Suara dari Tanah yang Terluka: Orang Muda Papua Menuju COP30

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 03 Juli 2025 | 13:07 WIB
Suara dari Tanah yang Terluka: Orang Muda Papua Menuju COP30
Suara dari Tanah yang Terluka: Orang Muda Papua Menuju COP30. (Dok. Istimewa)

Tanah yang Kaya, Tapi Luka

Papua bukan hanya kaya akan hutan dan sumber daya, tapi juga luka. Luka dari tambang. Dari perkebunan skala besar. Dari kekuasaan yang jauh tapi kuasanya sangat dekat.

Namun dari tanah yang terkikis itulah, suara seperti Iqbal dan Vanessa tumbuh makin keras.

“Sebagai orang asli Papua, saya merasa punya ikatan kuat dengan akar budaya saya dan tanggung jawab untuk berkontribusi bagi komunitas,” kata Vanessa.

Iqbal menyoroti sempitnya ruang partisipasi formal yang benar-benar memberi tempat bagi suara anak muda, khususnya pemuda adat.

“Tantangan terbesar saya adalah sempitnya ruang partisipasi dalam pengambilan keputusan iklim. Musrenbang dan Forum Anak belum efektif. Keduanya harus dievaluasi agar benar-benar melibatkan suara pemuda,” ujarnya.

Lebih dari sekadar partisipasi, keterlibatan mereka dalam deklarasi ini adalah bentuk pengakuan bahwa masa depan tidak bisa ditentukan tanpa mereka yang akan menjalaninya.

“Tanah Papua itu benteng terakhir iklim dunia setelah hutan Amazon rusak. Papua juga jadi harapan terakhir Indonesia setelah Sumatera dan Kalimantan rusak. Jadi perjuangan ini bukan hanya soal lokal, tapi global,” ujar Iqbal tegas.

Life of Pachamama, organisasi penggagas deklarasi, menyebut dokumen ini bukan simbolis belaka. Tapi peta jalan politik yang dirancang oleh generasi yang paham urgensi perubahan.

“Ini adalah afirmasi politik dari pemuda Selatan global atas arah tata kelola sosial dan lingkungan dunia. Bukan sekadar simbolik, tapi latihan kepemimpinan yang sah dan strategis,” kata Direktur Eksekutif Life of Pachamama, Juan David Amaya.

baca juga

Dalam deklarasi tersebut, para pemuda menegaskan lima agenda utama yang saling terhubung: memastikan partisipasi yang bermakna dalam setiap kebijakan lingkungan, mendorong desentralisasi berbasis wilayah, serta menuntut akuntabilitas korporasi atas kerusakan alam yang terjadi.

Mereka juga menyerukan perlindungan bagi para pembela lingkungan muda yang kerap berada di garis depan, sekaligus mendorong keterbukaan informasi melalui pembentukan observatorium pemuda yang dapat mengawal isu-isu iklim secara independen dan berkelanjutan.

Panggung Perlawanan

Bagi Iqbal, COP30 bukan hanya konferensi. Tapi panggung perlawanan.

Ia membawa tiga isu besar dari Indonesia: hak masyarakat adat, deforestasi, dan tambang.

“Kalau kita serius ingin menangani perubahan iklim, RUU Masyarakat Adat adalah solusi kritikal. Itu bukan wacana, itu kebutuhan,” tegasnya.

Dan untuk semua anak muda, Iqbal punya pesan:

“Bangkitlah. Lawan sistem yang terus eksploitasi alam tanpa mikirin keberlanjutan. Dan Indonesia harus berhenti mengkriminalisasi masyarakat adat dan pemuda yang bersuara, karena mereka berjuang untuk udara yang layak.”

Di COP30 nanti, Iqbal, Vanessa, dan ratusan orang muda lain tidak hanya membawa tuntutan.
Mereka membawa masa depan.

Dan dunia tak bisa lagi merumuskan masa depan tanpa melibatkan mereka yang akan hidup di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doberai Lounge: Panggung Masyarakat Adat Papua di Gerbang Timur Indonesia

Doberai Lounge: Panggung Masyarakat Adat Papua di Gerbang Timur Indonesia

Lifestyle | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:40 WIB

Dana Otsus Papua Macet, Wamendagri Ultimatum Pemda Papua: Kalau Tak Selesai Saya Kejar!

Dana Otsus Papua Macet, Wamendagri Ultimatum Pemda Papua: Kalau Tak Selesai Saya Kejar!

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:51 WIB

Ingatkan Kepala Daerah Se-Papua, Wamendagri: Dana Otsus Harus Segera Terealisasi ke Masyarakat

Ingatkan Kepala Daerah Se-Papua, Wamendagri: Dana Otsus Harus Segera Terealisasi ke Masyarakat

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Ulasan Film Hasut: Teror Horor Psikologis yang Menguji Paranoia dan Realita

Ulasan Film Hasut: Teror Horor Psikologis yang Menguji Paranoia dan Realita

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Touring Tanpa Beban? Cek Promo KKB BRI yang Bikin Harga Moge Terasa Murah

Touring Tanpa Beban? Cek Promo KKB BRI yang Bikin Harga Moge Terasa Murah

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan

Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Menkeu Suahasil: Fiskal-Danantara Itu Saudara Kembar, Komunikasi Harus Lancar

Menkeu Suahasil: Fiskal-Danantara Itu Saudara Kembar, Komunikasi Harus Lancar

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Jokowi Bicara Isu Pemakzulan Gibran

Jokowi Bicara Isu Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Pembalap MotoGP Yamaha Sapa Siswa SMAN 3 Mataram Jelang Race di Sirkuit Mandalika

Pembalap MotoGP Yamaha Sapa Siswa SMAN 3 Mataram Jelang Race di Sirkuit Mandalika

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis

Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:09 WIB

DPR Mulai Pembahasan RUU Pemilu, Bahtra Banong Ditunjuk Jadi Ketua Panja

DPR Mulai Pembahasan RUU Pemilu, Bahtra Banong Ditunjuk Jadi Ketua Panja

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:07 WIB

×