Lepas Peserta Retret Kepala Daerah Gelombang 2, Kemendagri: Yang Biasa Bangun Siang Sekarang Pagi

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 22 Juni 2025 | 15:54 WIB
Lepas Peserta Retret Kepala Daerah Gelombang 2, Kemendagri: Yang Biasa Bangun Siang Sekarang Pagi
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menyalami sejumlah kepala daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta, Minggu (22/6/2025). [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Tomsi Tohir melepas secara resmi peserta Retret Kepala Daerah Gelombang II di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Minggu 22 Juni 2025. 

Rombongan kepala daerah dan wakil kepala daerah ini dijadwalkan bertolak ke Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

Dalam amanatnya, Tomsi menekankan bahwa retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial.

Para peserta diharapkan mendisiplinkan diri dan mengelola seluruh keperluan pribadi mereka selama retret berlangsung.

“Biasa sehari-hari ada yang nemenin, ada yang setrika, bersih-bersih sepatu, sekarang ngurus sendiri, sama seperti dulu lagi. Kemudian dimulai yang biasa bangun siang, sekarang bangun pagi. Olahraga biar sehat, itu juga untuk melatih supaya kita biasa rapat pagi. Kemudian dilanjutkan dengan materi,” ujar Tomsi.

Tomsi menyebutkan, materi yang akan disampaikan mencakup tugas pokok dan fungsi kepala daerah, pemahaman regulasi, hingga arah kebijakan nasional.

Namun lebih dari itu, retret ini juga menjadi ruang kolaborasi antarkepala daerah untuk saling belajar dan memperkuat jejaring kerja.

“Diharapkan dapat menjadi suatu tim yang baik. Dan dalam pelaksanaannya bisa saling membantu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berprinsip good governance. Dan tentunya kita ketahui bersama bahwa setiap kabupaten itu tidak bisa berdiri sendiri,” ucapnya.

Ia mencontohkan, dalam isu pengendalian inflasi, sinergi antarwilayah menjadi penting.

baca juga

Distribusi komoditas antardaerah, kata Tomsi, bisa menjaga harga tetap stabil dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kalau di sini ada cabai banyak, di sini cabai mahal, iya kan? Ini bisa saling berhubungan. Kenapa? Kita melayani masyarakat supaya masyarakat kita mendapatkan sembako dengan harga yang murah, dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.

Tak hanya soal teknokrasi, Tomsi menekankan pentingnya semangat nasionalisme dalam kepemimpinan daerah.

Menurutnya, kepala daerah harus mampu menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan lokal demi menjaga keutuhan bangsa.

“Ini juga tentunya harus dapat dipahami dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sebelumnya, Wamendagri Bima Arya Sugiarto memastikan bahwa sebanyak 86 kepala daerah dan wakil kepala daerah akan mengikuti Retret Gelombang II.

Retret kali ini digelar mulai 22 hingga 26 Juni 2025 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Bima mengatakan, setelah ini akan diadakan lagi retret kepala daerah gelombang tiga atau yang terakhir di era Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami izinkan setelah diteliti memang tidak memungkinkan (mengikuti Retret Gelombang II), mungkin akan ikut gelombang terakhir nanti karena masih ada satu gelombang lagi,” ujar Bima dalam keterangannya, Minggu 22 Juni 2025.

Enam peserta absen karena alasan kesehatan, sedangkan satu peserta lainnya berhalangan hadir karena urusan keluarga.

Lebih lanjut, Bima menjelaskan bahwa sebelum berangkat ke Jatinangor, para peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan di daerah masing-masing.

Pemeriksaan lanjutan di Jakarta hanya mencakup pengecekan dasar seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat oleh tenaga medis dari Kemendagri.

Kemendagri, sambung Bima, juga membagikan gelang warna sebagai penanda kondisi kesehatan peserta. 

"Ada tiga warna gelang yang diberikan, yakni hijau menunjukkan kondisi peserta sehat, kuning memerlukan observasi, dan merah membutuhkan atensi khusus,” jelasnya.

Makanan yang disajikan selama retret pun dipastikan aman untuk seluruh peserta. 

"Tetapi tentunya apabila ada permintaan khusus, apabila ada permintaan khusus ya (karena kondisi kesehatan) tentu kami akan penuhi terkait dengan menu makanan," ujarnya.

Untuk materi, Bima menyebut tidak ada perubahan dari retret sebelumnya.

Peserta akan mendapat pembekalan terkait tugas pokok kepala daerah, program prioritas nasional seperti Asta Cita, pemberantasan korupsi, hingga wawasan kebangsaan.

"Nah, momen ini dimanfaatkan juga untuk sama-sama mengevaluasi. Mungkin sekarang sudah ada feedback dari daerah terkait dengan program prioritas," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Whoosh Jadi Pilihan Transportasi Rombongan Retret Kepala Daerah ke Jatinangor

Whoosh Jadi Pilihan Transportasi Rombongan Retret Kepala Daerah ke Jatinangor

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 14:23 WIB

86 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah akan Ikut Retret Gelombang II, 6 Peserta Izin Tak Ikut

86 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah akan Ikut Retret Gelombang II, 6 Peserta Izin Tak Ikut

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 13:38 WIB

Bukan di Magelang, Kemendagri Bakal Gelar Retret Kepala Daerah Gelombang 2 pada 22 Juni di Sini

Bukan di Magelang, Kemendagri Bakal Gelar Retret Kepala Daerah Gelombang 2 pada 22 Juni di Sini

News | Senin, 16 Juni 2025 | 19:19 WIB

Terkini

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 18:51 WIB

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:50 WIB

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

×