Hasan Nasbi soal Pesawat Kepresidenan Disulap Mirip Punya Prabowo: Cuma Cadangan, Supaya...

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 19 Mei 2025 | 15:42 WIB
Hasan Nasbi soal Pesawat Kepresidenan Disulap Mirip Punya Prabowo: Cuma Cadangan, Supaya...
Hasan Nasbi soal Pesawat Kepresidenan Disulap Mirip Punya Prabowo: Cuma Cadangan, Supaya... (ist)

Suara.com - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengeklaim Presiden Prabowo Subianto hingga kini masih rutin menggunakan pesawat pribasinya PK-GRD dalam kegiatan kepresidenan.

Hal itu ditegaskan Hasan Nasbi menanggapi kembali ihwal peswat kepresidenan A-001 yang berganti warna, dari dominan merah menjadi dominan putih. Desain baru pesawat kepresidenan itu serupa pesawat PK-GRD yang sudah digunakan Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan.

"Gini, pesawat yang rutin dipakai oleh Presiden Prabowo itu adalah pesawat pribadi beliau sebelumnya. Sampai hari ini itu yang beliau pakai, yang tulisan bawahnya itu PK GRD," kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2025).

Hasan Nasbi mengatakan pesawat kepresidenan sebelumnya, yakni A-001 memang disamakan dari sisi cat dan desain dengan pesawat yang kerap digunakan Prabowo. Sebagaimana diketahui pesawat Prabowo kini bertuliskan Republik Indonesia dan berlambang Garuda di atas dua garis horizontal yang membentang di badan pesawat.

Desain dan warna serupa, kekinian digunakan di pesawat kepresidenan A-001.

Penampakan Pesawat Kepresidenan A-001 yang disebut didesain mirip dengan pesawat pribadi Presiden Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)
Penampakan Pesawat Kepresidenan A-001 yang disebut didesain mirip dengan pesawat pribadi Presiden Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)

"Nah, pesawat ini disamakan desainnya supaya jadi pesawat cadangan. Jadi kalau misalnya ini lagi maintenance, nanti lagi enggak bisa dipakai, pesawat dengan desain yang sama, jadi orang akan kenal bahwa ini adalah pesawat kepresidenan Republik Indonesia," kata Hasan Nasbi. 

"Jadi kira-kira kan sekarang dominannya putih ya, garisnya garis merah. Jadi sama nih, mirip desainnya. Jadi nanti supaya bisa digunakan sebagai cadangan. Jadi supaya enggak beda-beda warna dia, tetap pesawat yang dikenal orang sebagai pesawat kepresidenan," sambung Hasan.

Fakta-fakta Pesawat Kepresidenan A-001

Pergantian warna dan desain pada pesawat Kepresidenan Republik Indonesia A-001 menuai perhatian publik. Pesawat yang sebelumnya digunakan oleh Presiden Joko Widodo ini kini tampil dengan wajah baru yang lebih kalem dan modern serta elegan.

Jadi, apa sesungguhnya perubahan mendasar yang terlihat pada tampilan pesawat kenegaraan di era Prabowo Subianto ini?

Berikut lima fakta menarik yang patut diketahui:

1. Diganti untuk Perawatan Rutin, Bukan Gaya-Gayaan

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa pergantian warna dan desain pesawat A-001 bukanlah keputusan sembarangan atau demi estetika semata.

Menurut Ia, bahwa pesawat, seperti halnya kendaraan dan kapal yang memang harus menjalani perawatan rutin (maintenance), termasuk pengecatan ulang.

tampilan baru pesawat kepresidenan RI
tampilan baru pesawat kepresidenan RI

“Kalau kendaraan, pesawat, kapal, itu ada pemeliharaan rutin. Ya salah satu pemeliharaannya juga ganti desain, ganti warna,” ujar Hasan.

2. Hasan Nasbi Masih Telusuri Detail Biayanya

Meski menyebut serta membenarkan terjadi pergantian, bahwa pengecatan adalah bagian dari prosedur pemeliharaan rutin, Hasan mengaku belum mengetahui biaya pasti dari pengecatan ulang pesawat kepresidenan tersebut.

"Saya harus cek dulu soal kenapa pesawat kepresidenan ganti warna,” kata melansir ANTARA di Jakarta, Sabtu (16/5/2025).

