Israel Bidik Indonesia Jadi Target Relokasi Warga Gaza? 100 Orang Siap Diberangkatkan

Chandra Iswinarno

Kamis, 27 Maret 2025 | 14:05 WIB
Israel Bidik Indonesia Jadi Target Relokasi Warga Gaza? 100 Orang Siap Diberangkatkan
Situasi di Gaza, Palestina beberapa waktu lalu. [ANTARA/Anadolu/py]

Suara.com - Israel tampaknya tidak main-main untuk memindahkan warga Gaza, Palestina ke Indonesia.

Dilaporkan media setempat, The Times of Israel bahwa kelompok pertama yang berjumlah 100 Warga Gaza bersiap diberangkatkan ke Indonesia, sebagai bagian dari program migrasi sukarela.

Dilaporkan Channel 12, program tersebut akan dilaksanakan Mayjen Ghassa Alian, Kepala Koordinasi Kegiatan Pemerintah di Wilayah atau COGAT. 

Menurut laporan media tersebut, Warga Gaza akan dipekerjakan di sektor konstruksi.

Apabila program rintisan tersebut berhasil, diharapkan bisa memotivasi ribuan Warga Gaza melakukan migrasi sukarela ke Indonesia untuk bekerja dan berpotensi tinggal secara permanen, dengan persetujuan Pemerintah Jakarta.

Masih menurut laporan media tersebut, lantaran Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik, maka kedua pihak membuka saluran komunikasi khusus guna merancang program ini.

Sementara itu, berdasarkan laporan yang beredar, program tersebut akan dikelola oleh 'administrasi migrasi' yang dibentuk Pemerintah Israel. 

Pengelolaannya di bawah pimpinan Brigjen (purn) Ofer Winter, perwira kontroversial yang populer di kalangan komunitas religius-nasionalis. 

Adapun, Menteri Pertahanan Israel Katz bertanggung jawab atas inisiatif ini.

baca juga

Untuk dikethui, berdasarkan data PBB pada September 2023, ada lebih dari dua pertiga bangunan di Gaza hancur atau rusak selama perang yang dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 silam. 

Sementara itu, rencana Amerika Serikat di Bawah Presiden Donald Trump untuk 'mengambil alih' Gaza dan memindahkan penduduknya ke negara lain, ditolak Otoritas Palestina dan negara-negara Arab. 

Sebaliknya, Mesir mengusulkan rehabilitasi Gaza tanpa relokasi massal.

Sementara itu, Pemerintah Israel disebut-sebut telah menjajaki kerja sama rahasia dengan Republik Kongo dan negara lain untuk menampung imigran Gaza. 

Langkah tersebut menuai kritik dari pemimpin di regional, meski terus diproyeksikan sebagai solusi alternatif pascakonflik.

Sebelumnya, Utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff pernah menyampaikan pertimbangan untuk merelokasi Warga Palestina ke berbagai negara, salah satunya Indonesia.

Namun, pertimbangan tersebut mendapat pertentangan dari Otoritas Palestina. 

Indonesia Tolak Relokasi

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menegaskan, tidak pernah ada pembicaraan mengenai rencana relokasi warga Palestina di Gaza ke Indonesia.

"Pada dasarnya, kita tidak bisa menerima relokasi warga Gaza dari Gaza, karena rekonstruksi bukan menjadi alasan untuk melakukan relokasi. Tetapi sampai sekarang, tidak ada pembicaraan soal itu,” ujar Anis saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Menurut Anis, Pemerintah Indonesia tetap fokus pada dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Saat ini, Indonesia melakukan koordinasi teknis dengan sejumlah pihak untuk kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat di Gaza. 

Ratusan massa Aksi Bela Palestina menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ratusan massa Aksi Bela Palestina menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun, ia belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai rencana tersebut.

"Kami sekarang masih dalam tahap koordinasi teknis terkait penyaluran bantuan kemanusiaan," katanya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengeluarkan pernyataan resmi pada Selasa (21/1/2025) yang membantah keras adanya rencana tersebut.

"Pemerintah RI tidak pernah memperoleh informasi apapun, dari siapapun, maupun rencana apapun terkait relokasi sebagian dari dua juta penduduk Gaza ke Indonesia sebagai bagian dari upaya rekonstruksi pasca-konflik," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan Rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan saat pidato perdananya usai dilantik menjadi presiden. 

Indonesia, kata Prabowo, akan terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina di tengah situasi yang makin memburuk akibat konflik, dengan berpegang pada prinsip anti penjajahan, anti penindasan, dan solidaritas global.

"Kita punya prinsip kita harus solider, kita harus membela rakyat-rakyat yang tertindas di dunia ini. Karena itu kita mendukung kemerdekaan rakyat Palestina," ucap Presiden Prabowo pada pidato pertamanya usai Pengucapan Sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, pada Minggu, 20 Oktober 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaza di Ambang Krisis Kesehatan: 80% Pasien Tak Tertangani, 'Kematian Baru Setiap Menit'

Gaza di Ambang Krisis Kesehatan: 80% Pasien Tak Tertangani, 'Kematian Baru Setiap Menit'

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 22:46 WIB

Dubes Iran Bongkar Kebohongan Zionis Israel: Isu Syiah-Sunni Hanya Taktik Pecah Belah!

Dubes Iran Bongkar Kebohongan Zionis Israel: Isu Syiah-Sunni Hanya Taktik Pecah Belah!

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 21:52 WIB

Eskalasi Mengerikan: Israel Bombardir Lebanon, Agresi di Tepi Barat Meningkat!

Eskalasi Mengerikan: Israel Bombardir Lebanon, Agresi di Tepi Barat Meningkat!

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:54 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'

Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:46 WIB

4 Parfum Braven Terbaik untuk Pria yang Murah dan Wanginya Tahan Lama Menurut Review

4 Parfum Braven Terbaik untuk Pria yang Murah dan Wanginya Tahan Lama Menurut Review

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 11:45 WIB

Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini

Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini

Sumbar | Senin, 27 Juli 2026 | 11:44 WIB

Ketika Negara Lebih Sibuk Memberi Makan daripada Pastikan Anak Bisa Belajar

Ketika Negara Lebih Sibuk Memberi Makan daripada Pastikan Anak Bisa Belajar

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 11:44 WIB

Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini

Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:38 WIB

Marvel Umumkan Film Ghost Rider Terbaru, Ryan Gosling Jadi Bintang Utama

Marvel Umumkan Film Ghost Rider Terbaru, Ryan Gosling Jadi Bintang Utama

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 11:37 WIB

Perry Warjiyo Dipaksa Mundur? Ada Tekanan Politik ke BI!

Perry Warjiyo Dipaksa Mundur? Ada Tekanan Politik ke BI!

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:34 WIB

Membangun Transportasi Ramah Anak dan Lingkungan, Mengapa Jakarta Perlu Mendengar Suara Anak-anak?

Membangun Transportasi Ramah Anak dan Lingkungan, Mengapa Jakarta Perlu Mendengar Suara Anak-anak?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 11:33 WIB

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:32 WIB

10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO

10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 11:30 WIB

×