Aksi Premanisme di Pondok Ranji: Opang Rampas Penumpang Ojol yang Mau ke Rumah Sakit!

Erick Tanjung

Senin, 18 Agustus 2025 | 11:35 WIB
Aksi Premanisme di Pondok Ranji: Opang Rampas Penumpang Ojol yang Mau ke Rumah Sakit!
Terduga pelaku berinisial F (43) diamankan oleh Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, Minggu (17/8/2025). Antara/HO-Polsek Ciputat Timur.

Suara.com - Aksi arogan seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) di Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, berakhir di kantor polisi. Tak terima 'lahannya' diserobot, pelaku nekat mencabut paksa kunci motor seorang pengemudi ojek online atau ojol demi merebut penumpangnya.

Aksi premanisme yang terekam video ini langsung viral dan memicu kemarahan publik, terutama karena sang penumpang ternyata sedang buru-buru menuju rumah sakit.

"Pelaku berhasil diamankan pada hari Minggu, tanggal 17 Agustus 2025," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Senin (18/8/2025).

Peristiwa yang membuat geram ini terjadi pada Sabtu (16/8) sore. Seorang penumpang berinisial KDR (32) memesan ojol untuk dijemput di dekat Stasiun Pondok Ranji. Namun, saat ojol tersebut hendak berangkat, seorang opang berinisial F (43) langsung menghadang.

Tanpa basa-basi, F menghampiri sambil memaki-maki dan mengklaim bahwa ojol dilarang mengambil penumpang di area tersebut. Puncak arogansinya adalah saat ia bertindak nekat.

"Terduga pelaku F juga mencabut secara paksa kunci kontak motor milik ojol tersebut, sehingga terjadi cekcok dengan penumpang," jelas Bambang.

Meskipun ojol tersebut berhasil merebut kembali kuncinya, F terus memaksa penumpang untuk turun dan menggunakan jasanya.

Di balik insiden ini, terungkap kisah pilu dari sang penumpang. Melalui akun Instagram @tangsel_update, KDR mencurahkan pengalaman traumatisnya yang membuat warganet ikut geram.

"Kaget banget pesan ojol, saya minta dijemput dekat Stasiun Pondok Ranji karena saya buru-buru mau ke RS, tiba-tiba ada opang nyabut kunci motor ojol dan nyuruh turun dari motor," tulisnya dalam keterangan video yang viral.

baca juga

Curhatan ini sontak memicu simpati dan amarah publik, yang mengecam tindakan opang tersebut karena tidak memiliki rasa kemanusiaan terhadap orang yang membutuhkan pertolongan.

Berkat video yang viral dan laporan dari korban, tim Opsnal Reskrim Polsek Ciputat Timur tak butuh waktu lama untuk bertindak.

"Atas kejadian viral di medsos tersebut, anggota Opsnal Reskrim Polsek Ciputat Timur langsung bergerak menuju ke TKP untuk melakukan penyelidikan serta mengamankan terduga pelaku," tegas Bambang.

Pelaku F akhirnya berhasil diringkus di kediamannya pada Minggu (17/8). Kini, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatan arogannya. Tak main-main, F dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kajian Perlindungan Ojek Online, Bagian dari Meaningfull Participation

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kajian Perlindungan Ojek Online, Bagian dari Meaningfull Participation

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:35 WIB

Pengemudi Ojol Wafat di Pangkuan Sahabat Usai Antar Penumpang di Bali

Pengemudi Ojol Wafat di Pangkuan Sahabat Usai Antar Penumpang di Bali

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:14 WIB

Zulhas Nongkrong di Warkop: Bagi Dua Mie Instan dengan Pengemudi Ojol

Zulhas Nongkrong di Warkop: Bagi Dua Mie Instan dengan Pengemudi Ojol

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:53 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×