Pramono Bakal Mulai Manggarai Berselawat Pekan Ini, Efektif Cegah Tawuran?

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 21 Mei 2025 | 07:43 WIB
Pramono Bakal Mulai Manggarai Berselawat Pekan Ini, Efektif Cegah Tawuran?
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bakal menggelar Manggarai Bersalawat dalam waktu dekat. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengumumkan bahwa program Manggarai Bersalawat akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI untuk meredam potensi tawuran yang kerap terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

"Dalam waktu dekat, dalam minggu ini (dilaksanakan)," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 20 Mei 2025.

Program tersebut digagas sebagai pendekatan sosial-keagamaan untuk menyentuh langsung akar persoalan yang sering kali melibatkan remaja dan warga setempat.

Alih-alih pendekatan represif semata, Pramono memilih jalur yang lebih membangun suasana damai dan guyub.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar sudah lebih dulu turun ke lokasi untuk meninjau kesiapan pelaksanaan program tersebut.

Ia mengunjungi RW 04, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, pada Jumat 16 Mei 2025 lalu.

Anwar menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari gubernur, yang ingin menjadikan ruang-ruang publik di Manggarai sebagai tempat aktivitas positif.

"Kita tidak mau Manggarai ini menjadi lokasi negatif karena sering terjadi tawuran yang meresahkan. Maka itu, nantinya sesuai arahan Bapak Gubernur, kegiatan keagamaan akan rutin dilakukan di sini," ujarnya.

baca juga

Menurut Anwar, program Manggarai Bersalawat akan melibatkan seluruh unsur masyarakat—dari pengurus RT/RW hingga para pemuda.

Mereka akan dibentuk sebagai panitia pelaksana agar kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan benar-benar menjadi milik warga.

"Kita mau mereka bertanggung jawab dengan mengkondisikan wilayah, mengajak warga untuk sama-sama hadir dalam kegiatan tersebut," katanya.

Pramono mengatakan Manggarai Bersalawat dilakukan demi menyudahi tawuran yang kerap terjadi di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan.

Menurutnya, penyelesaian tawuran yang sudah seperti ajang rutin ini perlu dilakukan secara substansial.

Ia berencana mengundang para pihak yang bertikai hingga berujung tawuran untuk membahas apa yang jadi persoalan mereka.

"Saya akan mengagas apa yang dinamakan Manggarai Bersholawat. Saya akan undang kelompok-kelompok yang bertikai di sana. Ada RW 4, RW 5, RW berapa begitu. Duduk bareng."

"Karena nggak bisa hanya menyalahkan saja. Karena menurut saya cara-cara seperti itu lain," lanjutnya.

Bahkan, ia mengemukakan, tawuran kerap terjadi karena banyaknya pengangguran di kawasan Manggarai.

Kemudian, ia juga menyoroti minimnya kegiatan positif warga seperti olahraga.

"Salah satu faktor adalah ketidakberuntungan banyak anak-anak di sana yang mohon maaf belum punya pekerjaan tetap. Kemudian ada sarana olahraga dan sarana-sarana lain yang tidak termanfaatkan secara baik," jelasnya.

Dengan menggelar Manggarai Bersalawat, Pramono menyebut langkah yang diambil merupakan pendekatan agamis dan kultural.

Cara ini dianggapnya lebih efektif untuk menyelesaikan persoalan kubu yang bertikai di Manggarai.

"Dengan demikian ada pedekatan kultural, keagamaan, orang dihargai. Tetapi juga mereka problemnya memang banyak yang belum mendapatkan pekerjaan," ucapnya.

Apalagi, warga Manggarai disebutnya cukup religius meski di satu sisi kerap mengadakan tawuran.

Ia meyakni Manggarai Bersalawat bisa lebih diterima dan menjadi solusi atas masalah yang ada.

"Karena mayoritas di Manggarai ini kan mohon maaf agamanya Islam. Salatnya rajin, tapi tawurannya juga sering kan gitu. Sehingga dengan demikian ini untuk didamaikan bersama-sama," katanya.

Pramono menyatakan bahwa agenda tersebut tidak kemudian mendikotomikan persoalan yang ada.

"Berkaitan dengan Manggarai Bersalawat sebenarnya saya tidak mendikotomikan persoalan orang berantem harus bersalawat, enggak," ujar Pramono di Kalijodo, Jakarta Barat, Jumat 16 Mei 2025.

Ia juga mengungkapkan, pilihan kegiatan Manggarai Bersalawat merupakan pendekatan agamis dan budaya yang bisa dipakai demi menyelesaikan masalah tawuran.

"Saya melakukan bagaimana pendekatan dengan berbagai aspek termasuk pendekatan keagamaan," lanjutnya menambahkan.

Selain itu, ia mengemukakan ada pendekatan lain yang dilakukan, yakni memperbanyak kegiatan positif di kawasan Manggarai. Untuk itu, ia akan mengaktifasi berbagai fasilitas publik untuk bisa dipakai masyarakat sekitar beraktivitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD Minta Rekrutmen PPSU Cuma Khusus Warga Ber-KTP Jakarta, Begini Reaksi Pramono Anung

DPRD Minta Rekrutmen PPSU Cuma Khusus Warga Ber-KTP Jakarta, Begini Reaksi Pramono Anung

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 12:06 WIB

Manggarai Bersalawat Solusi Cegah Tawuran? Pramono: Saya Tak Minta Orang Berantem Harus Salawatan

Manggarai Bersalawat Solusi Cegah Tawuran? Pramono: Saya Tak Minta Orang Berantem Harus Salawatan

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:57 WIB

Pramono Anung Ingin Menata 55 RW Kumuh Tahun Ini, Janji Tidak akan Gusur Rumah warga

Pramono Anung Ingin Menata 55 RW Kumuh Tahun Ini, Janji Tidak akan Gusur Rumah warga

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

×