Panitia SNPMB akan Cek Ulang Data Mahasiswa UTBK 2024, Terbukti Curang Langsung DO

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 29 April 2025 | 18:28 WIB
Panitia SNPMB akan Cek Ulang Data Mahasiswa UTBK 2024, Terbukti Curang Langsung DO
Ketua Umum Tim Pelaksana SNPMB 2025, Eduart Wolok. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Maraknya dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 mendorong Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan lakukan langkah tegas. Salah satunya dengan memverifikasi ulang data mahasiswa yang lulus UTBK pada tahun sebelumnya, bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Ketua Umum Tim Pelaksana SNPMB, Eduart Wolok, mengatakan, bahwa momentum ini akan digunakan untuk menertibkan dan mendisiplinkan para peserta UTBK. Ia menyebut, pihaknya memiliki data lengkap seluruh Kartu UTBK yang digunakan pada proses seleksi.

"Kami akan coba setelah (UTBK 2025 selesai) ini dengan teman-teman Perguruan Tinggi Negeri untuk mengecek data mahasiswa kami di tahun lalu. Kami punya data Kartu UTBK, kami punya semua. Jangan sampai misalnya si A lulus di Politeknik Negeri Surabaya setelah dicocokkan dengan Kartu UTBK dan dia sekarang yang ada di Politeknik berbeda," kata Eduart saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Menurutnya, jika ditemukan ketidaksesuaian antara data Kartu UTBK dan data mahasiswa saat ini, maka mahasiswa yang bersangkutan bisa langsung didiskualifikasi atau drop out (DO).

Ia pun mengimbau kepada calon mahasiswa yang tahun ini menjalani UTBK dan ikut melakukan kecurangan, sebaiknya secara sukarela melapor sebelum ditemukan oleh panitia.

"Kalau melaporkan mungkin kita akan Memikirkan sanksi yang lainnya sambil meminta informasi lebih lanjut tentang modus kecurangan yang dilakukan," imbuhnya.

Eduart mengaku pihaknya merasa kecewa dengan munculnya berbagai bentuk kecurangan yang mencederai semangat seleksi berbasis merit yang selama ini dijunjung tinggi.

"Kami susah payah dengan usaha untuk menyiapkan tes yang baik dan selama ini termasuk yang kami banggakan. UTBK itu sangat kita banggakan karena para rektor itu clear UTBK itu adalah tes yang kami tidak bisa ikut campur. Itu 100 persen hasil nilai pencapaian peserta," ujar Eduart.

Panitia SNPMB menemukan adanya kecurangan di 13 pusat UTBK selama pelaksanaan tes sesi 1 sampai sesi 12. Ditemukan kurang lebih 50 peserta ujian yang terlibat kecurangan dan ada sekitar 10 joki. Kemungkinan angka tersebut masih bisa bertambah mengingat UTBK masih dilaksanakan sampai 3 Mei 2025.

baca juga

Terkait joki ujian, Eduard mengungkapkan adanya temuan menarik. Yakni, tingkat kecurangan itu dilakukan sampai lintas provinsi. Sehingga diduga memang sudah terjalin sindikat joki UTBK yang terhubung diberbagai daerah.

Modus Curang di UTBK 2025

Ujian Tulis Berbasis Komputer- Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di FEB Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (3/5/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]
Ujian Tulis Berbasis Komputer- Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di FEB Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (3/5/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Sebelumnya, pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 tercoreng akibat adanya temuan kecurangan dengan berbagai modus yang semakin kompleks dan canggih. Ketua Pelaksana Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, mengungkapkan deretan praktik curang yang terdeteksi selama pelaksanaan UTBK sesi 1 hingga sesi 12.

1. Pengambilan Soal Menggunakan Kamera Tersembunyi

Salah satu pola kecurangan yang ditemukan adalah upaya pengambilan soal dari dalam ruang ujian. Modus ini dilakukan dengan memotret layar komputer peserta menggunakan kamera tersembunyi yang diselundupkan ke dalam ruangan. Meskipun semua peserta telah melewati pemeriksaan ketat menggunakan metal detektor, beberapa alat canggih yang digunakan mampu lolos dari deteksi.

