'Kita Selesaikan Secara Jantan', Siapa Eks KSAL Slamet Soebijanto yang Ancam Duduki Senayan?

Bangun Santoso

Kamis, 03 Juli 2025 | 19:28 WIB
'Kita Selesaikan Secara Jantan', Siapa Eks KSAL Slamet Soebijanto yang Ancam Duduki Senayan?
Eks KSAL Slamet Soebijanto yang mendesak pemakzulan Gibran Rakabuming Raka. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Panggung politik nasional kembali bergetar oleh 'manuver' para purnawirawan jenderal TNI. Kali ini, ancaman tak main-main dilontarkan yakni menduduki Gedung MPR/DPR jika usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus diabaikan.

Sosok sentral di balik ultimatum keras ini adalah Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto, mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang kini berdiri di garda terdepan gerakan perlawanan.

Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (2/7/2025), dengan nada tegas dan tanpa kompromi, Slamet menyatakan bahwa kesabaran para jenderal bisa habis. Surat resmi yang dilayangkan ke parlemen seolah tak berbekas, mendorong mereka untuk mempertimbangkan opsi yang lebih radikal.

"Kalau sudah kita dekati dengan cara yang sopan, tapi diabaikan, enggak ada langkah lagi selain ambil secara paksa. Kita duduki MPR Senayan sana. Oleh karena itu, saya minta siapkan kekuatan," pekik Slamet di hadapan forum purnawirawan dan aktivis.

Pernyataan ini bukan sekadar gertakan sambal. Ia menggarisbawahi kekecewaan mendalam atas sikap diam para legislator yang mereka anggap tidak menghormati para senior TNI. Baginya, ini adalah pertarungan kehormatan yang harus diselesaikan secara kesatria.

"Oleh karena itu, kita enggak perlu menunggu lagi, kalau perlu kita selesaikan secara jantan. Mau enggak mau harus gitu," tambahnya.

Lantas, siapakah sebenarnya Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto, jenderal bintang empat yang kini menjadi motor penggerak gerakan yang berpotensi mengguncang stabilitas politik ini?

Rekam Jejak Sang Laksamana

Slamet Soebijanto bukanlah nama sembarangan di lingkungan militer. Pria kelahiran 1951 ini adalah produk Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-19 tahun 1973, satu generasi emas perwira TNI. Selama 34 tahun pengabdiannya di TNI Angkatan Laut, kariernya terbilang sangat cemerlang dan penuh dengan penugasan strategis.

baca juga

Perjalanannya dimulai di atas kapal perang, menempati posisi-posisi krusial seperti Kasie Navi KRI Thamrin (1974) hingga menjadi komandan di KRI Pulau Ratewo dan KRI Monginsidi. Kemampuannya dalam navigasi dan operasi laut mengantarkannya ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk menjadi Kepala Seksi Latihan Strategi di Direktorat Pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) pada 1991.

Memasuki era 2000-an, karier Slamet semakin meroket. Ia dipercaya memegang jabatan penting di Mabes TNI, mulai dari Wakil Asisten Perencanaan Umum (Waasrenum) hingga dipromosikan menjadi Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI. Posisi ini menempatkannya sebagai salah satu arsitek utama dalam perencanaan strategis kekuatan militer Indonesia.

Pada tahun 2003, ia dipercaya memimpin komando armada laut terbesar di kawasan timur Indonesia sebagai Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim). Di tahun yang sama, ia ditarik ke Jakarta untuk mengemban jabatan sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), sebuah institusi pengkaderan pemimpin tingkat nasional.

Puncak karier militernya tercapai pada 18 Februari 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantiknya sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Ia memimpin matra laut selama dua tahun hingga memasuki masa purna tugas pada 2007. Kini, di usianya yang ke-74, sang laksamana kembali ke "medan perang", namun kali ini bukan di lautan, melainkan di panggung politik yang penuh gelombang ketidakpastian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Para Jenderal 'Ambil Paksa' Senayan Jika Pemakzulan Gibran Diabaikan: Kita Duduki DPR!

Ancaman Para Jenderal 'Ambil Paksa' Senayan Jika Pemakzulan Gibran Diabaikan: Kita Duduki DPR!

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 17:33 WIB

Lindungi Gibran dari Isu Pemakzulan? Jokowi Dicurigai Seret Prabowo ke Masalah Ini

Lindungi Gibran dari Isu Pemakzulan? Jokowi Dicurigai Seret Prabowo ke Masalah Ini

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 17:16 WIB

Surat Forum Purnawirawan soal Pemakzulan Gibran Belum Ada di Mejanya, Puan: Kita Akan Proses Nanti

Surat Forum Purnawirawan soal Pemakzulan Gibran Belum Ada di Mejanya, Puan: Kita Akan Proses Nanti

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:38 WIB

DPR Dicap Melempem soal Pemakzulan Gibran, Bivitri Soroti Puan: PDIP Belum Terbuka Bagian KIM Plus

DPR Dicap Melempem soal Pemakzulan Gibran, Bivitri Soroti Puan: PDIP Belum Terbuka Bagian KIM Plus

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:25 WIB

Usulan Pemakzulan Gibran Jalan di Tempat, Bivitri Susanti: Lucu, DPR Langgar Aturan Mereka Sendiri

Usulan Pemakzulan Gibran Jalan di Tempat, Bivitri Susanti: Lucu, DPR Langgar Aturan Mereka Sendiri

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 12:41 WIB

Ikrar Ragukan Kapasitas Gibran Jadi Wapres: Contohnya Buka MTQ, Pukul Beduk Langsung Ngacir

Ikrar Ragukan Kapasitas Gibran Jadi Wapres: Contohnya Buka MTQ, Pukul Beduk Langsung Ngacir

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 12:20 WIB

Gerakan Pemakzulan Gibran Buntu di DPR, SBY Jadi Kunci Permainan?

Gerakan Pemakzulan Gibran Buntu di DPR, SBY Jadi Kunci Permainan?

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 12:08 WIB

Terkini

Siswa di Bengkalis Belajar dari Rumah Imbas Udara Tak Sehat Akibat Karhutla

Siswa di Bengkalis Belajar dari Rumah Imbas Udara Tak Sehat Akibat Karhutla

Riau | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Menikmati Karya Sang Buddha dari Hamparan Sawah Semarang

Menikmati Karya Sang Buddha dari Hamparan Sawah Semarang

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Review Drama Guilty The AI Said, Ketika Algoritma Menggeser Empati Keadilan

Review Drama Guilty The AI Said, Ketika Algoritma Menggeser Empati Keadilan

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Bocah SD Temukan Jasad Bayi Ber-ari-ari di Aliran Sungai Bandar Lampung

Bocah SD Temukan Jasad Bayi Ber-ari-ari di Aliran Sungai Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Banyak Bus Tak Laik Jalan Masih Beroperasi, Jangan Asal Naik

Banyak Bus Tak Laik Jalan Masih Beroperasi, Jangan Asal Naik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi

Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Salat Istisqa untuk Minta Hujan Boleh Dilakukan Sendiri? Ini Penjelasan dan Tata Caranya

Salat Istisqa untuk Minta Hujan Boleh Dilakukan Sendiri? Ini Penjelasan dan Tata Caranya

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Terdorong Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Terdorong Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Pekanbaru Diguyur Hujan, tapi Masih Diselimuti Kabut Asap

Pekanbaru Diguyur Hujan, tapi Masih Diselimuti Kabut Asap

Riau | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website

Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:39 WIB

×