Ini Perbedaan Penyakit Hepatitis A, B, C, D, dan E

Muhammad Yunus

Senin, 28 April 2025 | 16:41 WIB
Ini Perbedaan Penyakit Hepatitis A, B, C, D, dan E
Ilustrasi penyakit hepatitis [Suara.com/Antara]

Suara.com - Hepatitis atau peradangan hati masih menjadi ancaman kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Karena minimnya kesadaran untuk vaksinasi dan sifat virusnya yang sering kali tanpa gejala pada tahap awal.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Siloam Kebon Jeruk, dr Steven Zulkifly, Sp.PD, menjelaskan bahwa hepatitis adalah kondisi peradangan. Pada organ hati yang dapat disebabkan faktor infeksius maupun non-infeksius.

"Hepatitis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses peradangan pada hati. Penyebabnya berupa infeksi dan non infeksi," kata dr Steven dalam keterangan tertulis pada Senin.

Salah satu penyebab paling umum adalah infeksi virus, dengan jenis yang paling sering ditemui meliputi virus hepatitis A, B, dan C.

Masing-masing virus memiliki cara penularan dan tingkat keparahan yang berbeda, sehingga penting untuk memahami penyebab dan karakteristiknya untuk pencegahan serta penanganan yang tepat.

"Virus hepatitis A, B, C, D, hingga E adalah penyebab infeksi yang paling sering. Ada pula cytomegalovirus dan virus herpes. Cacing hati juga bisa menyebabkan hepatitis. Kasus yang sering timbul di masyarakat adalah hepatitis A, B dan C," ujar dr Steven.

Hepatitis tidak selalu disebabkan oleh infeksi virus. Dalam sejumlah kasus, peradangan hati justru dipicu oleh faktor non-infeksi, seperti konsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, serta perlemakan hati.

Hepatitis A

Penularan hepatitis A terjadi melalui jalur fecal-oral. Pada umumnya, infeksi terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang tercemar feses pengidap hepatitis, namun dapat juga melalui praktik seksual.

baca juga

Ada lima langkah untuk mencegah penyebaran hepatitis A, pertama pastikan kebersihan makanan, minuman, dapur dan alat makan.

Kedua, terapkan kebiasaan sanitasi yang baik. Ketiga, karena rute penularan adalah oral, lakukan praktek seksual yang sehat.

Keempat, konsumsi makanan matang karena virus hepatitis bisa mati jika dipanaskan di suhu 85 derajat celcius selama 1 menit. Kelima, lakukan vaksin hepatitis A dua kali dalam jarak waktu 6 bulan untuk proteksi seumur hidup.

Hepatitis B dan C

Infeksi hepatitis B dan C menular melalui darah. Secara vertikal, bayi berisiko terjangkit hepatitis dari ibunya melalui proses kehamilan dan persalinan.

Secara horizontal, paparan terhadap produk darah yang terinfeksi menjadi sebab penularan hepatitis B dan C, misalnya jarum suntik yang tidak steril pada pembuatan tato, piercing atau aktivitas seksual.

Hepatitis B dan C rentan terjadi di kelompok usia produktif sekitar 35-60 tahun karena faktor risiko dari perilaku seksual tak sehat serta penggunaan jarum suntik yang tidak steril.

Vaksinasi dan pengobatan

Virus hepatitis A dapat bertahan di luar tubuh dengan masa inkubasi sekitar 3-4 minggu.

Meskipun hepatitis A bisa sembuh dengan sendirinya, tetap disarankan untuk melakukan vaksin hepatitis A.

Penanganan hepatitis A sifatnya suportif berdasarkan gejala yang muncul. Jika mual dan muntah, pasien dipastikan tidak dehidrasi dan dapat asupan nutrisi. Jika demam, pasien diberi obat penurun panas.

Kondisi pasien biasanya membaik 1-2 minggu pascainfeksi dengan masa penyembuhan hingga 1 bulan. Namun jika terjadi gagal hati akut, pasien harus dirawat di rumah sakit dengan pemantauan yang ketat.

Untuk hepatitis B, tiga kali vaksinasi untuk usia nol, satu, dan enam bulan terbukti memberi perlindungan seumur hidup.

Vaksin hepatitis B bisa melindungi sekitar 90-95 persen kasus.

Di sisi lain, belum ada obat yang bisa memberantas tuntas virus hepatitis B. Adapun untuk terapi memerlukan waktu yang panjang dengan tingkat kesembuhan bervariasi.

Saat ini belum ada vaksin untuk hepatitis C namun sekitar 10 tahun terakhir sudah ada obat DAA (Direct Acting Antiviral) yang bisa dikonsumsi selama 3-6 bulan, tergantung tingkat keparahan.

dr. Steven menjelaskan bahwa Grup RS Siloam memiliki layanan pengobatan hepatitis secara menyeluruh.

"Penyakit ini dapat ditangani mulai dari tindakan preventif, diagnostik, hingga terapi. Vaksinasi hepatitis tersedia, sarana pemeriksaan lengkap, laboratorium, peralatan endoskopi yang dibutuhkan memadai," kata dr Steven.

"Fasilitas after care untuk pasien juga tersedia. Pasien yang terkena hepatitis B akan terus dipantau hingga muncul waktu yang tepat untuk diterapi. Pasien hepatitis C akan langsung diobati agar tidak berkembang menjadi sirosis,” ujar dr Steven.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Infeksi Virus hingga Cedera, 4 Pemain Timnas Indonesia Tumbang Jelang Lawan China

Infeksi Virus hingga Cedera, 4 Pemain Timnas Indonesia Tumbang Jelang Lawan China

Bola | Minggu, 27 April 2025 | 21:45 WIB

Pertama di Sulawesi, Vaksinasi DBD Massal untuk Siswa SD Demi Cegah Kematian Anak

Pertama di Sulawesi, Vaksinasi DBD Massal untuk Siswa SD Demi Cegah Kematian Anak

Health | Jum'at, 25 April 2025 | 15:41 WIB

Deteksi Dini Kanker Serviks Sekarang, Peluang Sembuh Lebih Besar

Deteksi Dini Kanker Serviks Sekarang, Peluang Sembuh Lebih Besar

Health | Kamis, 24 April 2025 | 21:35 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×