Belajar dari Sejarah: 7 Kisah Pemimpin Dunia yang Dimakzulkan di Tengah Panasnya Isu Gibran

Yazir F

Kamis, 26 Juni 2025 | 14:50 WIB
Belajar dari Sejarah: 7 Kisah Pemimpin Dunia yang Dimakzulkan di Tengah Panasnya Isu Gibran
Gibran Rakabuming Raka [Youtube/Gibran Rakabuming Raka]

Suara.com - Wacana pemakzulan atau impeachment kembali menghangat di panggung politik Indonesia. Kali ini, usulan tersebut menyasar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang disampaikan oleh Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri (FPPT) kepada MPR.

Isu ini sontak memicu perdebatan publik, mengingatkan bahwa pemakzulan adalah mekanisme konstitusional yang sah, meski jarang terjadi, untuk meminta pertanggungjawaban pejabat tinggi negara.

Pemakzulan, secara sederhana, adalah proses hukum dan politik di mana badan legislatif mengajukan tuntutan terhadap seorang pejabat publik. Proses ini tidak secara otomatis berarti pemecatan, melainkan merupakan langkah awal menuju persidangan yang dapat berujung pada pelengseran dari jabatan.

Isu ini bukanlah hal baru di dunia. Sejarah mencatat sejumlah kepala negara dan pemerintahan dari berbagai belahan dunia pernah menghadapi proses serupa. Beberapa berhasil dilengserkan, sementara yang lain selamat dari ancaman pemakzulan. Berikut adalah 7 kisah pemimpin dunia yang pernah dimakzulkan, menjadi cermin sejarah di tengah dinamika politik saat ini.

1. Abdurrahman Wahid, Indonesia (2001)

Indonesia pernah melewati proses ini ketika Presiden Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur, dimakzulkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada Juli 2001.

Gus Dur dituduh terlibat dalam skandal korupsi yang dikenal sebagai "Buloggate" dan "Bruneigate", serta dianggap tidak kompeten dalam memimpin negara.

Wimar Witoelar bersama Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur [Tangkapan layar Twitter]
Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Wimar Witoelar [Tangkapan layar Twitter]

Krisis politik memuncak ketika Gus Dur mencoba mengeluarkan dekret untuk membekukan parlemen, namun langkah tersebut ditolak dan justru mempercepat kejatuhannya. Ia akhirnya diberhentikan dari jabatannya dan digantikan oleh wakilnya, Megawati Soekarnoputri.

2. Park Geun-hye, Korea Selatan (2017)

baca juga

Presiden wanita pertama Korea Selatan, Park Geun-hye, harus mengakhiri masa jabatannya secara tidak terhormat. Ia dimakzulkan oleh Parlemen pada Desember 2016 atas tuduhan serius, termasuk penyalahgunaan kekuasaan, penyuapan, dan membiarkan orang kepercayaannya, Choi Soon-sil, ikut campur dalam urusan negara.

Pewaris Samsung Lee Jae-yong dan Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye [Antara]
Pewaris Samsung Lee Jae-yong dan Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye [Antara]

Skandal ini memicu gelombang protes besar-besaran di seluruh negeri. Mahkamah Konstitusi Korea Selatan akhirnya menguatkan keputusan pemakzulan pada Maret 2017, secara resmi melengserkan Park dari kursi kepresidenan.

3. Dilma Rousseff, Brasil (2016)

Nasib serupa dialami presiden wanita pertama Brasil, Dilma Rousseff. Ia dimakzulkan dan diberhentikan dari jabatannya pada Agustus 2016. Tuduhan utamanya bukanlah korupsi pribadi, melainkan manipulasi anggaran negara secara ilegal untuk menutupi defisit yang sebenarnya menjelang pemilu.

Dilma Rousseff

Meskipun ia tidak dilarang memegang jabatan publik, proses pemakzulan tersebut mengakhiri 13 tahun kekuasaan Partai Buruh di Brasil dan menunjukkan betapa rapuhnya posisi seorang pemimpin ketika dihadapkan pada tekanan politik dan ekonomi.

4. Bill Clinton, Amerika Serikat (1998)

Kasus Presiden Bill Clinton adalah salah satu contoh pemakzulan paling terkenal yang tidak berujung pada pemecatan. Dewan Perwakilan Rakyat AS (House of Representatives) memakzulkan Clinton atas tuduhan sumpah palsu dan menghalangi keadilan terkait skandal hubungannya dengan seorang staf magang, Monica Lewinsky.

