Berandai-andai Jadi Gubernur Jakarta, Dedi Mulyadi Mau Maju Pilkada DKI 2029? Begini Kata Gerindra

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 12 Mei 2025 | 15:02 WIB
Berandai-andai Jadi Gubernur Jakarta, Dedi Mulyadi Mau Maju Pilkada DKI 2029? Begini Kata Gerindra
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat konferensi pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Kamis (8/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi belakangan bikin heboh lantaran berandai-andi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dedi mengaku ingin membagikan uang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke warga.

Hal ini lantas dikaitkan dengan kemungkinan Dedi Mulyadi putar haluan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 ke Jakarta.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta, Rany Mauliani menilai belum waktunya membahas soal persiapan menuju Pilkada 2029.

Apalagi masih belum lama ini kepala daerah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Masih panjang perjalanan, masih lama jg ke 2029, kita harus melewati 2026, 2027, 2028, baru deh 2029," ujar Rany kepada Suara.com, Senin (12/5/2025).

Rany menilai saat ini adalah waktunya untuk para kepala daerah dan pemangku kebijakan di eksekutif maupun legislatif fokus bekerja menuntaskan janji politiknya.

"Jadi lebih baik fokus menyelesaikan saja dulu tugas-tugas dan tanggung jawab, kita juga kan enggak pernah tahu ke depan kayak gimana," jelasnya.

Meski demikian, ia tak menutup kemungkinan siapapun kader Gerindra, termasuk Dedi Mulyadi maju dalam Pilkada Jakarta.

Jika sudah sampai pada waktunya, pimpinan partai akan membuat pertimbangan dan keputusan terkait langkah politik para kader.

"Enggak perlu berandai-andai kalau memang Allah sudah berkehendak semua pasti ada jalan dan prosesnya," ungkapnya.

"Kami kader Gerindra terdidik untuk selalu satu komando ikuta arahan partai saja nanti bagaimana, kalau pun bisa mengusung kader sendiri kami pasti support," jelasnya.

Bahkan, jika nantinya Gerindra tak mengusung kader sendiri dan memilih calon dari partai lain, Rany menyatakan pihaknya akan tetap patuh pada keputusan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

kenapa dedi mulyadi suka pakai ikat kepala (antara)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam pernyataannya, Dedi menyebut Jakarta memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sangat banyak dibandingkan jumlah warganya. Dengan besaran APBD sekitar Rp91 triliun dan anggapan jumlah warga sekitar 10 juta orang, Dedi mengaku bisa memberikan yang sekitar Rp10 juta kepada tiap Kepala Keluarga (KK). (antara)

"Kalau pun bukan, kami siap bekerja sama yang terbaik, seperti di Jakarta meski Gubernur bukan dari kader Gerindra sendiri tetapi Alhamdulillah komunikasi pak Gubernur dengan kami dan kawan-kawan yang lainnya bisa dibilang kondusif dan kooperatif," jelasnya.

"Karena memang niat bekerja untuk kepentingan masyarakat jadi apa pun dengan legowo bisa bekerja sama," tambahnya memungkasi.

Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim menanggapi soal pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menyatakan akan membagikan uang Rp10 juta jika menjadi Gubernur Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Rp 10 Juta per KK di Jakarta? Stafsus Gubernur DKI: Dedi Mulyadi Salah Hitung

Gaji Rp 10 Juta per KK di Jakarta? Stafsus Gubernur DKI: Dedi Mulyadi Salah Hitung

News | Senin, 12 Mei 2025 | 14:56 WIB

DKI Punya Jurus Sendiri Redam Kenakalan, Pramono Ogah Ikut Jejak KDM Kirim Anak Nakal ke Barak TNI

DKI Punya Jurus Sendiri Redam Kenakalan, Pramono Ogah Ikut Jejak KDM Kirim Anak Nakal ke Barak TNI

News | Senin, 12 Mei 2025 | 14:32 WIB

Anak SD Terlibat Tawuran di Depok, Menteri PPPA Minta Sekolah Evaluasi

Anak SD Terlibat Tawuran di Depok, Menteri PPPA Minta Sekolah Evaluasi

News | Senin, 12 Mei 2025 | 14:22 WIB

Viral, Remaja Sujud ke Kaki Ibu di Barak Militer:Bukti Program Kontroversial Dedi Mulyadi Berhasil?

Viral, Remaja Sujud ke Kaki Ibu di Barak Militer:Bukti Program Kontroversial Dedi Mulyadi Berhasil?

News | Senin, 12 Mei 2025 | 11:49 WIB

Mengintip 10 Mobil Bupati Purwakarta yang Tantang Verrell Bramasta Soal Barak Militer

Mengintip 10 Mobil Bupati Purwakarta yang Tantang Verrell Bramasta Soal Barak Militer

Lifestyle | Senin, 12 Mei 2025 | 11:39 WIB

Dedi Mulyadi Mau Bagi-bagi Rp10 Juta ke Warga jika Jadi Gubernur DKI, Stafsus Pramono: Salah Hitung!

Dedi Mulyadi Mau Bagi-bagi Rp10 Juta ke Warga jika Jadi Gubernur DKI, Stafsus Pramono: Salah Hitung!

News | Senin, 12 Mei 2025 | 11:27 WIB

Semprot Varrell Bramasta, Segini Kekayaan Bupati Purwakarta: Punya 85 Tanah di LHKPN

Semprot Varrell Bramasta, Segini Kekayaan Bupati Purwakarta: Punya 85 Tanah di LHKPN

Lifestyle | Senin, 12 Mei 2025 | 09:19 WIB

Terkini

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

News | Senin, 20 April 2026 | 20:54 WIB

Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat

Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia

Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 20:28 WIB

16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 20:22 WIB

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

News | Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

News | Senin, 20 April 2026 | 20:10 WIB

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB