Tak Persoalkan Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta, Pengamat: kalau Bisa Tarif KRL Juga Naik

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 30 April 2025 | 11:55 WIB
Tak Persoalkan Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta, Pengamat: kalau Bisa Tarif KRL Juga Naik
Ilustrasi KRL Jakarta atau commuter line tengah melintas. (Foto dok. Antara)

Suara.com - Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menyatakan dukungannya pada wacana kenaikan bus Transjakarta. Ia menilai sudah waktunya tarif angkutan umum berbasis bus itu dinaikkan.

Djoko mengatakan, tarif Transjakarta Rp3.500 sudah bertahan selama 20 tahun, alias hingga saat ini belum mengalami kenaikan. Jika sekarang dinaikkan, maka seharusnya tak menjadi persoalan.

"Ya enggak apa-apa naik. Itu tarifnya sudah tarif terlama di dunia. Masa tarif 20 tahun enggak naik-naik," ujar Djoko kepada Suara.com, Rabu (30/4/2025).

Djoko menyebut pada tahun 2010 lalu terdapat survei kenaikan tarif bus Transjakarta untuk rute Ragunan-Kuningan jadi Rp6.000. Hasilnya, para pelanggan dikatakan bersedia.

"Itu Rp6 ribu saja mau, kok. Itu 2010 lho. Karena apa? Mereka cepat gitu lho," ucapnya.

Tak hanya itu, Djoko bahkan juga menyarankan agar tarif Kereta Rel Listrik (KRL) alias commuter line juga ikut dinaikkan. Ia menyebut tarif KRL hampir sama dengan tarif transjakarta, yakni sudah lama tidak mengalami kenaikan.

"Masyarakat juga oke. Kayaknya KRL juga sama, naikkan saja. KRL juga harusnya naik. Orang gak naik-naik dari 2018," jelas Djoko.

Lebih lanjut, Djoko juga yakin kenaikan tarif ini tak akan berimbas pada minat masyarakat untuk menaiki angkutan umum. Apalagi besaran kenaikannya juga dianggap tak terlalu signifikan yakni Rp1.500.

"Mereka tetap naik. Karena mereka udah kelompok captive ya. bergantung pada angkutan umum. Enggak mungkin beralih," kata Djoko.

baca juga

Seiring dengan naiknya tarif, Djoko meminta pihak manajemen Transjakarta juga ikut meningkatkan kualitas layanan. Ia menilai hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah sterilisasi jalur.

"Kendalanya kan enggak steril kadang-kadang ya. Enggak masalah (naik jadi) Rp3-5 ribu itu murah untuk nambah ya," pungkas Djoko.

Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta

Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuka wacana soal penyesuaian tarif layanan Transjakarta.

Isu ini sempat mencuat tahun lalu ketika Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkannya lewat survei di media sosial.

Ilustrasi - Penumpang bersiap menaiki armada bus Transjakarta. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membolehkan penumpang berbuka puasa di dalam bus. (ANTARA/HO-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta)
Ilustrasi - Penumpang bersiap menaiki armada bus Transjakarta. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membolehkan penumpang berbuka puasa di dalam bus. (ANTARA/HO-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta)

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa tarif Transjakarta tak pernah mengalami perubahan sejak tahun 2007. Padahal, kata dia, upah minimum provinsi (UMP) Jakarta sudah meningkat jauh dalam kurun waktu tersebut.

"Satu kata kuncinya adalah pada tahun 2005, UMP Jakarta itu masih sekitar Rp800.000, tarif Rp3.500. Saat ini UMP-nya berapa? Tarif masih Rp3.500 ya, barangkali demikian," ujar Syafrin kepada wartawan di Balai Kota, Senin (28/4/2025).

Syafrin menyebut, wacana penyesuaian tarif ini sebenarnya bukan hal baru.

Pembahasannya, menurut dia, sudah berlangsung cukup lama namun belum menemukan keputusan final. Ia berharap ada diskusi lebih mendalam ke depan.

"Seperti kita ketahui tarif Jakarta tarif Rp3.500 per penumpang ini berlaku sejak tahun 2005, 20 tahun yang lalu dan rencana penyesuaian ini sudah cukup lama direncanakan," lanjut Syafrin.

"Dan kami harapkan bahwa terkait tarif ini juga bisa kita detailkan pembahasannya untuk mendapatkan persetujuan tentu semua aspek yang berpengaruh," tambahnya.

Pihaknya, kata Syafrin, akan segera berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk meninjau ulang tarif, dengan mempertimbangkan seluruh variabel yang relevan.

"Tentu semua aspek yang berpengaruh, variable-variable berpengaruh terhadap tarif itu menjadi kajian detil kami untuk kami laporkan kepada Pak Gubernur," pungkas Syafrin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikuti Peraturan yang Dibuat untuk ASN, Intip saat Pramono Anung Naik Transjakarta

Ikuti Peraturan yang Dibuat untuk ASN, Intip saat Pramono Anung Naik Transjakarta

Foto | Rabu, 30 April 2025 | 10:43 WIB

Ketika ASN Jakarta Jadi Pelopor: Mungkinkah Penggunaan Transportasi Umum Dibudayakan?

Ketika ASN Jakarta Jadi Pelopor: Mungkinkah Penggunaan Transportasi Umum Dibudayakan?

Liks | Rabu, 30 April 2025 | 09:25 WIB

Pramono Bicara Soal Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta: Masih Kajian

Pramono Bicara Soal Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta: Masih Kajian

News | Selasa, 29 April 2025 | 19:17 WIB

Begini Dalih Dishub DKI Wacanakan Kenaikan Tarif Transjakarta

Begini Dalih Dishub DKI Wacanakan Kenaikan Tarif Transjakarta

News | Selasa, 29 April 2025 | 00:25 WIB

ASN DKI Wajib Naik Angkot Tiap Rabu, Ojol di Jakarta Terancam Kehilangan 40 Persen Penumpang?

ASN DKI Wajib Naik Angkot Tiap Rabu, Ojol di Jakarta Terancam Kehilangan 40 Persen Penumpang?

News | Senin, 28 April 2025 | 21:02 WIB

Terkini

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Koordinator BEM UI Dianiaya OTK di Tebet Usai Konsolidasi Bersama UGM dan ITB

Koordinator BEM UI Dianiaya OTK di Tebet Usai Konsolidasi Bersama UGM dan ITB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Herdman Pakai Formasi 3-4-3 vs Thailand, Statistik Timnas Indonesia: 13 Kemenangan, 43 Gol

Herdman Pakai Formasi 3-4-3 vs Thailand, Statistik Timnas Indonesia: 13 Kemenangan, 43 Gol

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Kisah Ibu Misidah dan Perlawanan Sunyi Petani Karisma di Kulon Progo

Kisah Ibu Misidah dan Perlawanan Sunyi Petani Karisma di Kulon Progo

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Menaker Kasih Sinyal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Bakal Disahkan Besok

Menaker Kasih Sinyal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Bakal Disahkan Besok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Pakar Unair Tolak Pembuktian Terbalik dalam RUU Perampasan Aset

Pakar Unair Tolak Pembuktian Terbalik dalam RUU Perampasan Aset

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand: Eksperimen John Herdman 3-4-3,Thom Haye Main

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand: Eksperimen John Herdman 3-4-3,Thom Haye Main

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×