Eduart mengungkapkan, temuan di lapangan ada yang memasang kamera tersembunyi di kawat gigi, kacamata, hingga ciput jilbab. Modus kecurangan itu berhasil diungkap akibat kecurigaan panitia dari perilaku peserta saat sedang ujian.

"Jadi ada upaya dari berbagai pihak, terutama dari pihak eksternal, untuk berusaha mengambil soal. Apakah soal ini ditujukan untuk apa dan sebagainya, ini sedang kita investigasi lagi," kata Eduart saat konferensi pers di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

2. Kerjasama dengan Panitia

Beberapa peserta juga ada yang ditemukan menyembunyikan ponsel di bagian tubuh yang sulit terlihat, serta memasang aplikasi perekam di tablet atau PC ujian untuk merekam dan mengirimkan tampilan soal ke luar ruang ujian. Eduart menyebut bahwa modus ini mengindikasikan potensi keterlibatan orang dalam atau panitia penyelenggara.

"Tentu di poin ini bisa saja terindikasi ada keterlibatan orang dalam. Dan saat ini sudah kita dapati namanya dan sudah kita lakukan tindakan. Dipecat itu pasti," tegasnya.

3. Praktik Joki di Dalam Ruang Ujian

Penggunaan joki ujian masih marak terjadi dalam proses UTBK 2025. Bahkan penggunaan joki itu juga semakin kompleks dan dengan berbagai macam modus. Modus pertama, mengganti foto peserta di akun SNPMB dengan foto joki agar joki bisa masuk menggunakan identitas palsu. Kedua, peserta tetap masuk ke ruang ujian, namun menerima jawaban dari luar melalui alat komunikasi tersembunyi yang dipasang di tubuh dengan ukuran sangat kecil.

Ketiga, modus remote PC peserta ujian. Artinya, joki yang mengoperasikan sekaligus menjawab soalnya dari jarak jauh. Meski peserta asli tetap ada di dalam ruangan ujian, tapi sebenarnya tidak melakukan apa-apa.

Terakhir, mengambil alih akses perangkat jaringan untuk melakukan setting tertentu pada perangkat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panitia SNPMB Curiga Sindikat Joki Lintas Provinsi Beraksi di UTBK, Fakultas Kedokteran Jadi Target

Panitia SNPMB Curiga Sindikat Joki Lintas Provinsi Beraksi di UTBK, Fakultas Kedokteran Jadi Target

News | Selasa, 29 April 2025 | 17:17 WIB

Deretan Modus Kecurangan UTBK 2025, Pasang Kamera di Kawat Gigi Hingga Keterlibatan Ordal

Deretan Modus Kecurangan UTBK 2025, Pasang Kamera di Kawat Gigi Hingga Keterlibatan Ordal

News | Selasa, 29 April 2025 | 16:55 WIB

Menyamar dan Merekam: Krisis Integritas di UTBK SNBT 2025

Menyamar dan Merekam: Krisis Integritas di UTBK SNBT 2025

Your Say | Selasa, 29 April 2025 | 13:21 WIB

UTBK 2025: Ketika Kecurangan Ujian Lebih Canggih dari 'Bad Genius'

UTBK 2025: Ketika Kecurangan Ujian Lebih Canggih dari 'Bad Genius'

Your Say | Senin, 28 April 2025 | 11:38 WIB

Terdapat 14 Kasus Kecurangan Pelaksanaan UTBK 2025, Panitia Buka Opsi Laporkan Pelaku

Terdapat 14 Kasus Kecurangan Pelaksanaan UTBK 2025, Panitia Buka Opsi Laporkan Pelaku

News | Jum'at, 25 April 2025 | 13:39 WIB

Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran

Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:59 WIB

Pembayaran UTBK SNBT 2025 Lebih Mudah dengan BRImo, Ini Caranya

Pembayaran UTBK SNBT 2025 Lebih Mudah dengan BRImo, Ini Caranya

Bri | Kamis, 20 Maret 2025 | 15:44 WIB

Terkini

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau

Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus

Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:44 WIB

BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT

BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus

Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam

Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam

Video | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:10 WIB

×