Success Story Wali Kota Tangerang Sachrudin: Perjalanan Honorer Jadi Orang Nomor Satu di Tangerang

Hairul Alwan

Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:39 WIB
Success Story Wali Kota Tangerang Sachrudin: Perjalanan Honorer Jadi Orang Nomor Satu di Tangerang
Wali Kota Tangerang, Sachrudin. [Dok Pemkot Tangerang]
Wali Kota Tangerang, Sachrudin. [Dok Pemkot Tangerang]
Wali Kota Tangerang, Sachrudin. [Dok Pemkot Tangerang]

"Kemudian saya jadi Camat Cipondoh lalu menjabat sebagai Camat Pinang hingga akhirnya dipinang oleh Pak Arief (Wali Kota Tangerang periode 2013-2018 dan 2018-2024) sebagai calon Wakil Wali Kota Tangerang hingga menjabat dua periode menjadi Wakil Wali Kota Tangerang," kata Sachrudin.

Bisa ceritakan lebih detail saat dipinang jadi Wakil Wali Kota Tangerang pak?

Saat dipinang sebagai pendamping Arief R Wismansyah, Sachrudin mengaku sempat merasa tidak pantas dan sempat merekomendasikan orang untuk menggantikannya.

"Ketika dipinang Pak Arief yang pertama saya fikirkan soal pembangunan kota Kota Tangerang. Tapi begit dipinang saya bilang ke Pak Arief 'yang lain saja pak' saya sempat arahkan untuk menggandeng teman saya," tuturnya menceritakan kisahnya saat diminta mendampingi Arief R Wismansyah.

Waktu itu banyak pertimbangan, tapi kita enggak tahu ya kalau Allah sudah berkehendak. Akhirnya enggak bisa nolak saya. Nah udah gitu langsung dipinang jadi Wakil Wali Kota Tangerang," kata Sachrudin.

Tak hanya satu periode, Sachrudin diminta mendampingi Arief R Wismansyah pada kepemimpinannya yang kedua. Kala itu, Arief R Wismansyah dan Sachrudin sempat dikabarkan tidak akan berdampingan, namun akhirnya tetap mencalonkan bersama.

"Memang sempat ramai pisah (tidak mencalonkan bersama-red), tapi akhirnya bersama lagi. Itu Dinamika politik," kata Sachrudin.

Apa yang akan diperbaiki atau disempurnakan di kepemimpinan bapak sebagai Wali Kota Tangerang?

"Banyak yang sudah dilakukan sama Pak Arief yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kaitan dengan infrastruktur pendidikan, kemudian kesehatan, masalah sosial lainnya juga begitu banyaknya," kata Sachrudin.

"Ini semua kan berkelanjutan pembangunan. Jadi saat ini juga saya berpikir bagaimana untuk melakukan peningkatan-peningkatan yang sudah dilakukan dua periode lalu," ungkapnya.

"Kemudian inovasi-inovasi bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, menuju masyarakat kota Tangerang bisa sejahtera.
Kota yang kolaboratif, kota yang maju, berkelanjutan sejahtera dan berahlak yang mulia ahklakul Karimah," tuturnya.

Untuk mewujudkan Kota Tangerang lebih baik perlu kerjasama pak?

"(pembangunan dan pengembangan) Itu kan enggak bisa sendirian. Bagaimana kita bisa mengajak semua lapisan masyarakat bersama-sama membangun kota ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat program yang kita lakukan adalah untuk mereka, sehingga mereka mau menyambutnya, mau mendukungnya," kata Sachrudin.

"Tanpa dukungan masyarakat kan nggak bisa berjalan, tanpa partisipasi. Kita memerlukan peran serta partisipasi masyarakat, kepedulian masyarakat untuk memanfaatkan program-program kegiatan kita pemerintah sehingga banyak manfaatnya. Begitu dia rasakan, ya ada peningkatan-peningkatan, kerjasama, kolaborasi," katanya.

Ceritakan titik terendah yang pernah dialami dan cara bangkit lagi?

"Dalam perjalanan hidup seseorang itu pasti ada, ada ya ujian cobaan itu. Di titik terendah saya, saya terus berusaha keras meningkatkan keyakinan saya sama yang sang pencipta," tutur Sachrudin.

"Kalau kita usaha, ikhtiar, berdoa itu enggak ada yang enggak mungkin. Nah semangat itu yang terus saya bangun tanpa menyerah. Sehingga dengan semangat keras yang kita lakukan, usaha kita maksimal dengan keyakinan yang kita miliki, ya alhamdulillah kita pasti ketemu solusinya. Karena hidup itu ada di antara ujian dan cobaan dan setiap masalah pasti ada solusinya," paparnya.

Pesan Pak Wali untuk generasi muda yang masih bimbang dan mencari suksesnya?

"Generasi muda harus banyak belajar, semangat, usahanya, ikhtiarnya, bangun keyakinan, pantang menyerah, yakin bahwa usahanya akan digapai. Dengan belajar anak-anak muda penuh harapan tentunya," katanya.

"Belajar dengan orang-orang yang pernah punya pengalaman. Belajar dari kelebihan orang lain. Belajar menghargai, belajar menghormati, belajar berintrospeksi, dapat mengendalikan diri. Agar timbul sebuah keyakinan, jalan terus dan jangan pernah menyerah," pungkas Sachrudin.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tol Tangerang-Merak Terapkan Ganjil Genap Saat Arus Mudik Lebaran 2025

Tol Tangerang-Merak Terapkan Ganjil Genap Saat Arus Mudik Lebaran 2025

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 11:24 WIB

Kades Kohod Jadi Tersangka Pagar Laut, Warga Tangerang Ramai-ramai Cukur Gundul dan Gelar Selamatan

Kades Kohod Jadi Tersangka Pagar Laut, Warga Tangerang Ramai-ramai Cukur Gundul dan Gelar Selamatan

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:38 WIB

Kejagung Pastikan Tetap Usut Kasus Pagar Laut Tangerang, Sudah Kirim Surat ke Kades Kohod

Kejagung Pastikan Tetap Usut Kasus Pagar Laut Tangerang, Sudah Kirim Surat ke Kades Kohod

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:33 WIB

Kelangkaan Gas 3 Kg di Tangerang, Warga Ngamuk Banting Tabung

Kelangkaan Gas 3 Kg di Tangerang, Warga Ngamuk Banting Tabung

Video | Selasa, 04 Februari 2025 | 05:05 WIB

Terkini

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:51 WIB

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:10 WIB

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:21 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB