Warga Brasil Temukan 3 Faktor Sulitnya Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani

Yohanes Endra, Rena Pangesti

Kamis, 26 Juni 2025 | 13:58 WIB
Warga Brasil Temukan 3 Faktor Sulitnya Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani
Juliana Marins, WN Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani (Instagram/@resgatejulianamarins)

Suara.com - Indonesia menjadi sorotan warga Brazil usai seorang pendaki, Juliana Marins meninggal dunia di Gunung Rinjani. Sejumlah komentar tak sedap hadir di media sosial, menyorot soal dugaan lambatnya tim evakuasi.

Bahkan di salah satu kicauan, ada akun yang menyebutkan soal proses evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani adalah sebuah kebohongan.

"Saudari Juliana, warga Brazil yang terjatuh di gunung berapi. 'Semua video penyelamatan yang dibuat adalah kebohongan. Mereka tidak dapat menjangkaunya. Penantian untuk mendapatkan bantuan, telah berlangsung lebih dari 30 jam'," demikian kicauan dari akun @poponzone pada 22 Juni 2025.

Postingan si pemilik akun beberapa hari lalu pun mendapat respons dari warganet lain. Akun @/iwontmove yang dalam bionya mengaku adalah orang Brazil, meluruskan beberapa hal.

"Saya orang Brasil dan saya akan memberi Anda beberapa informasi tentang kasus Juliana karena saya melihat banyak informasi palsu," kata si pemilik akun tersebut.

Pemilik akun @/iwonmove ini menemukan lima hal yang menjadi kesulitan tim penyelamat mengevakuasi Juliana Marins.

Warga Brasil Temukan 3 Faktor Sulitnya Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani. [X]
Warga Brasil Temukan 3 Faktor Sulitnya Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani. [X]

1. Kronologi Juliana Marins jatuh

Si pemilik akun mengatakan Juliana Marins tidak jatuh dari ketinggian 200 meter, melainkan 900 meter. Di mana tubuhnya meluncur karena lereng gunung yang sangat curam.

Tambahan informasi, berdasarkan keterangan dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, jenazah Juliana Marins berhasil diangkat dari kedalaman 600 meter.

baca juga

2. Kabut menghambat proses evakuasi

Tim evakuasi bukannya tidak sigap atau berjalan lambat untuk menolong Juliana Marins. Namun ada beberapa kendala yang ditemukan seperti kabut yang tebal.

"Mereka mencoba menggunakan helikopter untuk menemukannya. Namun, tampaknya tidak ada yang bisa dilakukan," kata si pemilik akun.

"Dia kemungkinan besar sudah meninggal, dia tidak menerima makanan, tidak minum," imbuhnya.

3. Sulitnya medan di Gunung Rinjani

Si pemilik akun juga memperlihatkan medan sulit di Gunung Rinjani. Bahkan untuk berjalan, sepatu para pendaki tenggelam karena tebalnya pasir.

Tak hanya soal sulitnya proses evakuasi, kondisi alam di Gunung Rinjani pun sulit ditebak. Sebab menurutnya, cuaca saat itu terbilang dingin belum lagi kondisi mata Juliana minus 5.

"Dia hampir tidak bisa melihat! Dia tidak memakai kacamata karena peralatan yang digunakan, itulah sebabnya dia terpeleset," ucapnya.

Terakhir, si pemilik akun meminta maaf karena telah melontarkan kata-kata kasar ke masyarakat Indonesia.

"Saya mohon maaf atas orang Brasil yang menghina negara Anda," tuturnya.

Juliana Marins, seorang warga negara Brazil terjatuh di lereng Gunung Rinjani pada Sabtu, 21 Juni 2025. Tim SAR melakukan pencarian dan akhirnya berhasil menemukan jenazah perempuan 26 tahun tersebut di kedalaman 600 meter menuju Lost Know Position (LKP).

Basarnas jadi sorotan lantaran dianggap lambat dalam proses evakuasi korban kecelakaan di Gunung Rinjani yakni Warga Negara Brasil, Juliana Marins. (ist)
Basarnas jadi sorotan lantaran dianggap lambat dalam proses evakuasi korban kecelakaan di Gunung Rinjani yakni Warga Negara Brasil, Juliana Marins. (ist)

Proses evakuasi ini tidaklah mudah, bahkan untuk melakukannya, mereka juga menggunakan helikopter. Baru pada Selasa, 24 Juni 2025, jenazah Juliana Marins bisa diangkat.

Jenazah Juliana Marins kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia akan diautopsi sebelum akhirnya diterbangkan ke Bali melalui jalur darat.

"Karena tidak ada pesawat dari Lombok ke Bali. Dari Bali, baru dibawa pulang ke negaranya," ujar Plh. Sekda NTB Lalu Moh. Faozal pada Rabu, 24 Juni 2025 dikutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Evakuasi Juliana Marins Jadi Sorotan, Dasco Minta Komisi di DPR Beri Masukan ke Pemerintah

Proses Evakuasi Juliana Marins Jadi Sorotan, Dasco Minta Komisi di DPR Beri Masukan ke Pemerintah

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 13:45 WIB

Bukan untuk Ungkap Penyebab Kematian, Ini Alasan Unik Keluarga Minta Jasad Pendaki Brasil Diautopsi

Bukan untuk Ungkap Penyebab Kematian, Ini Alasan Unik Keluarga Minta Jasad Pendaki Brasil Diautopsi

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:41 WIB

Tim SAR Tak Bisa Selamatkan Juliana Marins, Keluarga Terenyuh Permintaan Maaf Agam Rinjani

Tim SAR Tak Bisa Selamatkan Juliana Marins, Keluarga Terenyuh Permintaan Maaf Agam Rinjani

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:34 WIB

Pendaki Brasil Tewas di Rinjani, Fakta Baru Ungkap Minim Pengalaman dan Dugaan Kelalaian Pemandu

Pendaki Brasil Tewas di Rinjani, Fakta Baru Ungkap Minim Pengalaman dan Dugaan Kelalaian Pemandu

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:25 WIB

DPR soal Lambatnya Evakuasi Pendaki Brasil di Rinjani: Kenapa Tak Bisa Segera Lakukan Penyelamatan?

DPR soal Lambatnya Evakuasi Pendaki Brasil di Rinjani: Kenapa Tak Bisa Segera Lakukan Penyelamatan?

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×