3. Perubahan Livery Pertama Kali Terlihat di Lanud Halim

Transformasi desain A-001 pertama kali diamati publik saat pesawat itu parkir bersebelahan dengan pesawat kepresidenan PK-GRD (saat ini digunakan Presiden Prabowo Subianto) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 14 April lalu.

Perbandingan visual yang mencolok antara dua pesawat tersebut memunculkan spekulasi di media sosial.

4. Dari Dominasi Merah ke Putih Elegan dengan Garis Merah

Pada desain lama A-001 dengan dominan dengan warna merah, termasuk di bagian moncong hingga ke ekor dengan tulisan "Republik Indonesia" berwarna putih.

Namun kekinian, desainnya berubah drastis menjadi warna putih dominan dengan garis merah horizontal yang memanjang di atas dan bawah jendela.

Pada tulisan "Republik Indonesia" pun kini berwarna hitam dengan jenis font berbeda. 

5. Disebutkan Karena Alasan Teknis: Hindari Korosi, Oksidasi, dan Risiko Bahan Bakar

Hasan juga menambahkan bahwa pergantian warna memiliki alasan teknis penting, seperti mencegah korosi, oksidasi, dan kerusakan akibat lingkungan atau tumpahan bahan bakar.

Artinya, langkah ini bukan semata urusan visual, melainkan bagian dari upaya memperpanjang usia pakai pesawat kenegaraan.

Hasan kembali menegaskan bahwa pergantian warna pada pesawat kepresidenan didasari oleh alasan teknis yang sangat penting.

Menurutnya, warna baru pada pesawat berfungsi untuk mencegah berbagai kerusakan yang dapat terjadi akibat faktor lingkungan, seperti korosi dan oksidasi yang kerap menyerang permukaan pesawat.

Selain itu, perubahan warna juga berguna untuk melindungi pesawat dari risiko kerusakan akibat tumpahan bahan bakar yang tak terhindarkan selama operasional.

Dengan demikian, pergantian warna ini sebenarnya adalah bagian dari upaya strategis untuk memperpanjang usia pakai pesawat kenegaraan agar tetap prima dan aman saat digunakan.

Hasan berharap masyarakat dapat memahami hal ini dengan bijak dan tidak membesar-besarkan isu pergantian warna tersebut.

Baginya, mengganti warna kendaraan dinas, termasuk pesawat kepresidenan, adalah hal yang biasa dan lumrah dalam pemeliharaan kendaraan resmi negara.

Menurut ia, jika suatu saat mobil kepresidenan berubah warna dari hitam ke putih, hal itu juga seharusnya tidak menjadi kontroversi, melainkan dianggap sebagai bagian dari prosedur perawatan dan perbaikan yang rutin dilakukan demi menjaga kualitas dan fungsionalitas kendaraan dinas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciut Nyali Hadapi Lisa Mariana? Ridwan Kamil Minta Sidang Gugatan Hari Ini Diundur

Ciut Nyali Hadapi Lisa Mariana? Ridwan Kamil Minta Sidang Gugatan Hari Ini Diundur

News | Senin, 19 Mei 2025 | 13:08 WIB

Ogah Ikut Demo Besar-besaran Ojol di Jakarta 20 Mei, KBDJ: Kami Tetap Narik Cari Rezeki!

Ogah Ikut Demo Besar-besaran Ojol di Jakarta 20 Mei, KBDJ: Kami Tetap Narik Cari Rezeki!

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 20:04 WIB

Meski Dilarang, Gerindra Ngotot Minta Kader Gaungkan Prabowo Dua Periode: Kita Bisa Buktikan!

Meski Dilarang, Gerindra Ngotot Minta Kader Gaungkan Prabowo Dua Periode: Kita Bisa Buktikan!

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 17:07 WIB

Rezim Prabowo Didesak Legalkan Kasino, Judi Era Ali Sadikin Diungkit Lagi: Negara Beragama, tapi...

Rezim Prabowo Didesak Legalkan Kasino, Judi Era Ali Sadikin Diungkit Lagi: Negara Beragama, tapi...

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 11:57 WIB

Terkini

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Senin, 06 April 2026 | 20:20 WIB

Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu

News | Senin, 06 April 2026 | 20:07 WIB

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

News | Senin, 06 April 2026 | 20:01 WIB