukraina pada Minggu malam, menurut pejabat Ukraina dan layanan darurat setempat.

Serangan tersebut, termasuk di ibu kota, Kyiv, terjadi menjelang perundingan gencatan senjata di Arab Saudi, di mana Ukraina dan Rusia diperkirakan akan mengadakan pembicaraan tidak langsung yang dimediasi AS pada Senin untuk membahas jeda dalam serangan jarak jauh yang menargetkan fasilitas energi dan infrastruktur sipil.

Delegasi Ukraina diperkirakan akan bertemu dengan pejabat AS di Arab Saudi sehari menjelang perundingan tidak langsung, kata Presiden Ukraina Voldoymyr Zelenskyy. Ukraina berencana untuk mengirim tim teknis guna membahas perincian gencatan senjata parsial.

baca juga

Berbicara di "Fox News Sunday," utusan khusus Trump Steve Witkoff mengatakan ia mengharapkan "beberapa kemajuan nyata" dalam perundingan di Arab Saudi, "terutama karena hal itu memengaruhi gencatan senjata Laut Hitam pada kapal-kapal antara kedua negara, dan dari situ Anda secara alami akan tertarik pada gencatan senjata tembak penuh."

Ketika ditanya tentang kekhawatiran bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin melihat ke luar Ukraina dan dapat menekan lebih jauh ke Eropa, bahkan jika Rusia sekarang diberikan wilayah di Ukraina, Witkoff mengatakan bahwa ia telah ditanya pendapatnya tentang apa motif Putin dalam skala besar.

“Saya hanya mengatakan bahwa saya tidak melihat bahwa ia ingin mengambil alih seluruh Eropa. Ini adalah situasi yang jauh berbeda dari Perang Dunia II. Dalam Perang Dunia II tidak ada NATO. Anda memiliki negara-negara yang bersenjata di sana. Saya percaya pada perkataannya dalam hal ini. Dan saya pikir orang-orang Eropa juga mulai meyakini hal itu. Namun, itu tidak penting. Itu masalah akademis. ... Agendanya adalah menghentikan pembunuhan, menghentikan pembantaian, mari kita akhiri hal ini.”

Potret Bendera Rusia dan Ukraina. (Allkpop)
Potret Bendera Rusia dan Ukraina. (Allkpop)

Ketika ditanya apakah ia yakin bahwa Putin menginginkan perdamaian, Witkoff berkata: “Saya merasa bahwa ia menginginkan perdamaian.”

Bangunan perumahan terkena puing-puing Rusia meluncurkan 147 pesawat tanpa awak di seluruh Ukraina dalam semalam, menurut Angkatan Udara Ukraina.

Pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 97 pesawat, dan 25 pesawat lainnya tidak mencapai target karena tindakan balasan Ukraina. Serangan tersebut menghantam wilayah Kharkiv, Sumy, Chernihiv, Odesa, dan Donetsk, serta ibu kota, Kyiv, The Associated Press melaporkan.

Tiga orang, termasuk seorang anak berusia 5 tahun, tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangan pesawat nirawak di Kyiv, kata administrasi militer kota tersebut. Suara ledakan yang panjang terdengar di seluruh ibu kota Ukraina pada dini hari saat serangan udara berlangsung selama lebih dari lima jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Drone Maut Rusia di Ukraina: 7 Tewas, Komitmen Gencatan Senjata Dipertanyakan

Serangan Drone Maut Rusia di Ukraina: 7 Tewas, Komitmen Gencatan Senjata Dipertanyakan

News | Senin, 24 Maret 2025 | 18:02 WIB

Trump Gebrak Meja: Zelensky 'Tidak Hormati' AS dan Ancam Hentikan Bantuan!

Trump Gebrak Meja: Zelensky 'Tidak Hormati' AS dan Ancam Hentikan Bantuan!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 17:14 WIB

Rusia Gempur Ukraina dengan Serangan Drone Terbesar, Lukai Tiga Remaja dan Picu Kebakaran

Rusia Gempur Ukraina dengan Serangan Drone Terbesar, Lukai Tiga Remaja dan Picu Kebakaran

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 22:57 WIB

Utusan AS Klaim Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Mungkin Tercapai dalam Hitungan Minggu!

Utusan AS Klaim Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Mungkin Tercapai dalam Hitungan Minggu!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 14:06 WIB

Gencatan Senjata Rusak? Rusia Tuding Ukraina Sabotase Kesepakatan Putin-Trump!

Gencatan Senjata Rusak? Rusia Tuding Ukraina Sabotase Kesepakatan Putin-Trump!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:34 WIB

Pertemuan Rahasia Trump-Putin Ungkap Titik Temu untuk Ukraina? Zelensky Bakal Bertemu di Arab Saudi

Pertemuan Rahasia Trump-Putin Ungkap Titik Temu untuk Ukraina? Zelensky Bakal Bertemu di Arab Saudi

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 10:41 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×