Pemerintah Gaet Investasi Hijau Rp300 Triliun Lewat Skema ESG

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 13 Juni 2025 | 09:37 WIB
Pemerintah Gaet Investasi Hijau Rp300 Triliun Lewat Skema ESG
Ilustrasi invesatasi hijau.

Suara.com - Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan langkah progresif dalam membiayai pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG), Indonesia berhasil menarik investasi sebesar 18,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp300 Triliun. 

Capaian ini menjadi salah satu sorotan dalam gelaran International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (5/6).

Dalam acara tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa kerangka kerja ESG untuk pembiayaan infrastruktur telah mulai dikembangkan sejak 2022.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan dalam agenda International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta, Kamis (12/6/2025). (ANTARA/Imamatul Silfia)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan dalam agenda International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta, Kamis (12/6/2025). (ANTARA/Imamatul Silfia)

Langkah ini bukan semata soal pembiayaan, tetapi juga tentang memastikan pembangunan yang lebih bertanggung jawab. “Hingga saat ini, dukungan fiskal tersebut telah berhasil menarik estimasi total investasi sebesar 18,8 miliar dolar AS. Angka ini menjangkau berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan jalan, jalan tol, energi, air, hingga infrastruktur lainnya,” ujar Sri Mulyani.

Pemerintah menyadari bahwa proyek infrastruktur kerap melibatkan risiko besar, dari sisi pembiayaan hingga dampak lingkungan dan sosial. Oleh karena itu, kehadiran berbagai instrumen pendukung menjadi penting.

Di Kementerian Keuangan, misalnya, terdapat Project Development Facility (PDF), Viability Gap Fund (VGF), hingga skema Availability Payment (AP) yang memungkinkan pembayaran dilakukan berdasarkan ketersediaan layanan.

Selain itu, jaminan melalui Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF) juga memainkan peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang lebih aman dan menarik. Seluruh instrumen ini memberikan kepercayaan lebih kepada para mitra usaha dan investor untuk terlibat dalam pembangunan jangka panjang di Indonesia.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, melainkan juga berupaya merespons tantangan global, termasuk krisis iklim.

baca juga

“Seluruh instrumen tersebut mampu memfasilitasi persoalan mitigasi krisis iklim dan juga memastikan proyek infrastruktur tetap dikembangkan secara berkelanjutan meski besar dan penuh risiko,” tambahnya.

Komitmen ini tak berhenti di level kebijakan. Lewat SDG Indonesia One, platform pembiayaan campuran (blended finance) yang dijalankan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), pemerintah berhasil menghimpun komitmen investasi sebesar 3,29 miliar dolar AS.

Dana tersebut berasal dari 38 mitra, dengan realisasi sebesar 396 juta dolar AS untuk mendukung 111 proyek pembangunan serta tujuh proyek pembiayaan.

Meningkatnya partisipasi mitra lokal dan global ini mencerminkan keyakinan yang tumbuh terhadap arah pembangunan Indonesia. Dengan pendekatan ESG, Indonesia tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menanam fondasi untuk masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan tangguh.

Melalui inisiatif ini, peluang terbuka bagi para investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan nasional yang tidak hanya ambisius, tetapi juga bertanggung jawab.

Sebagai informasi,Konferensi Internasional Infrastruktur Indonesia (ICI) 2025 dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pembuat kebijakan, pelaku bisnis, mitra pembangunan, dan lembaga keuangan. Tujuannya jelas: mempercepat investasi, inovasi, dan implementasi proyek infrastruktur nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran Mobil Dinas Nyaris Rp1 M per Unit, Mensesneg: Efisiensi Bukan Berarti Tidak Ngapa-ngapain

Anggaran Mobil Dinas Nyaris Rp1 M per Unit, Mensesneg: Efisiensi Bukan Berarti Tidak Ngapa-ngapain

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 10:38 WIB

Akar Lokal untuk Krisis Global: Bisa Apa Desa terhadap Perubahan Iklim?

Akar Lokal untuk Krisis Global: Bisa Apa Desa terhadap Perubahan Iklim?

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 20:01 WIB

Sri Mulyani Mulai Obral Diskon Tarif Transportasi Jelang Musim Libur Sekolah

Sri Mulyani Mulai Obral Diskon Tarif Transportasi Jelang Musim Libur Sekolah

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:39 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×