Pasangan Bill Clinton-Hillary Rodham Clinton (shutterstock)
Pasangan Bill Clinton-Hillary Rodham Clinton (shutterstock)

Namun, dalam persidangan di Senat, Clinton dinyatakan tidak bersalah karena suara mayoritas yang dibutuhkan untuk melengserkannya tidak tercapai. Alhasil, Clinton tetap menjabat hingga akhir masa jabatannya.

5. Rolandas Paksas, Lithuania (2004)

Di Eropa, kasus Rolandas Paksas menjadi catatan sejarah. Presiden Lithuania ini menjadi kepala negara Eropa pertama yang berhasil dilengserkan melalui proses pemakzulan. Paksas terbukti bersalah telah memberikan kewarganegaraan Lithuania secara tidak sah kepada seorang pengusaha Rusia yang merupakan sponsor kampanyenya.

Rolandas Paksas.
Rolandas Paksas.

Ia diberhentikan dari jabatannya pada April 2004 setelah parlemen memutuskan ia telah melanggar sumpah jabatan dan konstitusi.

6. Pedro Castillo, Peru (2022)

Kisah dramatis datang dari Peru. Presiden Pedro Castillo dimakzulkan oleh Kongres hanya beberapa jam setelah ia mencoba melakukan kudeta terhadap legislatif dengan mengumumkan pembubaran Kongres pada Desember 2022.

Presiden Peru Pedro Castillo. (Foto: AFP)
Presiden Peru Pedro Castillo. (Foto: AFP)

Kongres menolak langkah tersebut, menggelar sidang darurat, dan memakzulkan Castillo atas dasar "ketidakmampuan moral". Castillo ditangkap saat mencoba melarikan diri ke kedutaan Meksiko dan wakilnya, Dina Boluarte, dilantik sebagai presiden baru.

7. Fernando Lugo, Paraguay (2012)

Mantan uskup Katolik yang menjadi presiden, Fernando Lugo, dipaksa turun dari jabatannya melalui proses pemakzulan yang sangat cepat pada Juni 2012. Ia dianggap bertanggung jawab atas penanganan sengketa tanah yang berujung pada tewasnya 17 orang. Lugo dimakzulkan atas tuduhan "kelalaian dalam menjalankan tugas".

Fernando Lugo (tengah).
Fernando Lugo (tengah).

Proses yang hanya berlangsung kurang dari 48 jam ini dikecam oleh negara-negara tetangga sebagai kudeta parlemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denny Indrayana Tegaskan Gugatan di MK Bukan Sekadar Ijazah Gibran: Ini Political Corruption

Denny Indrayana Tegaskan Gugatan di MK Bukan Sekadar Ijazah Gibran: Ini Political Corruption

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:50 WIB

Bukan Pemakzulan, Denny Indrayana Ingin Gibran Didiskualifikasi: Awal Oktober Bisa Ganti Wapres!

Bukan Pemakzulan, Denny Indrayana Ingin Gibran Didiskualifikasi: Awal Oktober Bisa Ganti Wapres!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 11:33 WIB

PSI Tuding Sengketa Ijazah Gibran Bagian Manuver Politik: Dulu Jokowi, Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes

PSI Tuding Sengketa Ijazah Gibran Bagian Manuver Politik: Dulu Jokowi, Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:38 WIB

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Video | Kamis, 24 September 2026 | 18:30 WIB

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:35 WIB

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:19 WIB

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Video | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Mahfud MD Singgung Pentingnya Terobosan Hakim

Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Mahfud MD Singgung Pentingnya Terobosan Hakim

Video | Kamis, 24 September 2026 | 12:32 WIB

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

Terkini

BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 17:17 WIB

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Waspada Timnas Indonesia! Winger 23 Tahun Singapura Ini Gemar Bikin Perbedaan dari Bangku Cadangan

Waspada Timnas Indonesia! Winger 23 Tahun Singapura Ini Gemar Bikin Perbedaan dari Bangku Cadangan

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 17:14 WIB

Galaxy A08 Rp2 Jutaan Bawa AI dan Update 6 Tahun, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Galaxy A08 Rp2 Jutaan Bawa AI dan Update 6 Tahun, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 17:13 WIB

Review Film The Love Hypothesis: Trik Pacaran Pura-Pura yang Bikin Baper

Review Film The Love Hypothesis: Trik Pacaran Pura-Pura yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:10 WIB

Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI

Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB

Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB

×