5 Fakta Terbaru Kematian Pendaki Brasil di Rinjani: Bukan Hipotermia, Tewas Cepat dalam 20 Menit

Bangun Santoso

Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:04 WIB
5 Fakta Terbaru Kematian Pendaki Brasil di Rinjani: Bukan Hipotermia, Tewas Cepat dalam 20 Menit
Juliana Marins pendaki Brasil meninggal di Gunung Rinjani. (dokumen keluarga/via BBC)

Suara.com - Misteri penyebab kematian pendaki asal Brasil, Juliana Marins (27), yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya terungkap. Tim dokter forensik telah merilis hasil autopsi yang membeberkan sejumlah fakta baru yang mengejutkan.

Berikut adalah rangkuman fakta-fakta terkini seputar tragedi yang menimpa Juliana Marins.

1. Penyebab Kematian: Kekerasan Benda Tumpul

Hasil autopsi membantah spekulasi awal yang menyebut korban meninggal karena hipotermia. Penyebab utama kematian Juliana adalah kekerasan benda tumpul akibat benturan keras saat terjatuh.

"Kami dapat menyimpulkan sebab kematian karena kekerasan tumpul yang menyebabkan kerusakan pada organ-organ dalam dan pendarahan," ungkap Dokter Spesialis Forensik RS Bali Mandara, dr. Ida Bagus Putu Alit, Jumat (27/6/2025).

2. Diperkirakan Tewas dalam 20 Menit

Luka parah dan pendarahan hebat yang dialami Juliana membuatnya tidak dapat bertahan hidup lama. Tim forensik memperkirakan korban meninggal dunia dalam waktu yang sangat singkat setelah terjatuh.

"Kami tidak menemukan tanda bahwa korban itu meninggal dalam jangka waktu lama. Jadi kita perkiraan paling lama 20 menit," ucap Alit.

3. Ditemukan Luka Parah di Sekujur Tubuh

baca juga

Pemeriksaan menemukan luka lecet geser di hampir seluruh tubuh, yang menandakan tubuh korban tergeser benda-benda tumpul saat jatuh. Selain itu, ditemukan patah tulang di beberapa bagian vital.

"Tulang belakang, dada bagian belakang, punggung, dan paha korban mengalami patah. Hal itu menyebabkan kerusakan organ hingga pendarahan hebat," papar Alit.

4. Jatuh ke Jurang Sedalam 600 Meter

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (21/6/2025) saat Juliana mendaki melalui jalur Sembalun. Ia dilaporkan terjatuh di kawasan Cemara Tunggal. Setelah proses pencarian yang terkendala cuaca, jenazahnya baru berhasil dievakuasi dari jurang dengan kedalaman sekitar 600 meter pada Rabu (25/6/2025).

5. Dugaan Hipotermia Tidak Dapat Dipastikan

Terkait dugaan kematian akibat suhu dingin ekstrem atau hipotermia, tim forensik tidak dapat memastikannya. Hal ini karena kondisi jenazah sudah dimasukkan ke dalam freezer untuk pengawetan sebelum diautopsi, yang dapat mengaburkan tanda-tanda hipotermia. Namun, penyebab utama kematian sudah jelas akibat cedera fisik fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Tewas di Rinjani

Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Tewas di Rinjani

Video | Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:10 WIB

7 Fakta Korupsi Kepala Basarnas, Disorot Pasca Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani

7 Fakta Korupsi Kepala Basarnas, Disorot Pasca Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 19:19 WIB

Tragedi Rinjani: Dokter Ungkap Hasil Autopsi Pendaki Brasil, Patah Tulang Penyebab Kematian Cepat

Tragedi Rinjani: Dokter Ungkap Hasil Autopsi Pendaki Brasil, Patah Tulang Penyebab Kematian Cepat

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 19:02 WIB

Anggota Tim SAR Tak Terima Agam Rinjani Dicap Pahlawan Tunggal Proses Evakuasi Juliana Marins

Anggota Tim SAR Tak Terima Agam Rinjani Dicap Pahlawan Tunggal Proses Evakuasi Juliana Marins

Entertainment | Jum'at, 27 Juni 2025 | 18:47 WIB

Hasil Autopsi Juliana Marins, Meninggal Kurang dari 20 Menit Usai Terjatuh

Hasil Autopsi Juliana Marins, Meninggal Kurang dari 20 Menit Usai Terjatuh

Entertainment | Jum'at, 27 Juni 2025 | 17:50 WIB

Evakuasi Juliana Rinjani Dikecam Netizen Brasil: Lambat dan Tidak Profesional?

Evakuasi Juliana Rinjani Dikecam Netizen Brasil: Lambat dan Tidak Profesional?

Video | Sabtu, 28 Juni 2025 | 07:05 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×