Hutan Muda Bisa Serap Karbon Lebih Cepat, Mengapa Kita Belum Fokus ke Sana?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 03 Juli 2025 | 10:17 WIB
Hutan Muda Bisa Serap Karbon Lebih Cepat, Mengapa Kita Belum Fokus ke Sana?
Ilustrasi Hutan Hujan (unsplash/german rodriguez)

Suara.com - Untuk mencegah pemanasan global yang parah, dunia membutuhkan solusi penghilangan karbon dalam skala besar. Namun hingga kini, potensi besar hutan muda sering kali diabaikan.

Sebuah studi baru yang dimuat di jurnal Nature Climate Change menemukan bahwa hutan sekunder muda, yang tumbuh di bekas lahan penebangan hutan tua, memiliki kapasitas penyerapan karbon yang luar biasa, terutama pada usia 20–40 tahun.

Hutan di usia ini bisa menyimpan hingga delapan kali lebih banyak karbon per hektar dibanding hutan yang baru mulai tumbuh kembali.

Ilustrasi hutan tropis (Pexels/Mihtiander)
Ilustrasi hutan tropis (Pexels/Mihtiander)

Sayangnya, menurut para ilmuwan, banyak kebijakan iklim dan metodologi pasar karbon global justru belum memasukkan potensi besar ini.

“Penelitian kami menggarisbawahi peran penting hutan sekunder muda dalam perang global melawan perubahan iklim,” kata Prof. Adriane Esquivel-Muelbert dari Universitas Birmingham.

“Kami mendesak para pembuat kebijakan untuk memprioritaskan perlindungan dan regenerasi hutan sekunder muda.”

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa lokasi dan usia hutan sangat menentukan kemampuan serapan karbon. Hutan tropis lembap, misalnya, mencapai kapasitas serapan karbon puncaknya lebih cepat daripada hutan di wilayah boreal dan Mediterania.

Jika dunia mulai meregenerasi sekitar 800 juta hektar hutan yang dapat dipulihkan pada tahun 2025, hingga 20,3 miliar ton karbon dapat dihapus dari atmosfer pada tahun 2050. Namun, keterlambatan berarti kehilangan peluang besar.

“Metodologi pasar karbon saat ini sering kali mengabaikan perlindungan hutan sekunder yang sangat muda,” kata Dr. Tom Pugh, rekan penulis studi ini.

baca juga

“Studi ini menyoroti perlunya revisi agar potensi hutan muda tidak terbuang percuma.”

Para peneliti menggunakan lebih dari 100.000 data lapangan dan model hutan canggih untuk memetakan potensi serapan karbon dari hutan usia 5 hingga 100 tahun secara global.

Studi ini menjadi pengingat penting menjelang COP30 di Brasil: melindungi hutan muda sekarang lebih murah dan lebih efektif daripada menunggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hutan Dirusak Tambang Ilegal, Kementerian Kehutanan Gelar Operasi Gabungan

Hutan Dirusak Tambang Ilegal, Kementerian Kehutanan Gelar Operasi Gabungan

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 18:56 WIB

Warga Brasil Beri Rating Satu Buat Gunung Rinjani, Netizen Indonesia Balas Serbu Ulasan Hutan Amazon

Warga Brasil Beri Rating Satu Buat Gunung Rinjani, Netizen Indonesia Balas Serbu Ulasan Hutan Amazon

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 15:14 WIB

Indeks Hubungan Alam, Terobosan Baru Ukur Pembangunan Berkelanjutan

Indeks Hubungan Alam, Terobosan Baru Ukur Pembangunan Berkelanjutan

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:40 WIB

Terkini

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

×