Sebagai bentuk komitmen terhadap perdamaian, pertemuan antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan warga dari ketiga desa terus dilakukan.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju rekonsiliasi dan pemulihan hubungan antarwarga.
Menguatkan Solidaritas dan Menjaga Perdamaian
Kanwil Kemenag Maluku juga menekankan pentingnya peran pemuka agama dan masyarakat dalam membangun kembali kepercayaan dan solidaritas.
"Mari kita selesaikan permasalahan ini dengan musyawarah dan hati yang dingin. Sebagai saudara sebangsa, kita harus merajut kembali persaudaraan yang sempat terganggu oleh konflik ini," ujar Yamin.
Ia juga mengingatkan bahwa segala bentuk perselisihan harus diserahkan kepada pihak berwenang untuk diselesaikan secara hukum.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri yang justru dapat memperburuk situasi.
Dengan berbagai langkah yang telah diambil, diharapkan perdamaian di Seram Utara dapat segera terwujud dan masyarakat dapat kembali hidup dalam harmoni.
Polda Maluku Berduka, Bripka Husni Gugur Saat Melerai Bentrokan
Polda Maluku menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Bripka Husni Abdullah, anggota Polsek Seram Utara, yang tewas.
Saat berupaya melerai bentrokan antara warga Desa Sawai dan Rumaholat, Kecamatan Seram Utara.
"Bapak Kapolda dan seluruh jajaran Polda Maluku sangat berduka atas gugurnya satu personel terbaik kami saat mencoba meredam perkelahian antarwarga," ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnullah.
Bripka Husni terkena tembakan dari orang tak dikenal ketika berusaha menghalau bentrokan di perbatasan kedua desa.
"Bapak Kapolda menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran," tambah Areis.
Hingga kini, aparat kepolisian dan TNI masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah bentrokan susulan.