Singgung Jokowi, Rocky Gerung Ungkap Penyebab Indonesia Tak Berdaya Hadapi Perang Tarif AS

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Senin, 07 April 2025 | 18:09 WIB
Singgung Jokowi, Rocky Gerung Ungkap Penyebab Indonesia Tak Berdaya Hadapi Perang Tarif AS
Pengamat Politik Rocky Gerung. [Tangkapan layar YouTube Rocky Gerung]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah dalang di balik tidak berdayanya Indonesia dalam menghadapi perang dagang dan kebijakan tarif resiprokal yang dilayangkan oleh Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan Rocky lewat akun YouTube Rocky Gerung Official berjudul 'Tetap Jokowi yang Harus Disalahkan, Warisannya Bikin Negara Gak Berdaya Hadapi Perang Tarif Trump'pada Minggu, 6 April 2025.

Menurutnya ketidakberdayaan Indonesia dalam menghadapi perang dagang dan kebijakan tarif resiprokal AS itu tidak terlepas dari lemahnya pemerintah 10 tahun Presiden Jokowi.

"Fundamentalnya sebetulnya lemah dari 10 tahun yang lalu. Siapa yang mesti disalahkan? Ya selalu orang akan pergi kepada Jokowi," ucap Rocky dikutip Suara.com, Senin (7/4/2025).

Buzzer-buzzer Jokowi, kata Rocky, sudah pasti tidak terima dengan analisanya tersebut. Namun Rocky menekankan apa yang terjadi saat ini memang merupakan dampak dari pemerintahan sebelumnya.

"Kan itu yang selalu diolok-olok oleh buzzer-buzzer Jokowi: 'Jokowi lagi Jokowi lagi'. Ya memang begitu cara berpikirnya dungu," ujar Rocky.

Rocky juga membandingkan kondisi Indonesia dengan beberapa negara Asia lainnya. Seperti Singapura, Malaysia, Vietnam dan Korea Selatan yang menurutnya lebih gagah dalam menghadapi perang dagang dan kebijakan tarif resiprokal AS.

"Jadi kemampuan kita untuk melihat politik di dalam keadaan turbulensi ekonomi memungkinkan kita mengevaluasi kembali mengapa Indonesia terjebak atau tidak bisa segagah Vietnam atau Malaysia Singapura yang langsung pergi ke Amerika atau Korea yang memang diproteksi oleh Amerika," ungkapnya.

Persoalan ini, kata Rocky, pasti akan menjadi pembicaraan hangat di ruang publik.

baca juga

"Semua itu pasti ada dalam pembicaraan publik hari-hari," katanya.

Perang Tarif

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan rencana kenaikan tarif sedikitnya 10 persen terhadap berbagai barang impor dari banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia pada Rabu (2/4/2025).

Berdasarkan data yang dirilis, Indonesia berada di urutan kedelapan dalam daftar negara-negara yang berpotensi terkena dampak kenaikan tarif AS, dengan besaran mencapai 32 persen.

Kebijakan ini juga menyasar sekitar 60 negara lainnya yang dianggap memberlakukan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk AS (tarif timbal balik).

Presiden Trump menyatakan bahwa kebijakan tarif resiprokal ini bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri AS. Ia dan para pejabat pemerintahannya berpendapat bahwa AS selama ini telah 'dirugikan' oleh praktik perdagangan yang dianggap tidak adil oleh banyak negara mitra dagangnya.

Potensi pengenaan tarif yang tinggi oleh AS tentu menjadi perhatian serius bagi Indonesia. AS merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, dan kebijakan tarif dapat berdampak signifikan terhadap kinerja ekspor nasional.

Presiden AS, Donald Trump (Instagram)
Presiden AS, Donald Trump (Instagram)

Beberapa sektor industri yang berorientasi ekspor ke AS berpotensi mengalami penurunan daya saing akibat kenaikan biaya masuk produk.

