Pramono Anung Pamer Naik Transportasi Umum, Publik Soroti Kecurangan ASN Jalankan Instruksi Gubernur

Dinda Rachmawati

Rabu, 30 April 2025 | 16:24 WIB
Pramono Anung Pamer Naik Transportasi Umum, Publik Soroti Kecurangan ASN Jalankan Instruksi Gubernur
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menaiki bus Transjakarta menuju ke Halte Matraman, Jakarta, Rabu (30/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong komitmen untuk menciptakan mobilitas hijau melalui kebijakan terbaru yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan transportasi publik setiap hari Rabu. 

Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025, sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi polusi udara serta mendorong pembangunan berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat kebijakan tersebut, hari ini, Rabu (30/4/2025), Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turut ambil bagian dalam kampanye penggunaan transportasi umum

Melalui akun media sosial X, Pramono Anung membagikan swafotonya saat berada di dalam bus Transjakarta untuk menghadiri kegiatan di wilayah Matraman, Jakarta Timur.

Dalam unggahannya, ia menulis, “Ikutan ASN yang pada selfie laporan ke saya, saya juga laporan. Selamat hari Rabu. Saya naik @PT_Transjakarta pagi ini dari Taman Suropati ke Matraman. Kalian pada naik apa?.”

Pramono Anung tampak duduk di dalam bus Transjakarta, berbaur dengan penumpang lain. Ia mengaku menikmati perjalanan tersebut karena bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Namun, di balik apresiasi terhadap langkah simbolik dari Pramono Anung, tanggapan masyarakat justru menunjukkan kekhawatiran atas kesungguhan para ASN dalam menjalankan kewajiban tersebut. 

Pasalanya, instruksi Gubernur mewajibkan ASN untuk mengirimkan bukti berupa swafoto saat menggunakan angkutan umum, yang dilengkapi dengan keterangan lokasi, waktu, dan tanggal. Foto ini dikirimkan ke admin kepegawaian sebagai bentuk pelaporan atau absensi.

Sayangnya, sejumlah warganet di media sosial menyoroti potensi kecurangan yang dilakukan oleh oknum ASN. Seorang pengguna media sosial dengan nama @pant**** menulis, “Kocak pengalaman hari ini, di terminal bayangan Jaklingko pagi-pagi banyak ASN selfie di angkot, turun lagi, terus naik motor menuju ke tempat kerja.” 

Unggahan ini menggambarkan kekhawatiran bahwa kewajiban tersebut hanya dipenuhi secara formalitas, tanpa adanya komitmen nyata terhadap tujuan kebijakan.

Kekhawatiran serupa juga diungkapkan pengguna lain, seperti @h15**** yang mempertanyakan mekanisme pelaporan yang digunakan. Ia menulis, “Pakai apps pak buat laporan teamnya? App-nya bisa tracking longitude latitude dan jam-nya kah? Kalau nggak ada, report itu bisa foto lama di-upload lagi.” 

Komentar ini mengindikasikan potensi manipulasi data pelaporan jika tidak didukung dengan sistem teknologi yang andal. Lebih lanjut, akun @tat**** bahkan menyarankan evaluasi menyeluruh atas implementasi kebijakan tersebut. 

Ia menyebut adanya ASN yang memanfaatkan foto lama, menggunakan latar belakang video di YouTube seolah-olah sedang berada di dalam Transjakarta, atau hanya sekadar “numpang selfie” di angkutan umum sebelum melanjutkan perjalanan dengan kendaraan pribadi. 

“Mohon dikaji ulang pak, ASN bapak pinter main akal-akalan... mohon diberi sanksi untuk pimpinannya,” tegasnya.

Kepala perangkat daerah pun diminta untuk memastikan kepatuhan pegawainya terhadap ketentuan ini. Seperti disampaikan oleh Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. 

“Swafoto itu sebagai absen sebetulnya. Harus ada bukti bahwa pegawai benar-benar menggunakan transportasi umum,” ucap dia.

Instruksi Gubernur Jakarta ini pun diharapkan menjadi langkah edukatif sekaligus teladan bagi masyarakat luas, bahwa penggunaan angkutan umum bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial dalam menjaga lingkungan. 

Meski begitu, tanpa pengawasan yang ketat dan sistem pelaporan yang akurat, potensi penyalahgunaan tetap menjadi tantangan yang perlu segera ditangani.

Dengan Pramono Anung sebagai contoh nyata, masyarakat kini berharap agar semangat yang sama dapat diikuti oleh seluruh ASN, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi benar-benar menjadi bagian dari gerakan menuju Jakarta yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Besi JPO Hilang Dicuri, Pramono Bakal Pasang CCTV di Lokasi Rawan Pencurian

Buntut Besi JPO Hilang Dicuri, Pramono Bakal Pasang CCTV di Lokasi Rawan Pencurian

News | Rabu, 30 April 2025 | 16:08 WIB

Cegah Tawuran, PKS Sarankan Pramono Kirim Pemuda Pengangguran di Jakarta Ikut Pelatihan Militer

Cegah Tawuran, PKS Sarankan Pramono Kirim Pemuda Pengangguran di Jakarta Ikut Pelatihan Militer

News | Rabu, 30 April 2025 | 16:03 WIB

Bukan untuk Dirinya, Aura Cinta Kritik Dedi Mulyadi Demi Sang Adik Bisa Ikut Wisuda Sekolah

Bukan untuk Dirinya, Aura Cinta Kritik Dedi Mulyadi Demi Sang Adik Bisa Ikut Wisuda Sekolah

Entertainment | Rabu, 30 April 2025 | 15:48 WIB

Terkini

Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi

Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:02 WIB

Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain

Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:58 WIB

Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG

Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah

Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:52 WIB

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:47 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:42 WIB

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB