Menko PMK Klaim Pelajaran Coding dan AI di Sekolah Rangsang Anak Berpikir Kritis

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Senin, 19 Mei 2025 | 12:47 WIB
Menko PMK Klaim Pelajaran Coding dan AI di Sekolah Rangsang Anak Berpikir Kritis
Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno memberikan penjelasan mengenai penerapan kurikulum baru yang memasukan Coding dan AI sebagai mata pelajaran di sekolah. [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyampaikan keinginan pemerintah dalam merencanakan pendidikan coding dan Artificial Intelegence atau AI kepada siswa sekolah.

Menurut Pratikno, penggunaan teknologi memang tidak bisa dihindari lagi untuk mengikuti perkembangan zaman.

Meski demikian, penggunaan AI juga harus dilakukan secara bijak dengan memanfaatkannya untuk produktivitas.

Pratikno menyampaikan, mengajarkan AI sejak dini juga sebenarnya untuk melatih daya kritis anak. 

"Kita sebutnya program for all, bagaimana AI, bijak berteknologi itu mulainya adalah critical thinking. Critical thinking melakukan verifikasi informasi, selain itu juga memberikan fondasi karakter, moralitas, mentalitas di dalam pendidikan kita," kata Pratikno saat ditemui di Kantor PMK, Jakarta, Senin 19 Mei 2025.

Menurutnya, coding bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga sarana untuk melatih logika dan mendorong siswa berpikir secara mendalam.

Pratikno menuturkan, bila anak terbiasa berpikir logis dan kritis melalui pembelajaran coding, maka akan memiliki kemampuan intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam menggunakan teknologi.

Hal ini menjadi penting di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan atau Ai yang dapat menggantikan proses berpikir manusia.

"Jadi berpikir secara mendalam, melatih, mengasah otak, jadi justru tidak mengandalkan kepada bantuan AI, tapi berpikir, anak-anak terbiasa berpikir secara logik, secara critical thinking, sehingga mampu untuk cerdas, tetapi juga mampu untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi," tuturnya.

baca juga

Terkait dengan pembuatan kurikulum AI dan coding mulai dari siswa SD, Pratikno menyampaikan kalau rencana itu masih dalam proses penyusunan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen). 

Siap 100 Persen

Sementara itu Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti sebelumnya telah menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis kurikulum AI dan coding telah selesai 100 persen.

Bahkan, naskah akademiknya juga telah selesai diuji publik di Australia.

Hanya saja pihaknya masih perlu menunggu untuk menerbitan Peraturan Menteri Dikdasmen setelah Kementerian Hukum memberikan hasil analisis mengenai keselerasan kurikulum dengan aspek hukum.

Dia menargetkan tahap terakhir kurikulum AI selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai pada Juli mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Rektor UGM Komentari Polemik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Kita Percaya Penuh

Mantan Rektor UGM Komentari Polemik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Kita Percaya Penuh

News | Senin, 19 Mei 2025 | 12:04 WIB

Bawa Isu Stunting ke Forum Internasional, Pratikno Ajak Dunia Dukung Pembangunan Manusia di RI

Bawa Isu Stunting ke Forum Internasional, Pratikno Ajak Dunia Dukung Pembangunan Manusia di RI

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 13:13 WIB

IndoStrategi Rilis 10 Menteri Prabowo Berkinerja Paling Baik, Abdul Mu'ti Tertinggi

IndoStrategi Rilis 10 Menteri Prabowo Berkinerja Paling Baik, Abdul Mu'ti Tertinggi

News | Rabu, 30 April 2025 | 21:37 WIB

Terkini

Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla

Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman

Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:40 WIB

5 Rekomendasi Bedak untuk Touch Up Praktis Dilengkapi Cermin dan Spons

5 Rekomendasi Bedak untuk Touch Up Praktis Dilengkapi Cermin dan Spons

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'

Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah

Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028

Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:27 WIB

×