Selain itu, kebijakan ini juga dapat memicu ketidakpastian dalam iklim investasi dan perdagangan global. Perang dagang antara negara-negara besar dapat mengganggu rantai pasok global, meningkatkan biaya produksi, dan pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi dunia.

Buka Perundingan dengan AS

Sementara Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah tidak akan tinggal diam dalam menghadapi potensi perang dagang dan kebijakan tarif resiprokal yang dilayangkan AS.

Hal itu ditekan Prabowo saat melakukan kunjungan kerja dan panen raya di Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (7/4/2025).

Menurutnya, Indonesia telah mengambil langkah proaktif dengan mengirimkan utusan untuk melakukan perundingan yang setara dan adil dengan pihak AS.

"Kita akan berunding dengan semua negara, kita juga akan buka perundingan sama Amerika. Kita akan menyampaikan kita ingin hubungan yang baik, kita ingin hubungan yang adil, kita ingin hubungan yang setara, jadi tidak ada masalah," ujar Presiden Prabowo, yang pernyataannya disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo memahami bahwa kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan oleh AS merupakan keputusan yang diambil oleh pemimpin negara tersebut dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan industri di dalam negeri mereka.

Namun, Indonesia juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kepentingan rakyatnya dapat terakomodir dalam setiap kesepakatan perdagangan internasional.

Oleh karena itu, dalam perundingan yang akan dilakukan, delegasi Indonesia akan memprioritaskan langkah-langkah yang serupa, yaitu untuk melindungi dan memajukan kepentingan ekonomi nasional.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan menyampaikan posisinya secara jelas dan lugas kepada pihak AS.

Prabowo Subianto. [Ist]
Prabowo Subianto. [Ist]

"Pemimpin Amerika mementingkan kepentingan rakyat mereka, kita juga memikirkan rakyat kita. Tidak perlu ada rasa kecewa, tidak perlu ada rasa kuatir, kita percaya dengan kekuatan kita sendiri," tegas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyatakan bahwa apabila dalam proses perundingan ditemukan kesepakatan yang rasional dan alasan yang dapat diterima terkait dengan pengenaan tarif resiprokal, maka Indonesia akan menghormati keputusan tersebut.

Sikap ini menunjukkan komitmen Indonesia terhadap prinsip saling menghormati dan mencari solusi yang saling menguntungkan dalam hubungan internasional.

Di tengah potensi tantangan ekonomi akibat perang dagang, Prabowo tetap menyampaikan pandangan yang optimis terhadap masa depan Indonesia.

Beliau meyakini bahwa dengan persatuan dan kerja keras, bangsa Indonesia mampu melewati setiap gejolak dan bangkit menjadi negara yang semakin maju dan berdaya saing.

Dia juga memberikan semangat kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak gentar menghadapi tantangan yang mungkin timbul. Beliau menekankan pentingnya ketahanan nasional dan kepercayaan pada kekuatan sendiri dalam menghadapi situasi global yang tidak pasti.

"Kalaupun ada tantangan ya kita hadapi, dengan gagah, dengan tegar, mungkin ada beberapa saat jatuh, tapi kita akan hadapi dengan bangkit yang baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Malaysia Serukan Persatuan ASEAN Hadapi Tarif Dagang AS yang Mengguncang Ekonomi Regional

PM Malaysia Serukan Persatuan ASEAN Hadapi Tarif Dagang AS yang Mengguncang Ekonomi Regional

News | Senin, 07 April 2025 | 17:44 WIB

Prabowo Percaya Diri Lawan Tarif Trump: Tidak Perlu Ada Rasa Kuatir!

Prabowo Percaya Diri Lawan Tarif Trump: Tidak Perlu Ada Rasa Kuatir!

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 14:34 WIB

Kuatkan Mental! Rupiah Babak Belur Karena Tarif Trump

Kuatkan Mental! Rupiah Babak Belur Karena Tarif Trump

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 12:55 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:56 WIB

4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi

4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:50 WIB

×