Beda Keterangan dengan Bareskrim, Dokter Tifa Curiga Jokowi KKN 2 Kali

Lintang Siltya Utami

Sabtu, 14 Juni 2025 | 13:49 WIB
Beda Keterangan dengan Bareskrim, Dokter Tifa Curiga Jokowi KKN 2 Kali
Kolase Dokter Tifa dan Jokowi [Instagram]

Suara.com - Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa baru-baru ini menyoroti tahun di mana mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) semasa dirinya masih menjadi mahasiswa Fakultas Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dokter Tifa diketahui menjadi salah satu tokoh yang vokal dalam mempertanyakan keaslian ijazah milik Jokowi. Dalam cuitan terbarunya melalui akun X @DokterTifa, ia curiga jika Jokowi melakukan KKN dua kali.

Bukan tanpa sebab, pasalnya tahun KKN yang dibeberkan oleh Bareskrim Polri dengan yang diucapkan langsung oleh Jokowi ternyata berbeda.

"Jokowi KKN dua kali? Lha! Lho! Waduh, saya sebetulnya sudah mau diam dulu karena persiapan ujian, jadi komentar lagi ini. Bareskrim, pada konferensi persnya, tanggal 22 Mei 2025, menyatakan bahwa Joko Widodo, mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980 melaksanakan kegiatan KKN tahun 1983! Lengkap dengan foto-foto KKN tahun 1983. Lha kok Pak Jokowi, di menit 1:54 malah mengaku ikut KKN tahun 1985 awal," tulis dokter Tifa.

Menit yang ditulis oleh dokter Tifa merujuk pada sebuah video wawancara dengan Jokowi di kediamannya. Video berdurasi 4 menit 44 detik itu diunggah oleh kanal YouTube Solo Times dengan judul "Jokowi Sampai Ampun2 Lihat Tingkah Rismon Sianipar Dkk, yang Sampai Selidiki Lokasi KKN-nya!".

Sesuai keterangan dokter Tifa, pada menit tersebut, Jokowi memang menyatakan bahwa dirinya melakukan KKN pada awal tahun 1985.

"KKN di Desa Ketoyan, di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, dicek aja. Tahunnya seinget saya 85 awal," ucap Jokowi dalam video tersebut.

Oleh karena itu, dokter Tifa pun mempertanyakan kebenaran kapan tahun Jokowi melakukan KKN.

"Mana yang benar ini? Akhir tahun 1983? Atau awal tahun 1985? Masa KKN dua kali?" tambah dokter Tifa.

baca juga

Sebagaimana yang diketahui, informasi perihal KKN Jokowi pun sebelumnya telah dibeberkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, yang mengatakan bahwa Jokowi melakukan KKN di Boyolali pada 1983.

Saat itu, Dirtipidum Bareskrim Polri juga melampirkan sejumlah foto dokumentasi aktivitas kuliah lapangan milik Jokowi. Mulai dari kuliah lapangan 1 selama satu hari di Banjarrejo-Ngawi pada 1980, kuliah lapangan selama tiga hari di Baturaden dan Cilacap pada 1982, dan inventarisasi hutan selama enam hari di Banjarrejo pada 1982.

Tak hanya itu, dalam cuitan yang sama pun dokter Tifa menyoroti penyakit yang terlihat di wajah Jokowi.

"Btw, Pak Jokowi kenapa vitiligonya makin luas ya, di wajah, leher, tangan? Saya catat dari sejak awal Juni 2025. Gejala fisik: Kulit vitiligo (bercak-bercak putih di wajah, leher, dan permukaan tubuh termasuk tangan), moon face (wajah bengkak dengan kelopak mata bengkak), suara lemah, tubuh ringkih terlihat makin kurus dan jalan melambat, dan warna jari-jemari berubah dan kuku memutih, disebut leukonchya," jelas dokter Tifa.

Dokter Tifa kemudian melanjutkan dengan sekuens.

"Bisa dijelaskan dengan sekuens sebagai berikut: Stres psikososial kronis berat, yang mengakibatkan aktivasi HPA axis + disregulasi imun, menstimulasi munculnya penyakit Autoimun, gangguan endokrin (moon face, kelelahan), terjadi kerusakan jaringan dan organ dengan performa fisiologis menurun. Patomekanisme 6 D, bagaimana organ mulai dari sehat sampai terjadi kerusakan karena Autoimun: Deterioration - Depletion - Dysfunction - Disorder - Disease - Damage. Saya sampaikan ini karena khawatir. Jangan sampai yang bersangkutan percaya bahwa cuma alergi kulit," imbuhnya lagi.

Pada akhir cuitannya, dokter Tifa menyarankan agar Jokowi beristirahat, baik secara fisik maupun kegiatannya di ranah politik Indonesia.

"Saran saya, Pak Jokowi tetirah saja, tidak usah terima tamu lagi, tidak usah cawe-cawe politik lagi, mau ikutan Partai PSI segala macam. Sudahlah. Mau ngapain lagi sih? Nanti tambah sakit," pungkas dokter Tifa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkunjung ke Lokasi KKN Jokowi, Rismon Sianipar: Tak Ada Buktinya

Berkunjung ke Lokasi KKN Jokowi, Rismon Sianipar: Tak Ada Buktinya

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 18:57 WIB

Belum 100 Persen Yakin, Relawan Bara JP Sebut Jokowi Masih Mikir-mikir Jadi Ketum PSI

Belum 100 Persen Yakin, Relawan Bara JP Sebut Jokowi Masih Mikir-mikir Jadi Ketum PSI

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 14:44 WIB

Relawan Bara JP Gelar KLB 19 Juni, Jokowi Berniat Hadir kalau Sudah Sembuh dari Alergi Kulit

Relawan Bara JP Gelar KLB 19 Juni, Jokowi Berniat Hadir kalau Sudah Sembuh dari Alergi Kulit

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 11:37 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×