Korlantas Polri Kantongi Hasil TAA Kecelakaan Maut Bus ALS yang Telan 12 Korban Jiwa

Galih Prasetyo, Faqih Fathurrahman

Sabtu, 10 Mei 2025 | 01:24 WIB
Korlantas Polri Kantongi Hasil TAA Kecelakaan Maut Bus ALS yang Telan 12 Korban Jiwa
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban kecelakaan Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Selasa (6/5/2025). [ANTARA FOTO/Isril Naidi/Lmo/YU]

Suara.com - Korlantas Polri mengaku, telah mendapat hasil Traffict Acciden Analysis (TAA) dari kecelakaan bus ALS di Padang Panjang, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.

Akibat kecelakaan tersebut, sedikitnya 12 orang penumpang dikabarkan meninggal dunia.

"Sudah, sudah (ada hasilnya),” kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Meski demikian, Agus mengaku belum bisa menyampaikan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya. Namun kemungkinan besar kecelakaan itu terjadi akibat rem blong.

“asih dalam proses penyidikan dan pendalaman, tapi diduga akibat rem blong," jelasnya.

Tim penyidik, lanjut Agus, mengaku masih melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan itu nantinya bakal dilakukan oleh ahli sebelum menetapkan tersangka dalam perkara ini.

"Nanti masih kita kuatkan dengan saksi ahli mendalami kaitan dengan kesaksian. Tapi sementara itu, dari Korlantas sudah sangat cepat ke TKP," jelasnya.

Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, jika bus ALS yang terlibat kecelakaan di Padang Panjang, Sumatera Barat, tidak memiliki izin operasional.

Hal itu diketahui setelah pihak Kemenhub mengecek data di aplikasi Mitra Darat.

baca juga

"Telah diperiksa pada Aplikasi Mitra Darat, ditemukan Bus ALS tersebut tidak memiliki izin operasi, sementara masa uji berkala berlaku hingga 14 Mei 2025," kata Kepala Bidang Hukum dan Humas Ditjen Hubungan Darat, Aznal, dalam keterangan tertulis, Selasa (6/5/2025).

Aznal mengatakan, dalam kecelakaan ini, bus ALS dengan nomor polisi B 7512 FGA datang dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang.

Saat berada di dekat simpang Terminal Bukit Surungan, bus mengalami kecelakaan dengan posisi akhir terguling miring ke sebelah kiri.

"12 penumpang meninggal dunia dan sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka-luka,” ucapnya.

Aznal mengatakan, saat ini Ditjen Hubdat sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan setempat, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut.

Kemudian, ia mengimbau kepada seluruh Perusahaan Otobus (PO) dan pengemudi untuk memeriksa secara berkala kondisi armada dan rutin melakukan uji berkala kendaraan.

Selain itu, diharapkan para pengelola bus melakukan pendaftaran izin angkutan.

Istana Sampaikan Duka Korban Kecelakaan Maut

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan duka mendalam dari pemerintah atas sejumlah peristiwa kecelakaan yang makan korban jiwa.

Kecelakaan maut terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari kecelakaan antara truk pengangkut pasir dan sebuah minibus di Jalan Raya Purworejo–Magelang.

Lalu kecelakaan bus di Kota Padang Panjang, hingga tenggelamnya kapal feri di Teluk Balikpapan.

Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi atas peristiwa kecelakaan di sejumlah wilayah tersebut.

Prabowo juga sudah memerintahkan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan penangangan.

"Bapak presiden mengatensi betul kejadian-kejadian tersebut dan sudah memerintahkan. Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, terutama Menhub, Kapolri untuk satu tentu penanganan-penanganan terhadap semua korban," kata Prasetyo di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Instruksi kedua, Prabowo meminta pihak-pihak terkait memikirkan mitigasi agar kecelakan-kecelakan serupa tidak berulang.

"Jadi diharapkan kepada jajaran terkait untuk meningkatkan pengecekan kelayakan jalan terhadap moda-moda transportasi kita, terutama yang bertonase besar, supaya kita berharap kejadian-kejadian ini tidak sudah terulang proses-proses pengecekan KIR, pajak kelayakan jalan kepada seluruh pihak terkait," kata Prasetyo.

"Bapak presiden kemarin memberikan petunjuk kepada menteri perhubungan dan bapak kapolri untuk semua jajaran melakukan proses proses identifikasi dan pengecekan lebih intensif," sambung Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Sampaikan Duka Atas Kecelakaan Maut, Presiden Prabowo Kasih Perintah Tegas

Istana Sampaikan Duka Atas Kecelakaan Maut, Presiden Prabowo Kasih Perintah Tegas

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 20:26 WIB

Tragis! 11 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut Truk Tabrak Minibus di Purworejo, Begini Kronologinya

Tragis! 11 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut Truk Tabrak Minibus di Purworejo, Begini Kronologinya

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 17:17 WIB

Tragis Gegara Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Mobil Boks di Pamulang

Tragis Gegara Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Mobil Boks di Pamulang

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 09:44 WIB

Kecelakaan Maut di Padang Panjang, 12 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Padang Panjang, 12 Orang Tewas

Foto | Selasa, 06 Mei 2025 | 23:04 WIB

Tabrak Lari di Tol Sedyatmo, Sopir Mobil BYD Belum Diperiksa karena Dirawat di RS

Tabrak Lari di Tol Sedyatmo, Sopir Mobil BYD Belum Diperiksa karena Dirawat di RS

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 14:18 WIB

Terkini

Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT

Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT

Bekaci | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Fokus Pulihkan Gambut & Mangrove, Prabowo Resmi Lantik BPGMN

Fokus Pulihkan Gambut & Mangrove, Prabowo Resmi Lantik BPGMN

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Potensi Panas Bumi RI Baru 10% Dimanfaatkan, Ada Apa?

Potensi Panas Bumi RI Baru 10% Dimanfaatkan, Ada Apa?

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:39 WIB

1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Urutan Skincare Sheet Mask yang Benar agar Wajah Sehat dan Glowing

Urutan Skincare Sheet Mask yang Benar agar Wajah Sehat dan Glowing

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Perawatan Mobil Mandiri di Rumah Lengkap dengan Taksiran Ongkos agar Hemat Biaya Bengkel

Perawatan Mobil Mandiri di Rumah Lengkap dengan Taksiran Ongkos agar Hemat Biaya Bengkel

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Emisi Karbon Jadi Duit, Tangkap CO hingga 97%

Petrokimia Gresik Ubah Emisi Karbon Jadi Duit, Tangkap CO hingga 97%

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:20 WIB

The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan

The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×