Qatar Kecam Serangan Iran ke Pangkalan Udara Al Udeid: Kami Berhak Membalas!

Sumarni | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 13:13 WIB
Qatar Kecam Serangan Iran ke Pangkalan Udara Al Udeid: Kami Berhak Membalas!
Serangan Iran ke pangkalan militer AS di Qatar (X)

Suara.com - Qatar mengutuk keras serangan Iran yang menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid pada Senin, 23 Juni 2025.

Juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan bahwa serangan Iran ke negaranya merupakan pelanggaran serius.

“Kami menganggap ini sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Negara Qatar, wilayah udaranya, hukum Internasional, dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tulis Majed Al Ansari melalui akun X dikutip pada Selasa, 24 Juni 2025.

Dengan tegas, ia mengatakan bahwa negaranya berhak untuk membalas secara langsung serangan yang dilancarkan Iran tersebut.

“Kami menegaskan bahwa Qatar berhak untuk membalas secara langsung dengan cara yang setara dengan sifat dan skala agresi yang kurang ajar ini, sesuai dengan hukum Internasional,” tulis Al Ansari.

Al Ansari memastikan bahwa pertahanan udara Qatar telah berhasil menggagalkan serangan tersebut dan mencegat rudal Iran.

Serangan yang dilancarkan Iran, menurut Al Ansari bisa merusak keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut.

Ia mengimbau kepada Iran dan Israel agar bisa segera menghentikan semua tindakan militer dan memilih untuk berdialog secara serius.

Juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Negara Qatar, Majed Al-Ansari
Juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Negara Qatar, Majed Al-Ansari

“Kami secara konsisten menyerukan agar solusi diplomatik diprioritaskan dan menekankan pentingnya hubungan bertetangga yang baik dan menghindari eskalasi,” tulisnya.

“Kami menegaskan kembali bahwa dialog adalah satu-satunya cara untuk mengatasi krisis saat ini dan memastikan keamanan kawasan serta kedamaian rakyatnya,” lanjut Al Ansari dalam keterangannya.

Demi menjaga keselamatan personel, pemerintah Qatar mengupayakan segala cara termasuk evakuasi sebelum serangan berlangsung.

“Pangkalan tersebut telah dievakuasi lebih awal, setelah tindakan pencegahan dan keamanan yang ditetapkan, mengingat ketegangan di kawasan tersebut,” ujar Al Ansari.

“Semua langkah yang diperlukan telah diambil untuk memastikan keselamatan personel di pangkalan tersebut, termasuk anggota Angkatan Bersenjata Qatar, pasukan sekutu, dan lainnya,” lanjutnya.

Di akhir keterangannya, Al Ansari mengonfirmasi bahwa tidak korban luka-luka maupun meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Sementara itu Kementerian Dalam Negeri Qatar telah mengonfirmasi bahwa ada sebanyak 19 rudal ditembakkan dari Iran.

Namun hanya satu dari rudal tersebut yang mengenai Pangkalan Udara Al Udeid, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Mengapa Iran Melancarkan Serangan di Qatar?

Melansir Al Jazeera, alasan Iran melancarkan serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Qatar adalah sebagai balasan atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Selain itu, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar berfungsi sebagai pusat komando Angkatan Udara AS dan merupakan aset strategis terbesar tentara teroris Amerika di Asia Barat.

Meski demikian, Iran juga mempertimbangkan alasan bahwa serangan rudal itu dilakukan jauh dari daerah permukiman di Qatar.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa serangan tersebut tidak menimbulkan ancaman apa pun terhadap Qatar sebagai negara sahabat.

Iran juga tetap berkomitmen untuk menjaga dan melanjutkan hubungan yang hangat dan bersejarah dengan Qatar.

Sekilas Tentang Pangkalan Udara Al Udeid

Al Udeid adalah pangkalan militer terbesar milik Amerika Serikat di Timur Tengah, berlokasi di barat daya Doha, Qatar.

Didirikan pada tahun 1996, pangkalan seluas 24 hektar ini menampung sekitar 10.000 tentara AS dan menjadi markas utama Komando Pusat AS untuk operasi militer di wilayah yang luas, dari Mesir hingga Kazakhstan.

Selain pasukan AS, pangkalan ini juga digunakan oleh Angkatan Udara Qatar, Inggris, dan pasukan asing lainnya.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:36 WIB

Tolak Timnas Indonesia Demi Qatar, Pemain Keturunan Kini Minta Tolong di Tengah Perang Iran-Israel

Tolak Timnas Indonesia Demi Qatar, Pemain Keturunan Kini Minta Tolong di Tengah Perang Iran-Israel

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:10 WIB

Arab Saudi Mengecam Serangan yang Dilancarkan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar

Arab Saudi Mengecam Serangan yang Dilancarkan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:04 WIB

Detik-detik Kevin Diks Terjebak Perang di Bandara Qatar: Entah, Saya Akan Mengalami...

Detik-detik Kevin Diks Terjebak Perang di Bandara Qatar: Entah, Saya Akan Mengalami...

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:03 WIB

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 11:53 WIB

Dampak Bagi Timnas Indonesia apabila Iran Dicoret dari Piala Dunia 2026

Dampak Bagi Timnas Indonesia apabila Iran Dicoret dari Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 13:10 WIB

Terkini

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB