Perang Iran-Israel dan Gema Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Tanda Kemunculan Imam Mahdi Semakin Dekat?

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 22 Juni 2025 | 19:15 WIB
Perang Iran-Israel dan Gema Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Tanda Kemunculan Imam Mahdi Semakin Dekat?
Ilustrasi perang Iran Israel. (Foto: Ist)

Suara.com - Di tengah dentuman rudal dan deru pesawat tempur yang memanaskan langit Timur Tengah, sebuah narasi kuno yang sarat dengan keyakinan spiritual kembali bergaung kencang di ruang-ruang digital: nubuat tentang kedatangan sosok Imam Mahdi.

Konflik terbuka antara Iran dan Israel tidak hanya memicu krisis geopolitik, tetapi juga menyulut kembali diskusi dan spekulasi eskatologis—ilmu tentang akhir zaman—di kalangan umat Muslim di seluruh dunia, yang melihat perang ini sebagai salah satu pertanda yang telah dinubuatkan.

Bagi jutaan umat Islam, baik dari kalangan Syiah maupun Sunni, kemunculan Imam Mahdi adalah bagian sentral dari keyakinan akan akhir zaman. Sosok ini dipercaya akan datang untuk memimpin dunia, menegakkan keadilan, dan memenuhi bumi dengan kedamaian setelah dilanda kerusakan dan tirani.

Namun, interpretasi mengenai siapa Imam Mahdi dan bagaimana tanda-tanda kedatangannya terwujud memiliki perbedaan mendasar, yang kini semakin relevan dalam konteks perang Iran-Israel.

Perspektif Syiah: Penantian Sang Juru Selamat Gaib

Bagi Iran, yang merupakan negara dengan teologi Syiah Dua Belas Imam sebagai dasar konstitusinya, keyakinan akan Al-Mahdi memiliki dimensi politik yang sangat kuat. Mereka meyakini bahwa Imam Mahdi adalah Muhammad al-Mahdi, imam ke-12 yang diyakini tidak wafat melainkan "ghaybah" (gaib) sejak abad ke-10 dan akan kembali muncul di akhir zaman.

Setiap eskalasi besar yang melibatkan Iran, terutama melawan Israel ("Entitas Zionis") dan Amerika Serikat ("Setan Besar"), seringkali dibingkai oleh para pemimpin spiritual dan militer sebagai bagian dari persiapan untuk kedatangannya.

"Bagi teologi politik Syiah di Iran, konflik melawan 'Kekuatan Arogansi Global'—AS dan Israel—seringkali dibingkai sebagai bagian dari persiapan untuk menyambut kedatangan Imam Mahdi yang telah lama dinanti," ujar Dr. Karim Sadjadpour, seorang analis di Carnegie Endowment for International Peace, dalam sebuah analisisnya pada 18 Juni 2025.

Retorika ini berfungsi sebagai alat mobilisasi yang kuat, memberikan legitimasi spiritual pada perjuangan geopolitik mereka dan menguatkan moral para pengikutnya, termasuk proksi-proksi di "Poros Perlawanan" seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman.

Perspektif Sunni: Tanda-tanda Besar Menjelang Kiamat

Di sisi lain, mayoritas Muslim Sunni memiliki pandangan yang berbeda. Dalam eskatologi Sunni, Imam Mahdi bukanlah sosok yang sedang gaib, melainkan seorang pemimpin keturunan Nabi Muhammad yang akan lahir dan muncul di masa depan. Kemunculannya adalah salah satu dari sepuluh tanda-tanda besar menjelang hari kiamat, yang biasanya didahului oleh periode kekacauan (fitna), peperangan besar di Timur Tengah, dan munculnya Dajjal (sosok penipu atau antikristus).

Peperangan dahsyat seperti yang terjadi antara Iran dan Israel secara alami memicu interpretasi di kalangan umat Sunni bahwa dunia sedang memasuki fase kekacauan yang disebutkan dalam hadis-hadis akhir zaman.

"Dalam tradisi Sunni, kemunculan Al-Mahdi adalah salah satu dari sepuluh tanda besar kiamat, yang didahului oleh periode kekacauan besar dan peperangan di Timur Tengah. Konflik seperti ini secara alami memicu diskusi di kalangan umat mengenai apakah kita sudah mendekati periode tersebut," demikan penggalan catatan sebuah studi dari Al-Azhar University, Kairo, yang dipublikasikan pada Juni 2025.

Namun, berbeda dengan Syiah, narasi ini di kalangan Sunni cenderung bersifat spiritual dan komunal, tidak terikat secara langsung pada agenda politik sebuah negara.

Geopolitik dan Nubuat di Era Digital

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump: AS Sukses Serang 3 Lokasi Nuklir Iran, Dunia Tercengang!

Trump: AS Sukses Serang 3 Lokasi Nuklir Iran, Dunia Tercengang!

Video | Minggu, 22 Juni 2025 | 16:05 WIB

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Bagaimana Sikap Indonesia?

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Bagaimana Sikap Indonesia?

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 17:01 WIB

Timeline Perang Iran vs Israel-AS: Dari Adu Proksi hingga Konflik Terbuka

Timeline Perang Iran vs Israel-AS: Dari Adu Proksi hingga Konflik Terbuka

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 16:56 WIB

Ini 3 Calon Pemimpin Tertinggi Iran Jika Ali Khamenei Tewas Dalam Perang

Ini 3 Calon Pemimpin Tertinggi Iran Jika Ali Khamenei Tewas Dalam Perang

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 16:05 WIB

PBB Prihatin Serangan AS ke Reaktor Nuklir Iran: Ancaman Perdamaian Dunia

PBB Prihatin Serangan AS ke Reaktor Nuklir Iran: Ancaman Perdamaian Dunia

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 14:58 WIB

Bukti Cak Nun Sudah Prediksi Iran Diserang Israel dan Amerika Sejak 2012

Bukti Cak Nun Sudah Prediksi Iran Diserang Israel dan Amerika Sejak 2012

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 14:51 WIB

Bombardir Iran Tanpa Restu Kongres AS, Trump Terancam Dimakzulkan

Bombardir Iran Tanpa Restu Kongres AS, Trump Terancam Dimakzulkan

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 13:41 WIB

Terkini

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB