Jika Iran Diserang, Houthi Yaman Bakal Gempur Kapal AS di Laut Merah

Yohanes Endra

Minggu, 22 Juni 2025 | 20:18 WIB
Jika Iran Diserang, Houthi Yaman Bakal Gempur Kapal AS di Laut Merah
Houthi Yaman Bakal Gempur Kapal AS di Laut Merah Jika Iran Diserang. [X]

Suara.com - Kelompok pemberontak Houthi di Yaman menyatakan siap menyerang kapal-kapal milik Amerika Serikat di Laut Merah jika Washington memulai aksi militer terhadap Iran.

Pernyataan ini disampaikan pada Sabtu, 21 Juni 2025, oleh juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, melalui stasiun televisi al-Masirah yang dikelola kelompok tersebut.

"Jika Amerika terlibat dalam agresi terhadap Iran, pasukan bersenjata kami akan menargetkan kapal dan kapal perang AS di Laut Merah," ujar Sarea dalam siaran resminya.

Dia menambahkan bahwa pasukan Houthi terus memantau perkembangan situasi dan akan mengambil langkah yang dianggap perlu.

"Kami berdiri bersama Iran. Kami tidak akan membiarkan Amerika dan entitas kriminalnya menjalankan rencana mereka di kawasan ini," tegasnya.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap fasilitas nuklir Iran dan sejumlah pemimpin seniornya.

Serangan tersebut menewaskan puluhan ilmuwan dan komandan militer Iran serta merusak infrastruktur vital.

Jika Iran Diserang, Houthi Yaman Bakal Gempur Kapal AS di Laut Merah. [X]
Jika Iran Diserang, Houthi Yaman Bakal Gempur Kapal AS di Laut Merah. [X]

Sebagai respons, Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke sejumlah lokasi strategis di Israel.

Presiden AS Donald Trump turut menanggapi situasi ini dengan nada keras.

baca juga

Pada Jumat, 20 Juni 2025, Trump menyatakan bahwa Iran hanya diberi waktu dua pekan untuk kembali ke meja perundingan terkait program nuklirnya.

Ultimatum ini dinilai sebagai isyarat bahwa AS sedang mempertimbangkan opsi militer jika Iran menolak berdialog.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman termasuk ibu kota Sana'a, telah lama menunjukkan kedekatan ideologis dan strategis dengan Iran.

Sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada November 2023, Houthi secara aktif menyerang wilayah Israel dengan rudal dan drone sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Kini, kelompok tersebut memperluas ancamannya ke Laut Merah, jalur pelayaran vital dunia.

Kemitraan Strategis Iran dan Houthi Yaman

Hubungan antara Iran dan kelompok Houthi bukanlah hubungan satu arah antara patron dan proksi, melainkan aliansi strategis yang dibentuk atas dasar kepentingan dan ideologi bersama.

Iran merupakan satu-satunya negara yang mengakui pemerintahan Houthi di Sana'a secara resmi.

Mereka telah memberi dukungan signifikan kepada kelompok ini dalam bentuk senjata, pelatihan militer, bantuan finansial, dan dukungan politik.

Beberapa senjata yang diduga disuplai Iran ke Houthi termasuk rudal balistik Qiam-1, rudal darat-ke-udara Qader, dan drone Qasef-1 serta Qasef-2K.

Selain itu, Iran juga melatih para pejuang Houthi di seminari dan kamp militer di wilayahnya. Dukungan ini semakin intensif sejak Houthi merebut Sana’a pada 2014.

Namun demikian, banyak pengamat menegaskan bahwa Houthi tetap merupakan entitas otonom dengan agenda domestik yang kuat.

Gerakan ini muncul dari ketidakpuasan terhadap pemerintahan Yaman yang dianggap korup dan tidak adil terhadap komunitas Syiah Zaidi di utara negara itu.

Bahkan ketika Iran diduga pernah menyarankan Houthi untuk menunda pengambilalihan ibu kota pada 2014, kelompok ini tetap melanjutkan langkahnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Instagram.com)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Instagram.com)

Ancaman Houthi terhadap kapal-kapal Amerika Serikat menandai babak baru dalam eskalasi krisis kawasan.

Laut Merah, tempat mereka mengancam akan menyerang, merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 10 persen perdagangan maritim global.

Gangguan di wilayah ini bisa memicu guncangan ekonomi dunia, terutama dalam sektor energi dan logistik.

Dalam beberapa bulan terakhir, Houthi juga telah menyerang kapal-kapal komersial di Laut Merah dan Teluk Aden, khususnya yang terkait dengan Israel atau negara-negara Barat.

Serangan ini ditujukan untuk menekan negara-negara yang mereka anggap mendukung agresi terhadap Palestina.

Dengan adanya ancaman langsung terhadap aset militer AS, situasi kini berada di ambang konfrontasi langsung yang lebih luas.

Diketahui, Trump benar-benar melancarkan serangan ke Iran tanpa restu dari para anggota Kongres AS.

Sasarannya adalah fasilitas tiga nuklir utama Iran yaitu Natanz, Fordow, dan Isfahan.

Maka bukan tidak mungkin Laut Merah akan berubah menjadi zona perang yang dapat menyeret banyak pihak ke dalam konflik terbuka.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Amerika Serikat Meradang, Donald Trump Didemo Besar-besaran Imbas Serang Iran

Warga Amerika Serikat Meradang, Donald Trump Didemo Besar-besaran Imbas Serang Iran

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 19:59 WIB

Donald Trump Batal Blokir TikTok Lagi

Donald Trump Batal Blokir TikTok Lagi

Tekno | Minggu, 22 Juni 2025 | 18:35 WIB

Perang Iran-Israel dan Gema Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Tanda Kemunculan Imam Mahdi Semakin Dekat?

Perang Iran-Israel dan Gema Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Tanda Kemunculan Imam Mahdi Semakin Dekat?

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 19:15 WIB

Amerika Serikat Serang Iran, FIFA Berani Jatuhkan Sanksi seperti ke Yugoslavia?

Amerika Serikat Serang Iran, FIFA Berani Jatuhkan Sanksi seperti ke Yugoslavia?

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 18:11 WIB

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Bagaimana Sikap Indonesia?

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Bagaimana Sikap Indonesia?

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 17:01 WIB

Terkini

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

×