KPAI Dampingi Program Bela Negara di Barak Militer Jawa Barat, 272 Siswa Telah Ikut Pelatihan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 08 Mei 2025 | 20:34 WIB
KPAI Dampingi Program Bela Negara di Barak Militer Jawa Barat, 272 Siswa Telah Ikut Pelatihan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat merekam aktivitas para siswa yang digembleng ke barak militer. (tangkapan layar/X)

Suara.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat memastikan kalau kegiatan pendidikan siswa bermasalah di barak militer telah didampingi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI.

Kepala DP3AKB Jawa Barat Siska Gerfianti mengatakan, dengan pendampingan dari KPAI dipastikan kalau pendidikan di barak militer itu tetap memerhatikan hak-hak anak. Diketahui, pelaksanaan bela negara itu baru dijalankan di dua tempat, Purwakarta dan Rindam III Siliwangi, Bandung.

"Kegiatan untuk bela negara ini, baik di Purwakarta maupun yang di Rindam sudah juga didampingi oleh KPAI. Jadi KPAI juga sudah hadir di dua tempat ini, dan bahkan juga kita sudah sampaikan hasil assessment dari setiap anak," kata Siska dalam media talk yang digelar bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kamis (8/5/2025).

Dia menambahkan bahwa assement tersebut turut melibatkan psikolog dan pemerhati anak. Kendati tujuan dari pelatihan itu untuk menumbuhkan sikap disiplin dan integritas pada anak, Siska menyampaikan kalau Pemprov Jabar juga tetap menelusuri penyebab siswa melakukan tindakan bermasalah.

"Kita juga ingin tahu, apa sih latar belakang perilaku menyimpang anak itu," ujarnya.

Data Pemprov Jabar per Rabu (7/5) pukul 21.00 WIB, tercatat sudah ada 272 siswa yang jalani pelatihan tersebut. Para siswa itu berasal dari 106 SMA maupun SMK dari berbagai daerah. Siska menyampaikan kalau pelatihan itu sebenarnya dikhususkan bagi siswa menengah ke atas.

Namun, khusus daerah Purwakarta, Cianjur, dan Sumedang, ada beberapa siswa SMP yang juga turut diberi pelatihan militer tersebut.

"Jadi itu di kabupaten karena kalau (pemerintah) kabupaten bisa sampai dengan SMP. Dan tadi harus ada syarat untuk masukin anak bela negara ini juga harus ada konsen dari orang tua. Beberapa malah orang tua ingin menyerahkan karena mereka sudah tidak mampu lagi mengendalikan perilaku anaknya," kata Siska.

Daftar Materi yang Diajarkan

baca juga

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Siska Gerfianti menekankan bahwa siswa yang dikirim ke barak militer tetap akan mendapatkan materi pelajaran sekolah.

Siska juga memastikan bahwa hak anak atas pendidikan tetap akan diberikan selama dia menjalani pelatihan kedisiplinan tersebut.

"Anak-anak ini memang tadi kita titipkan dari barak TNI, tetapi tidak menghilangkan penuntasan materi pembelajaran sekolah. Jadi tetap ada guru yang mengajar materi," kata Siska saat media talk dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kamis 8 Mei 2025.

Setidaknya ada sembilan materi yang akan diajarkan kepada anak selama berada di barak militer.

Siska juga menyampaikan kalau waktu pelaksanaan pendidikan itu akan dijalani selama 30 hari, bukan 6 bulan.

"Durasi 30 hari kalender, terdiri dari 2 hari masa orientasi dasar. Kemudian level dasar selama 14 hari dan level lanjutan selama 14 hari berikutnya dengan jumlah level sesuai dengan kebutuhan, perkembangan, capaian, kompetensi, perilaku peserta. Jadi memang bukan latihan militer," tegasnya.

Siska menyebutkan kalau program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu sebenarnya bentuk pelatihan samapta dan taruna.

Latihan samapta adalah latihan fisik atau tes kesiapan fisik yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dan kebugaran jasmani seseorang.

Sementara itu latihan taruna ialah kegiatan bela negara, biasanya dilakukan oleh abdi negara yang sedang menempuh pendidikan di sekolah atau perguruan tinggi kedinasan, seperti Akademi Militer (Akmil).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PPPA Ajak Publik Kawal Pelaksanaan Pelatihan Siswa di Barak Militer

Kementerian PPPA Ajak Publik Kawal Pelaksanaan Pelatihan Siswa di Barak Militer

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 20:24 WIB

Bukan 6 Bulan, Siswa Jabar Hanya 30 Hari di Barak Militer: Ini Daftar Materi yang Diajarkan

Bukan 6 Bulan, Siswa Jabar Hanya 30 Hari di Barak Militer: Ini Daftar Materi yang Diajarkan

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 19:53 WIB

Kasus Kenakalan Remaja Merajalela, Alasan Pemprov Jabar Kirim Pelajar ke Barak Militer

Kasus Kenakalan Remaja Merajalela, Alasan Pemprov Jabar Kirim Pelajar ke Barak Militer

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 19:27 WIB

Terkini

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Lengkap Pemenang ITA 2026, Arya Saloka dan Asha Assuncao Borong Piala

Daftar Lengkap Pemenang ITA 2026, Arya Saloka dan Asha Assuncao Borong Piala

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 14:12 WIB

Perkuat Pasar Cat Otomotif,  Bintang Chemical Bangun Pabrik Baru di Cikande

Perkuat Pasar Cat Otomotif, Bintang Chemical Bangun Pabrik Baru di Cikande

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:11 WIB

Kabar Buruk Ranking FIFA Timnas Indonesia Jelang Lawan Malaysia

Kabar Buruk Ranking FIFA Timnas Indonesia Jelang Lawan Malaysia

News | Senin, 28 September 2026 | 14:09 WIB

Ayah Bangkit dari Kematian demi Utang KPR, Film 'Gak Ada Matinya' Bikin Ketawa Sekaligus Stres

Ayah Bangkit dari Kematian demi Utang KPR, Film 'Gak Ada Matinya' Bikin Ketawa Sekaligus Stres

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 14:08 WIB

Gibran Minta Maaf ke Korban Keracunan MBG di Batang, Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung Negara

Gibran Minta Maaf ke Korban Keracunan MBG di Batang, Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 14:07 WIB

Malaysia Borong Produk Halal RI

Malaysia Borong Produk Halal RI

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:06 WIB

Pemain Malaysia Klaim Punya Jurus Jitu Bungkam Provokasi Suporter Timnas Indonesia

Pemain Malaysia Klaim Punya Jurus Jitu Bungkam Provokasi Suporter Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:05 WIB

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:00 WIB

Punya Pengalaman Pahit di GBK, Legenda Malaysia: Berat Lawan Timnas Indonesia di GBK

Punya Pengalaman Pahit di GBK, Legenda Malaysia: Berat Lawan Timnas Indonesia di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:58 WIB

×